Logo
Featured Image
Jamintel arahkan Satlinmas bertransformasi jadi kekuatan strategis bangun ketahanan bangsa. (Dok. Istimewa)
Nasional

Jamintel Arahkan Satlinmas Bertransformasi Jadi Kekuatan Strategis Bangun Ketahanan Bangsa

Kontribusi : Muhammad Fadhli

Jurnalis
Wartawan Redaksi
Editor Agus Dinar 8 Oktober 2026

DARA I Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. menegaskan bahwa masa depan Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) tidak lagi cukup hanya dipandang sebagai unsur pendukung keamanan lingkungan. Menurut Prof. Reda, Satlinmas harus dikembangkan menjadi kekuatan strategis yang mampu membangun ketahanan sosial, memperkuat semangat kebangsaan, sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan, seperti disampaikan Prof. Reda kepada awak media pada Kamis, 8 Oktober 2026 di Jakarta.

Bagi Prof. Reda, momentum Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi ajang seremonial untuk mengenang jasa para pahlawan, terutama mereka yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Lebih dari itu, peringatan tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat karakter kebangsaan, meneguhkan nilai-nilai Pancasila, serta membangun kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.

Gagasan tersebut juga disampaikan Prof. Reda saat menghadiri Apel Akbar Satlinmas dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/9/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 8.000 anggota Satlinmas dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Tengah tersebut menjadi salah satu konsolidasi organisasi terbesar yang pernah dilaksanakan oleh ASLINMAS.

Sebagai Ketua Dewan Pengawas ASLINMAS, Prof. Reda memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Apel Akbar yang mampu menghimpun ribuan anggota Satlinmas dalam satu semangat pengabdian. Menurutnya, besarnya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa Satlinmas memiliki potensi luar biasa sebagai kekuatan masyarakat yang dapat berkontribusi dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, dan persatuan bangsa.

Prof. Reda juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran DPD ASLINMAS dan ABPEDNAS Jawa Tengah atas pesatnya perkembangan organisasi. Ia menilai capaian keanggotaan ASLINMAS di Jawa Tengah yang disebut sebagai terbesar di Indonesia menjadi modal penting untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang nyata dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut turut dilakukan pengukuhan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Teguh Subroto, S.H., M.H. sebagai Ketua DPD ASLINMAS Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Pembina ABPEDNAS Jawa Tengah. Bersamaan dengan itu, kepengurusan ABPEDNAS di enam kota juga dikukuhkan sehingga struktur organisasi ASLINMAS dan ABPEDNAS kini telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Prof. Reda, organisasi yang kuat tidak hanya diukur dari jumlah anggota ataupun luasnya struktur kepengurusan. Organisasi yang sehat harus mampu menghadirkan solusi nyata melalui berbagai program yang meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

peran Satlinmas sebagai bagian dari sistem ketahanan nasional berbasis masyarakat.

Suasana kegiatan semakin semarak ketika Sekretaris Jenderal ASLINMAS dan ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, membakar semangat ribuan peserta melalui yel-yel "JANGAN LUPA BAHAGIA" yang dijawab serempak oleh seluruh anggota Satlinmas hingga menggema di Stadion Pandanaran. Semangat kebersamaan tersebut menjadi simbol kuat bahwa Satlinmas hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai perekat persatuan dan penggerak optimisme masyarakat.

Mengakhiri kegiatan, Prof. Reda kembali mengajak seluruh jajaran ASLINMAS untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama dalam setiap langkah organisasi. Melalui semangat "Patriot Pelindung Masyarakat", ASLINMAS diharapkan semakin kokoh menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa, sejalan dengan salam penutup, "ABPEDNAS Jaga Desa, Jaga Indonesia".

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca