BANDUNG | Bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat periode 2026 - 2030 kian hangat. Salah satu nama yang mencuat dan mendapat dukungan kuat adalah Mayor Jenderal TNI (Purn) Dwi Jati Utomo.
Dwi Jati dengan latar belakang militer yang gemilang dan kecintaan besar pada olahraga siap membawa KONI Jabar mempertahankan tahta juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di tingkat nasional.
Pengalaman penugasan dengan rentang waktu yang panjang, Dwi Jati Utomo dikenal sebagai Jenderal bintang dua yang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang matang.
Di dunia militer, Dwi Jati pernah mengemban berbagai jabatan strategis yang menuntut kemampuan eksekusi tinggi, manajemen organisasi yang solid, dan diplomasi yang kuat.
Beberapa posisi kunci yang pernah diembannya antara lain:
-Kasdam III/Siliwangi, Memimpin wilayah pertahanan meliputi provinsi Jawa Barat dan Banten.
-Danpussenarmed (Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan). Mengomandoi satuan besar dalam memoderinasasi Alut Sista, meriam dan roket yang dimiliki jajaran TNI AD saat ini tersebar di seluruh wilayah NKRI.
-Perwira Tinggi Staf Ahli TK III Kasad Bidang Polkamnas, merumuskan kebijakan strategis tingkat nasional di bidang politik dan keamanan nasional.
Di dunia olahraga, Dwi Jati Utomo memiliki pengalaman yang membanggakan. Pernah jadi Ketum Federasi Hoki Indonesia (FHI) Jabar dari tahun 2019 hingga 2023.
FHI Jabar menjadi juara umum cabang Hoki di PON XX tahun 2021. Ini membuktikan bahwa Dwi Jati memiliki kemampuan manajerial yang kokoh untuk mengelola organisasi.
Saat ini Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo pun resmi memimpin Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat periode 2025–2029
Rekam jejak di bidang olahraga bagi Dwi Jati Utomo bukanlah hal yang baru. Selama aktif di militer, keseharian berhasil mengintegrasikan pembinaan fisik dan mental prajurit melalui olahraga.
Komitmen dan keterlibatan beliau pribadi secara langsung dalam olahraga untuk menjaga stamina kebugaran dan kesehatan fisik dengan aktif bersepeda, golf dan jalan kaki.
Jika terpilih nenjadi Ketua umum KONI Jabar, Dwi Jati Utomo akan lebih fokus pada pemanfaatan sport science (ilmu keolahragaan) dengan berkolaborasi bersama stake holder yang berada di Jabar agar performa atlet Jabar.
Kesejahteraan atlet dan pelatih juga menjadi komitmen Dwi Jati Utomo untuk menjamin masa depan mereka agar tetap berprestasi pasca-pensiun dari atlet.
Visi, Bersama Kita Juara, mempertahan dan meningkatkan prestasi menuju Jabar Istimewa.
Dwi Jati Utomo menegaskan target utamanya adalah mempertahankan tradisi Jabar Juara di PON setelah meraih hattrick bertekad meraih quattrick pd PON XXII tahun 2028 di NTB, NTT, DKI Jakarta.
Dwi Jati juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Umum KONI Jabar saat ini, Prof DR Budiana SIp, MSi beserta pangurus yang telah berhasil mempertahan raihan hattrick juara di PON XXI tahun 2024 di Sumut dan Aceh.
Dwi Jati Utomo mengharapkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pemegang hak suara baik dari para Ketua Cabor, Konida dan Bafung.
Jenderal purnawirawan bintang dua ini berkomitmen membawa olahraga Jawa Barat tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga mampu berbicara banyak di panggung internasional.
"Kami ingin atlet Jabar tidak hanya juara di level nasional, tapi juga berbicara banyak di kancah internasional," ujar Dwi Jati.***
