Update Banjir Dayeuhkolot, 2000 Rumah Terendam, Pemdaprov Jabar Buka Dapur Umum

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau lokasi banjir di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (12/1/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau lokasi banjir di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (12/1/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

Area pengungsian tersebut kini sudah dihuni sekitar 200 jiwa, sementara yang lainnya memilih bertahan di lantai dua bagi mereka yang rumahnya bertingkat.


DARA| Curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan Bandung Raya pada Kamis (11/1/2024), mengakibatkan banjir dengan arus yang kencang di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Curah hujan ekstrem tersebut mengakibatkan bibir tanggul Sungai Cigede jebol hingga menimbulkan banjir hebat yang menerjang Kampung Lamajang Peuntas dan sekitarnya.

Penjabat.Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama jajaran dinas terkait bergerak cepat meninjau lokasi yang mengakibatkan sekitar 2.000 rumah terdampak.

“Ini kami lengkap, ada Kepala BBWS Citarum, Kepala BMKG, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar, BPBD Kabupaten Bandung, juga dari dinas sosial, dan TNI/Polri,” kata Bey Machmudin saat meninjau lokasi banjir di Kampung Lamajang Peuntas, Kabupaten Bandung, Jumat (12/1/2024).

“Untuk penanggulangan, pertama karena ini  jebolnya tanggul, solusi akan digunakan geobag untuk sementara dan untuk banjirnya akan digunakan (disedot) dengan mobil khusus dari BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), tapi bertahap,” imbuhnya.

Lebih kurang 2.000 kepala keluarga disediakan lahan pengungsian, yakni di SMP Negeri 1 Dayeuhkolot.

Area pengungsian tersebut kini sudah dihuni sekitar 200 jiwa, sementara yang lainnya memilih bertahan di lantai dua bagi mereka yang rumahnya bertingkat.

Namun Bey Machmudin mengimbau bagi warga yang ingin dievakuasi ke pengungsian dapat segera menghubungi kepolisian di nomor 110. Di pengungsian tersedia air bersih dan dapur umum.

“Ada 2.000 rumah yang terendam, artinya lebih kurang 2.000 KK sudah disiapkan tempat pengungsian sementara di SMPN 1, saat ini sudah ada 200 orang. Kami juga menyiapkan dapur umum,  air bersih, dan Pak Kapolres akan mengumumkan kepada mereka yang masih di dalam rumah, kalau ingin segera dievakuasi bisa telepon ke nomor 110.” ujarnya.

Bey Machmudin juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG.

“Tetap sesuai prakiraan BMKG bahwa cuaca akan terjadi hujan lebat dalam minggu-minggu ke depan. Hari ini pun kita belum tahu seperti apa, tapi kami minta agar masyarakat berhati-hati dan waspada.” imbaunya.

Masyarakat diingatkan pula untuk tetap memperhatikan kebersihan lingkungan. Pasalnya, terlihat dengan jelas banjir membawa tumpukan sampah yang diduga mengakibatkan terhambatnya saluran air.

“Pertama (penyebabnya) kemarin hujannya amat lebat, ekstrem, dan debit air sangat tinggi, tapi juga banyak sampah. Kami mengimbau kepada warga untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab ini bisa dilihat sampah semua, yang menghambat arus air,” tutup Bey.

Editor: Maji

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 21 Februari 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Rabu 21 Februari 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 21 Februari 2024
Pj Bupati Bandung Barat Intruksikan Nakes Stand By di Tempat Penghitungan Suara
Jelang Ramadhan, Unilever Gelar Gerakan Masjid Bersih di Al Jabbar
Pj Bupati Bandung Barat Takziah ke Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Akibat Kelelahan
Bupati Bandung Dadang Supriatna Raih Anugerah PWI Pusat di Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2024
Sukses Perekaman dan Pencetakan e-KTP Pemilih Pemula, Pj Bupati Bandung Barat Diganjar Penghargaan dari Kemendagri

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 06:15 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 06:02 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Februari 2024 - 05:59 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:52 WIB

Pj Bupati Bandung Barat Intruksikan Nakes Stand By di Tempat Penghitungan Suara

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:05 WIB

Jelang Ramadhan, Unilever Gelar Gerakan Masjid Bersih di Al Jabbar

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:53 WIB

Pj Bupati Bandung Barat Takziah ke Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Akibat Kelelahan

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:46 WIB

Bupati Bandung Dadang Supriatna Raih Anugerah PWI Pusat di Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2024

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:55 WIB

Sukses Perekaman dan Pencetakan e-KTP Pemilih Pemula, Pj Bupati Bandung Barat Diganjar Penghargaan dari Kemendagri

Berita Terbaru

NASIONAL

Di HPN 2024 Jokowi Janji, Bangun Graha Pers Pancasila

Rabu, 21 Feb 2024 - 09:26 WIB

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 06:15 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 05:59 WIB