Logo
Bandungraya

Pengungsi Jadi Relawan, Tumbang Akibat Kelelahan

Pengungsi Jadi Relawan, Tumbang Akibat Kelelahan
Kelelahan- pengungsi yang jadi relawan di bencana longsor Cisarua KBB tumbang kelelahan ( foto: Heni/ dara. co. id)

DARA | Siti Nurjanah (26) tekulai lemas di Posko Kesehatan, tempat penampungan korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (28/1/2026).

Perempuan yang menjadi relawan bagian pendataan pengungsi di posko bencana tersebut, tumbang juga akibat kelelahan setelah berhari-hari sibuk bertugas di tempat itu.

Tatan Suhendar (33), sang suami mengungkapkan jika selama terjadi longsor, ia dan istrinya keseharian tinggal di penampungan.

Rumahnya terdampak longsor, sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Diantaranya, ada beberapa keluarga istrinya yang ikut menjadi korban pada saat longsor menerjang Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda ini, Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 03.00 WIB.

Beruntung keluarga kecilnya, selamat. Selama ia dan istri menjadi relawan, anak semata wayangnya, dititipkan di orang tuanya. Rumah orang tuanya, tidak jauh dari Kantor Desa Pasirlangu.

Sebenarnya, sang istri sejak kemarin sudah mulai tidak enak badan. Namun dipaksakan juga melakukan pendataan para pengungsi, sehingga akhirnya tidak kuat lagi menahan sakit lambungnya.

"Sejak hari pertama longsor, saya dan istri saya di sini (Aula Desa Pasirlangu), menjadi relawan. Kayaknya istri saya kecapean, karena kita bisa tidur sekitar jam satu atau jam duaan. Besok paginya, kesini lagi,," ujarnya, saat ditemui di Posko Kesehatan.

Kendati ia dan istrinya jadi warga terdampak longsor yang cukup dahsyat ini, mereka tidak mau meratapinya.

Jiwa sosialnya terpanggil, untuk ikut serta bersama relawan lainnya membantu saudara-saudara yang lagi terkena musibah.

"Selagi mampu dan kuat, tentunya kita tidak mau tinggal diam. Kalau mereka menderita, kita juga ikut menderita," ucapnya.

Pasangan suami istri ini, nampaknya terbiasa dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. Keseharian Tatan sebagai Ketua Karang Taruna Desa Pasirlangu, istrinya juga salah satu pengurus juga, menbuat mereka menjadi pasangan yang kompak dalam kegiatan sosial.

"Saya berharap ada relawan-relawan lainnya yang bisa membantu kita di sini. Masih banyak yang harus kita lakukan," tutupnya.**