Logo
Featured Image
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Dasar dan Menengah Kemdikdasmen RI, Iwan Junaedi.(Foto: andre/dara)
Edukasi

Tingkatkan Kualitas Pembelajatan, Kemendikdasmen Dorong Guru SD Kuasai Bahasa Inggris

Workshop Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah

Wartawan Agus Andre
Editor Maji 7 Mei 2026

Program kemampuan berbahasa Inggris itu sementara diutamakan tahun ini untuk guru SD di kelas 3.


DARA| Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong para guru SD (Sekolah Dasar) agar memiliki kemampuan berbahasa Inggris sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat dasar, yang nantinya dapat diajarkan kembali kepada siswa untuk menghadapi persaingan global.

Hal tersebut disampaikan Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Dasar dan Menengah Kemdikdasmen RI, Iwan Junaedi, usai Workshop Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam yang digelar Kemendikdasmen bekerjasama dengan Komisi X DPR RI di Convention Hall Sabda Alam, Jalan Raya Cipanas Garut pada Rabu (6/5/2026).

Menurut Iwan, workshop tersebut bagian dari program kementerian yang menitikberatkan pada penguatan pembelajaran mendalam di lingkungan sekolah. Program ini juga, ungkapnya, menjadi sarana untuk menyosialisasikan berbagai kebijakan pendidikan yang belum sepenuhnya dipahami oleh para tenaga pendidik.

"Kemendikasmen memiliki banyak program dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang harus disampaikan ke tingkat daerah, salah satunya saat ini ke sejumlah kepala sekolah atau guru di Kabupaten Garut," ujar Iwan.

Iwan menyebutkan, salah satu program yang tengah berjalan saat ini adalah pelatihan penguasaan Bahasa Inggris bagi guru SD. Program tersebut, menurutnya, bertujuan agar kemampuan Bahasa Inggris para guru SD dapat langsung diaplikasikan dalam proses belajar mengajar di kelas. 

Ia menuturkan, program kemampuan berbahasa Inggris itu sementara diutamakan tahun ini untuk guru SD di kelas 3, berikutnya nanti untuk guru di tingkatan kelas lebih tinggi.

"Pelatihan guru kelas dengan dasar tahun ini untuk kelas 3 dulu, besok kelas 3, 4, 5, 6," ucapnya.

Iwan menyampaikan, program guru SD mahir bahasa asing itu rencananya secara resmi oleh Kemendikdasmen akan diluncurkan di Bandung pada Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, untuk mensukseskan program bahasa Inggris bagi guru SD itu, Kemendikdasmen akan menyiapkan tenaga pengajarnya atau pelatihnya sampai guru yang bersangkutan memiliki dasar untuk berbahasa Inggris.

"Iya, ada pelatihnya untuk kemudian pembelajaran mendalam," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, mengatakan bahwa workshop tersebut juga menjadi forum untuk menyerap aspirasi dari kepala sekolah dan pengawas terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Pihaknya, menurut Frdiansyah, lebih kepada mendengar keluhan atau aspirasi dari para guru, kepala sekolah, maupun pengawas.  

“Termasuk terkait rentang kendali dan usulan satu sekolah satu pengawas,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ferdiansyah, pihaknya juga memberikan pemahaman terkait penilaian program yang akan diimplementasikan di sekolah, termasuk solusi atas persoalan lingkungan seperti darurat sampah di Kabupaten Garut. Ia menyebut, bahwa permasalahan sampah di lingkungan sekolah perlu menjadi perhatian bersama, termasuk isu-isu krusial lainnya sehingga solusi bisa dimulai dari sekolah itu sendiri.

Opini Pembaca