Kasus Meikarta, Bupati Bekasi Serahkan Uang Tiga Miliar

Rabu, 7 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/10/2018)(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul

Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/10/2018)(DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Meikarta, Bupati Bekasi Serahkan Uang Sekitar Rp 3 M ke KPK", https://nasional.kompas.com/read/2018/11/07/14581381/kasus-meikarta-bupati-bekasi-serahkan-uang-sekitar-rp-3-m-ke-kpk. Penulis : Dylan Aprialdo Rachman Editor : Dian Maharani

Dara| Jakarta – Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin telah menyerahkan uang sekitar Rp 3 miliar ke KPK, kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Febri Diansyah. Neneng saat ini menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait proses perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Neneng dan para kepala dinas yang menjadi tersangka diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. Hingga saat ini, menurut KPK, baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar.
Menurut Febri, seperti ditulis kompas.com, Neneng rencananya kembali menyerahkan sejumlah uang secara bertahap. “Secara bertahap akan dilakukan pengembalian berikutnya,” ujarnya.

Selain Neneng Hassanah, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi juga menyerahkan uang sekitar 90.000 dollar Singapura ke KPK.

KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan petinggi Lippo Group Billy Sindoro sebagai tersangka, termasuk Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi.***

Editor: Denkur

Berita Terkait

Tangani Kasus Vina, Polda Jabar Buka Nomor Hotline
Satu Lagi Terduga Pelaku Pembacokan Tukang Sayur Diciduk Jajaran Polres Sukabumi
Kasus Seorang Ayah Bunuh Empat Anaknya Mulai Disidangkan di PN Jaksel
Kasus Pembunuhan Seorang Ibu di Garut, Pelarian Otang Terhenti Setelah Diciduk Polisi
Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikajang Sedang Dikejar, Polres Garut Kantongi Identitasnya
Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar
Polres Garut Ungkap Sindikat Penjualan Satwa Langka dan Dilindungi, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
Rekontruksi Kasus Pembunuhan ART di Sukabumi, Polisi Temukan Fakta Baru
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:18 WIB

Tangani Kasus Vina, Polda Jabar Buka Nomor Hotline

Senin, 3 Juni 2024 - 13:45 WIB

Satu Lagi Terduga Pelaku Pembacokan Tukang Sayur Diciduk Jajaran Polres Sukabumi

Jumat, 31 Mei 2024 - 11:24 WIB

Kasus Seorang Ayah Bunuh Empat Anaknya Mulai Disidangkan di PN Jaksel

Jumat, 24 Mei 2024 - 23:57 WIB

Kasus Pembunuhan Seorang Ibu di Garut, Pelarian Otang Terhenti Setelah Diciduk Polisi

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:47 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikajang Sedang Dikejar, Polres Garut Kantongi Identitasnya

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:20 WIB

Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:45 WIB

Polres Garut Ungkap Sindikat Penjualan Satwa Langka dan Dilindungi, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:32 WIB

Rekontruksi Kasus Pembunuhan ART di Sukabumi, Polisi Temukan Fakta Baru

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 16 Juni 2024

Minggu, 16 Jun 2024 - 06:52 WIB