Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Garut berlangsung aman dan tertib, Jumat (1/5/2026).
| Berdasarkan pantauan, sejak pagi hari, ratusan massa buruh mulai berkumpul di kawasan Bundaran Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Setelah puas menggelar orasi di Simpang Lima, massa aksi kemudian bergerak menuju Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut di Jalan Pembangunan untuk melaksanakan audiensi. Kegiatan audiensi tersebut diterima langsung oleh Bupati Garut, Dandim 0611 Garut, Kapolres Garut, dan Ketua DPRD Garut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama unsur Forkopimda lainnya secara langsung mendengarkan sejumlah aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh para pekerja. Ia menegaskan bahwa buruh merupakan pilar penting dalam struktur sosial dan ekonomi di Kabupaten Garut.
"Ya tentu saja pertama kami mengucapkan selamat hari buruh internasional, khususnya kepada buruh di Kabupaten Garut semoga ke depan harapan buruh itu bisa sedikit-sedikit terealisasi. Karena buruh itu adalah bagian yang sangat penting dalam masyarakat Kabupaten Garut," ujar Syakur.
Menanggapi tuntutan para buruh, Syakur memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Garut, dan menekankan pentingnya sinergi antara tiga pihak pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Ia juga berkomitmen untuk melakukan kunjungan silaturahmi ke perusahaan-perusahaan guna memastikan pemenuhan hak-hak buruh tetap berjalan tanpa mengganggu operasional bisnis.
"Dan kita akan nanti berkunjung silaturahmi karena buat kami juga semua harus kita jaga, perusahaan harus untung bisa beroperasi dan buruh juga mendapatkan haknya dan bagi pemerintah juga kondisi ini penting supaya kondusivitas dan juga penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Garut. Jadi saling membutuhkan," tuturnya.
Terkait isu pengupahan, Syakur mengakui perlunya evaluasi terhadap formula yang ada saat ini agar lebih berpihak pada kesejahteraan warga Garut. Ia berkomitmen akan mencari solusi terbaik terkait formula upah tersebut.
Syakur juga memberikan apresiasi terhadap kualitas tenaga kerja di Garut. Menurutnya, produktivitas buruh di Garut sudah memenuhi standar yang sangat baik, yang dibuktikan dengan terus tumbuhnya minat investor untuk masuk ke wilayah tersebut.
"Tapi secara produktivitas saya yakin kok, Kabupaten Garut itu sudah memenuhi standar-standar yang baik. Paling tidak mereka juga datang kesini lagi, bahkan nambah lagi (investor), bahkan menjadi salah satu indikator bahwa buruh di Garut itu memiliki daya saing yang baik," katanya.
Syakur berharap komunikasi yang baik antara buruh dan pemerintah terus terjaga, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi makro. Ia mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menjadi beban bagi pihak manapun.
Sementara itu, pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian dari Polres Garut pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) ini berlangsung secara humanis dan persuasif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif.
Kehadiran aparat keamanan yang mengedepankan pendekatan dialogis turut menciptakan suasana yang aman, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai.
Bahkan, dalam kesempatan tersebut, personel Polres Garut, turut menunjukkan kepedulian dengan membagikan bantuan sembako kepada para buruh, serta menyediakan snack dan air minum bagi peserta aksi.
“Kami dari Polres Garut berkomitmen melaksanakan pengamanan kegiatan Hari Buruh ini secara humanis dan profesional. Kehadiran kami adalah untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai.” tutur Kapolres Garut, Yugi Bayu Hendarto.***
