Diduga Cabuli Belasan Muridnya, Seorang Pengajar di Garut Ditangkap Polisi

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi, memberikan keterangan  saat menggelar konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (1/6/2023) (Foto: Ist)

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi, memberikan keterangan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (1/6/2023) (Foto: Ist)

Diduga cabuli belasan muridnya, seorang pengajar diciduk Polres Garut. Korban adalah anak laki-laki. Begini kronologisnya.


DARA | Terduga pelaku berinisial AS dan berusia 50 tahun. Ia dikenal sebagai pengajar di Kecamatan Samarang Kabupaten Garut , Jawa Barat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi, mengatakan, AS ditangkap berdasarkan laporan salah seorang korban.

AKP Deni mengatakan, sudah memeriksa dan melakukan visum terhadap sejumlah korban.

Dikatakan AKP Deni, jumlah diperiksa sebanyak 10 orang, namun masih ada 7 orang korban lagi yang belum dimintai keterangan.

“Jadi jumlah korban sampai saat ini ada 17 orang, semuanya laki-laki yang berusia antara 9 sampai 12 tahun,” ujarnya.

Kata AKP Deni, perbuatan cabul yang dilakukan AS diantaranya memeluk, mecium pipi dan bibir para korban, lalu meraba-raba bagian penis para korban.

Maaf tidak kami jelaskan seutuhnya karena tidak layak untuk dibaca.

AKP Deni belum bisa memastikan adanya aksi sodomi yang dilakukan pelaku terhadap para korban. Saat ini masih menunggu hasil visum dari RSUD dr SLamet Garut.

Berdasarkan pengakuan AS kepada penyidik, ia pernah menjadi korban serupa saat masih kecil. Diduga inilah yang mendorong pelaku melakukan aksi penyimpangan seksual kepada murid-muridnya.

Atas perbuatannya, AS dijerat pasal pasal 76 e juncto pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman 15 tahun ditambah sepertiga karena korban lebih dari satu.

Editor: denkur

Berita Terkait

Tangani Kasus Vina, Polda Jabar Buka Nomor Hotline
Satu Lagi Terduga Pelaku Pembacokan Tukang Sayur Diciduk Jajaran Polres Sukabumi
Kasus Seorang Ayah Bunuh Empat Anaknya Mulai Disidangkan di PN Jaksel
Kasus Pembunuhan Seorang Ibu di Garut, Pelarian Otang Terhenti Setelah Diciduk Polisi
Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikajang Sedang Dikejar, Polres Garut Kantongi Identitasnya
Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar
Polres Garut Ungkap Sindikat Penjualan Satwa Langka dan Dilindungi, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
Rekontruksi Kasus Pembunuhan ART di Sukabumi, Polisi Temukan Fakta Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:18 WIB

Tangani Kasus Vina, Polda Jabar Buka Nomor Hotline

Senin, 3 Juni 2024 - 13:45 WIB

Satu Lagi Terduga Pelaku Pembacokan Tukang Sayur Diciduk Jajaran Polres Sukabumi

Jumat, 31 Mei 2024 - 11:24 WIB

Kasus Seorang Ayah Bunuh Empat Anaknya Mulai Disidangkan di PN Jaksel

Jumat, 24 Mei 2024 - 23:57 WIB

Kasus Pembunuhan Seorang Ibu di Garut, Pelarian Otang Terhenti Setelah Diciduk Polisi

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:47 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikajang Sedang Dikejar, Polres Garut Kantongi Identitasnya

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:20 WIB

Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:45 WIB

Polres Garut Ungkap Sindikat Penjualan Satwa Langka dan Dilindungi, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:32 WIB

Rekontruksi Kasus Pembunuhan ART di Sukabumi, Polisi Temukan Fakta Baru

Berita Terbaru

Bandara Kertajati (Foto: Setkab)

BANDUNG UPDATE

Tingkatkan Rute Penerbangan, PT BIJB Diskon Harga Avtur

Jumat, 14 Jun 2024 - 14:51 WIB