Bupati Bandung Barat Pastikan Rotmut Pejabat Akhir Januari 2026
Bupati Bandung Barat, Jeje Richtie Ismail memastikan rotasi mutasi (rotmut) pejabat di lingkungan Pemkab Bandung Barat dilaksanakan akhir Januari 2026.
DARA | Rotmut tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Perangkat Daerah, terutama Jabatan Eselon III atau setara dengan Jabatan Administrator.
"Insha Allah, akhir Januari kita ada pelantikan (untuk pejabat eselon III)," ujar Jeje di Gedung C Komplek Perkantoran KBB, Rabu (7/1/2026).
Selain rotmut pejabat eselon III, Pemkab Bandung Barat juga akan melakukan opem bidding bagi 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II yakni Bapenda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUTR dan DPMPTSP.
Kata Jeje, untuk pengisian kekosongan 5 jabatan eselon 2 tersebut, Pemkab Bandung Barat belum bisa menggunakan Sistem Infoemaai Manajemen Talenta (SIMATA).
"Simata ini belum bisa berjalan, agak panjang karena harus mengisi data-data. Jadi kita mengajukan (open bidding), secara manual saja," ucapnya.
Selain kekosongan jabatan di tingkat dinas, ternyata kekosongan jabatan Kepala Sekolah di tingkat SD dan SMP mengalami hal yang sama.
Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 271 sekolah di wilayah Bandung Barat belum memiliki kepala sekolah definitif.
Rinciannya, 260 Sekolah Dasar (SD) dan 11 Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih dipimpin oleh Pelaksana tugas (Plt).*
Jeje mengklaim, keterlambatan pelantikan kepala sekolah bukan disebabkan faktor internal daerah, melainkan adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat yang mengharuskan penyesuaian ulang proses rekrutmen.
“Regulasi terbaru ini mengubah fokus. Yang tadinya sangat mengutamakan Guru Penggerak, kini menjadi lebih fleksibel, membuka peluang yang sama bagi guru penggerak maupun guru senior yang telah memenuhi syarat,” ujarnya.
Editor: denkur
