Sekolah Terdampak Bencana Mendapat Perhatian Khusus, Ini Kata Kadisdik Kabupaten Sukabumi
DARA| Kadisdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, memprioritaskan program revitalisasi menjadi unggulan guna menopang kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan, Namun, sekolah-sekolah yang terdampak bencana dalam dua tahun terakhir mendapat perhatian khusus.
"sekolah yang terdampak bencana menjadi prioritas kami, tetapi untuk wilayah prioritas rehabilitasi, Disdik mengupayakan penanganan di seluruh kecamatan," kata Deden kepada dara.co.id, Rabu, 21 Januari 2026
Jenis kerusakan yang menjadi prioritas penanganan menurut Deden, adalah ruang kelas, guna mendukung pencapaian tujuan pembelajaran agar keselamatan dan kenyamanan belajar menjadi perhatian utama Disdik.
Terkait pemetaan kerusakan, Disdik Kabupaten Sukabumi telah mengelompokkan sekolah ke dalam kategori rusak ringan, sedang, hingga berat. Pemetaan tersebut terintegrasi dalam sistem program Revit, di mana penanganan dilakukan secara berurutan berdasarkan tingkat kebutuhan.
Berdasarkan data Dapodik, jumlah ruang kelas yang masuk kategori rusak terbilang cukup banyak. Namun, Deden menegaskan bahwa penentuan prioritas tidak hanya dilihat dari tingkat kerusakan, melainkan juga disesuaikan dengan jumlah peserta didik
" Sekolah yang ruang kelasnya rusak, dengan jumlah siswa banyak itu merupakan yg utama karena dikhawatirkan siswa harus belajar diluar. Akan tetapi Kalau jumlah siswanya sedikit dan masih bisa tertampung di ruang kelas yang ada, itu tetap jadi prioritas, tapi bukan yang utama," ucap Deden
Adapun mekanisme pengusulan sekolah agar masuk dalam program rehabilitasi dilakukan melalui proses perencanaan pembangunan daerah, mulai dari Musrenbang hingga RKPD. Melalui mekanisme tersebut, kondisi dan kebutuhan sekolah dapat diakses dan disesuaikan dengan program yang tersedia.
