| Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta para pengusaha muda tidak mudah "pundungan" atau menyerah saat menghadapi tantangan usaha.
Ia menegaskan, kunci bertahan dalam dunia usaha adalah terus berusaha dan memiliki mental yang kuat.
Hal itu disampaikan Bima Arya saat mengikuti kegiatan Run n Connect dengan HIPMI Running Club dan berbagai komunitas anak muda serta pelaku usaha di Bandung, Sabtu (25/4/2026) pagi.
"Gak boleh putus untuk terus ikhtiar mengetuk dan menembus berbagai macam pintu menjadi sukses. Jadi jangan putus asa, harus terbiasa mengelola dinamika dan menghadapi perbedaan-perbedaan," katanya.
Menurut dia, forum diskusi seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan menyamakan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat.
"Diskusi dengan berbagai macam komunitas, menurut saya penting supaya ada pertukaran informasi dari sisi pemerintah, dari sisi anak muda, dari sisi komunitas," ujar Bima.
Ia mengatakan, dalam diskusi tersebut banyak pertanyaan yang muncul, mulai dari pro dan kontra program prioritas hingga peluang usaha ke depan.
"Banyak yang nanya misalnya pro dan kontra tentang program prioritas, yang meminta saran, prospek bisnis ke depan itu apa?" kata Bima.
Bima menilai Indonesia saat ini sedang menuju target besar Indonesia Emas. Karena itu, semua pihak perlu memiliki arah dan pemahaman yang sama agar dapat bergerak bersama.
"Kita ini kan roadmap menuju Indonesia Emas, ini frekuensinya harus sama semua. Jadi kira-kira targetnya adalah membangun frekuensi yang sama dengan teman-teman komunitas, pengusaha, dan lain-lain," terangnya.
Selain itu, ia juga ingin mengetahui langsung berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di daerah. Menurut dia, masukan dari lapangan penting untuk memperbaiki kebijakan pemerintah ke depan.
"Masalah apa sih di lapangan, di daerah masing-masing, kan ini bukan hanya orang Bandung, ada dari kota-kota lain. Jadi saya ingin menggali banyak sekali feedback, masukan, atau bahkan kritik," tegasnya.
Bima kembali mengingatkan agar pengusaha muda tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Ketika melakukan bisnis, ketika komunikasi dengan pemerintah, atau ketika terlibat dengan program prioritas, masalahnya apa," pungkasnya.
Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung Ibrahim Imaduddin Islam mengapresiasi kehadiran Bima Arya yang mau menyerap aspirasi komunitas anak muda di Bandung. Ia menjelaskan, ada tiga komunitas pengusaha muda yang turut serta yakni, BPC HIPMI Kota Bandung, terus kemudian Junior Chamber International Bandung dan Business Initiavite Movement
"Ya, kita senang banget. Ada Pak Wamendagri yang datang ketemu sama teman-teman komunitas di Bandung khususnya komunitas teman pengusaha. Tiga komunitas yang memang isinya, teman-teman pengusaha yang punya keresahan. Diawali dengan lari bersama dan diakhiri dengan diskusi santai," ucap Ibam, sapaan akrabnya.
Ibam menuturkan, dalam disuksi tersebut para pengusaha muda di Bandung banyak mendapat pandangan baru terkait situasi dunia usaha terbaru dari Bima Arya yang merupakan representasi pemerintah.
"Pak Wamen ngasih, gambaran juga soal kondisi dalam konteks dunia usaha serta tantangannha. Kalau tadi Pak Wamen konsepnya adalah kita jadi pengusaha harus jadi orang yang jeli untuk melihat peluang," tuturnya.
Ketua HIPMI Running Club Satria Indera Maulana menambahkan, acara ini digelar sebagai wadah bagi para komunitas pengusaha bisa mendapat ilmu yang dikemas dengan kegiatan lari bersama.
"Karena Pak Wamen dari dulu juga suka lari. Jadi kita undang beliau untuk sekaligus memberikan ilmunya bagi komunitas pengusaha muda di Bandung. Beliau tadi ngasih pesan pengusaha jangan kendor, temen-temen juga banyak yang nanya, alhamdulillah kegiatannya seru," jelasnya.
