Logo
Featured Image
Foto: Istimewa
Nasional

Kucing dan Anjing Jadi Hewan dengan Pengeluaran Bulanan Tertinggi

Jurnalis
Wartawan Redaksi
Editor Denkur 12 Mei 2026

Hewan peliharaan kini berperan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.


DARA | Mulai dari menjadi penghilang stres, teman di rumah, hingga bagian dari gaya hidup.

Untuk memahami perilaku dan preferensi pemilik hewan di Indonesia, Jakpat melakukan survei terhadap 1.254 responden yang menggambarkan bagaimana
masyarakat memilih dan merawat hewan peliharaannya.

Bagi mereka yang memiliki hewan peliharaan, 63% menyatakan hewan membantu meredakan stres dan memperbaiki suasana hati.

Menanggapi hal tersebut, Septiana Widi Sugiastuti, Research Lead Jakpat menambahkan: “kini banyak anak muda, khususnya Gen Z, menjadikan hewan peliharaan sebagai pendamping atau companion. Hal ini tercermin dari data yang menunjukkan bahwa 67% Gen Z memelihara hewan agar memiliki teman di
rumah.”

Alasan tidak memelihara hewan cukup beragam. Sebanyak 44% responden belum yakin mampu bertanggung jawab, sementara lebih dari setengah Gen X menyebutkan keterbatasan ruang gerak sebagai alasan utama.

Jenis Hewan Peliharaan yang Paling Populer

Dari berbagai jenis hewan, kucing muncul sebagai yang paling populer, baik sebagai hewan yang paling ingin dipelihara (58%) maupun yang paling banyak dimiliki (75%).

Posisi berikutnya ditempati ikan dan burung, yang juga menjadi pilihan populer dalam kedua kategori tersebut.

Menanggapi temuan ini, Septiana menyatakan “Kucing masih menjadi hewan peliharaan favorit bagi laki-laki maupun perempuan.

Sementara itu, anjing tampak sedikit lebih populer di kalangan perempuan (12%) dibandingkan laki-laki (11%), menunjukkan adanya perbedaan preferensi berdasarkan gender.”

Pengeluaran Pemilik Hewan Peliharaan

Mayoritas pemilik hewan mengeluarkan biaya bulanan di bawah Rp300.000 untuk kebutuhan makanan dan minuman. Hewan seperti ikan dan burung cenderung memiliki biaya perawatan lebih rendah, yaitu di bawah Rp100.000 per bulan.

Sebaliknya, pemilik kucing dan anjing memiliki pengeluaran lebih besar, dengan 15-27% di antaranya menghabiskan Rp300.000–Rp750.000 per bulan.

Menurut Septiana, mayoritas pemilik anjing dan kucing rata-rata mengeluarkan Rp100.000–300.000 per bulan untuk kebutuhan dasar anabul mereka. Hal ini sejalan dengan frekuensi makan yang cukup sering, di mana 41% anjing dan 47% kucing diberi makan tiga kali sehari.

Merek Makanan Hewan yang Paling Dikenal dan Digunakan

Di antara pemilik kucing, Whiskas menjadi merek dengan tingkat awareness tertinggi (79%), disusul Me-O (58%) dan Royal Canin (50%).

Merek lain seperti Bolt dan Friskies memiliki tingkat awareness yang lebih rendah.

Dari segi penggunaan, Whiskas kembali menjadi pilihan utama dengan 55% pemilik menggunakannya. Me-O digunakan 34%, sementara Bolt dipilih oleh 23% responden.

Merek premium seperti Royal Canin hanya digunakan oleh 21%, menunjukkan bahwa meskipun dikenal luas, pemilik kucing cenderung memilih makanan yang lebih terjangkau dan mudah diakses.

Septiana menegaskan, whiskas menjadi merek makanan kucing yang paling dikenal sekaligus paling banyak digunakan dibandingkan merek lainnya. Ini menunjukkan bahwa kombinasi antara harga, ketersediaan, dan kepercayaan konsumen sangat memengaruhi pilihan.

Ingin memahami lebih dalam tentang hewan peliharaan di Indonesia? Unduh laporan lengkap “Pet Industry in Indonesia” melalui tautan berikut: https://insight.jakpat.net/pet-industry-in-indonesia/

 

Opini Pembaca