Waspadai Jika Penglihatan Anak tidak Jelas

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemensos

Foto: Kemensos

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta agar orang tua mewaspadai jika penglihatan anaknya mulai tidak jelas.

DARA | Dalam sejumlah kasus, beberapa anak terkena katarak sehingga harus segera ditangani agar tidak semakin parah. Jika terlambat ditangani, katarak pada anak bisa menyebabkan kebutaan atau disabilitas netra.

“Katarak bukan hanya di kalangan orang tua, tetapi juga bisa menimpa anak-anak terutama karena faktor genetik,” kata Mensos Risma saat meninjau pelaksanaan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Panti Nirmala Kota Malang serta RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Di RS Panti Nirmala, operasi dilakukan kepada 75 pasien yang lolos skrining, sedangkan operasi di RSUD Kanjuruhan pada tahap pertama juga dilakukan pada 75 pasien dari 155 orang yang lolos skrining.

Operasi dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kapasitas rumah sakit.

Menurut Mensos Risma, di daerah tropis yang paparan sinar mataharinya melimpah, katarak biasanya menimpa orang tua karena berbagai faktor seperti usia, diabetes, genetik dan penyebab lain.

Meski demikian dalam sejumlah kasus, katarak juga bisa menimpa anak-anak karena beberapa faktor terutama dari orangtuanya.

“Karena itu, jika anak mengeluh penglihatannya mulai tidak jelas, segera periksa kan ke dokter agar segera bisa ditangani,” tutur Mensos.

Pelaksanaan operasi katarak gratis di RSUD Kanjuruhan juga dihadiri oleh wakil ketua MPR RI Ahmad Basarah. Peninjauan ini berkaitan dengan tusi DPR untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja Kementerian Sosial.

“Masyarakat membutuhkan bantuan Kementerian Sosial untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak. Alhamdulillah karena bantuan berbagai pihak, kita bersama-sama bisa melaksanakan operasi katarak bagi masyarakat,” kata Ahmad Basarah

Ahmad Basarah berharap operasi Katarak gratis yang dilakukan terhadap 157 pasien tersebut bisa mengatasi masalah katarak yang dihadapi masyarakat, dan supaya masyarakat yang telah menjalani operasi bisa pulih kembali penglihatannya dan bekerja semakin produktif.**(Kemensos)

Editor: denkur

Berita Terkait

Pemprov Jabar dan Direksi BIJB Agresif Meningkatkan Kinerja Bisnis
Tangisan Messi Berakhir Manis, Argentina Pertahankan Gelar Copa Amerika 2024
Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman
Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS
Ini Komentar Pelatih Spanyol Usai Menjuarai Piala Eropa 2024
Bupati Bandung Membuka MPLS, Pesanya Guru Harus Jadi Teladan Untuk Siswanya
Mencicipi Citra Rasa Kopi di K-Coffee Culture & Arts KCCI
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 00:11 WIB

Pemprov Jabar dan Direksi BIJB Agresif Meningkatkan Kinerja Bisnis

Senin, 15 Juli 2024 - 16:30 WIB

Tangisan Messi Berakhir Manis, Argentina Pertahankan Gelar Copa Amerika 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 15:14 WIB

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman

Senin, 15 Juli 2024 - 14:55 WIB

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 14:36 WIB

Ini Komentar Pelatih Spanyol Usai Menjuarai Piala Eropa 2024

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Selasa 16 Juli 2024

Selasa, 16 Jul 2024 - 05:41 WIB

mobil sim keliling kabupaten Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Selasa 16 Juli 2024

Selasa, 16 Jul 2024 - 05:36 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Selasa 16 Juli 2024

Selasa, 16 Jul 2024 - 05:34 WIB