Logo
Bandungraya

Empat Orang Tewas Tertimbun Longsor di Jatinangor Sumedang, Bupati Sampaikan Duka Cita

Berikut Nama-nama Korban

Empat Orang Tewas Tertimbun Longsor di Jatinangor Sumedang, Bupati Sampaikan Duka Cita
Tim Gabungan saat mengevakuasi korban yang tertimbun tembok penahan tebing (TPT) di lokasi pembangunan rumah di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Jumat (2/1/2026).(Foto: BPBD Sumedang)

Bupati Sumedang Instruksikan aparatnya mengawasi aktivitas pembangunan di daerah rawan bencana.


DARA| Empat pekerja tewas, dua orang lainnya luka-luka saat tembok penahan tebing (TPT) di lokasi pembangunan rumah di Dusun Cintamanah, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, menimbun mereka.

Peristiwa memilukan itu terjadi Jumat (2/1/2026). Longsor TPT menimbun para pekerja bangunan dan menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, enam orang yang menjadi korban tertimbun tanah longsor tersebut, empat di antaranya dinyatakan tewas.

"Dua orang telah berhasil diselamatkan dan sudah dilarikan ke RS Unpad, sedangkan empat korban lainnya tewas," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip di lokasi kejadian, Jumat (2/1/2026) petang.

Kronologi kejadian ada delapan pekerja di lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, empat orang meninggal dunia, dua pekerja berhasil diselamatkan dari timbunan, sementara dua lainnya lolos saat longsor terjadi.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan duka cita mendalam atas musibah longsor tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, saya menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan kerja ini. Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Bupati Dony, seperti dikutip webbpbd Kabsumedang, Sabtu (3/1/2026).

Bupati memastikan, seluruh korban yang tertimbun telah berhasil ditemukan dan dievakuasi  Tim SAR Gabungan. Korban selamat saat ini telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Cisempur dan RS Universitas Padjadjaran. 

“Proses evakuasi sudah selesai dan seluruh korban telah ditemukan. Saya mengapresiasi kerja cepat dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD Provinsi, Satpol PP, relawan, hingga masyarakat setempat,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak, terutama dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi di wilayah dengan kondisi geografis rawan.

 “Musibah ini menjadi pengingat bagi semua. Walaupun takdir berada di tangan Tuhan, ikhtiar keselamatan harus menjadi prioritas. Setiap pekerjaan, khususnya di lokasi rawan longsor, wajib mengikuti standar keselamatan dan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Bupati Dony juga meminta jajaran terkait untuk melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas pembangunan di daerah rawan bencana, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. “Keselamatan jiwa harus selalu menjadi yang utama,” katanya.

Berikut Nama-nama Korban:

Korban Selamat:

1. Dian (41) pekerjaan buruh warga Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor.

2. Ahmid (71) pekerjaan buruh warga Desa Cisempur, Jatinangor .

Korban Meninggal:

1. Ivan (40), warga Kampung Bojongmalati Kulon, Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

2. Ujang (36) pekerjaan buruh warga Rancaekek, Kabupaten Bandung.

3. Ade Hilir (40) pekerjaan buruh warga Babakan Harja RT 07 RW 02, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek.

4. Hery (26) warga Karasak Tanjungsari, Sumedang.


Editor: Maji