| Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan sebelum jenazahnya diberangkatkan menuju tempat pemakaman keluarga di Kabupaten Purwakarta, Sabtu (19/9/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan jenazah Danny Setiawan terlebih dahulu disalatkan di Masjid Al-Muttaqien, kompleks Gedung Sate, Kota Bandung.
Prosesi tersebut diikuti jajaran pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Setelah prosesi penghormatan selesai, jenazah kemudian diberangkatkan menuju pemakaman keluarga di Purwakarta.
"Prosesi pemakaman dimulai pukul 14.30," kata Adi.
Sebagai bagian dari prosesi terakhir di lingkungan Pemprov Jabar, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat Dedi Sopandi membacakan riwayat hidup serta perjalanan pengabdian Danny Setiawan selama berkarier sebagai aparatur pemerintahan.
Danny Setiawan merupakan birokrat karier yang meniti pengabdian dari tingkat pemerintahan daerah hingga dipercaya memimpin Jawa Barat. Ia mengawali karier sebagai Camat Cimarga, Kabupaten Lebak, pada 1968.
Kariernya kemudian berlanjut di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Danny pernah menjabat Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda, Kepala Biro Keuangan, Kepala Biro Pembangunan Daerah, hingga Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat pada 1994-1997.
Pada 1998, Danny dipercaya menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat. Lima tahun kemudian, ia dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat untuk periode 2003-2008, didampingi Nu'man Abdul Hakim sebagai wakil gubernur.
Danny meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026) dalam usia 81 tahun. Ia dikenal sebagai salah satu pejabat karier yang mencapai posisi tertinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya mengenang Danny sebagai sosok senior yang turut memberi warna dalam perjalanan kepemimpinannya. Keduanya telah saling mengenal sejak Dedi masih menjabat Wakil Bupati Purwakarta, ketika Danny menjadi Sekretaris Daerah Jawa Barat.
Sejumlah pengalaman Danny selama memimpin Jawa Barat juga meninggalkan catatan dalam perjalanan pemerintahan daerah. Rekam jejaknya sebagai birokrat berlangsung lebih dari tiga dekade sebelum mencapai puncak karier sebagai gubernur.
Setelah prosesi penghormatan di Gedung Sate, jenazah Danny Setiawan diberangkatkan ke Purwakarta untuk dimakamkan di pemakaman keluarga.
