Transformasi Perilaku Sehat pada Remaja Perkotaan, Sebuah Inisiasi Kementerian Kesehatan dengan WFP – Tulodo Indonesia

Jumat, 21 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Kemenkes)

Ilustrasi (Foto: Kemenkes)

Indonesia sedang berjuang menuju “Generasi Emas” pada tahun 2045, ketika Indonesia memasuki era kemakmuran yang didorong oleh generasi mudanya.

DARA | Pilar penting pada era tersebut adalah kesehatan dan produktivitas generasi muda.

Hal ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk mengatasi pola makan sehat dan perilaku yang berhubungan dengan gaya hidup generasi muda saat ini.

Dengan meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) dan semakin banyaknya pilihan gaya hidup tidak sehat, keterlibatan generasi muda merupakan momen yang tepat untuk memupuk perubahan perilaku positif yang dapat memberikan manfaat kesehatan jangka panjang, baik pada tingkat individu maupun masyarakat.

Sebagai bentuk kerjasama antara Kementerian Kesehatan dengan World Food Programme, Tulodo Indonesia telah dipercaya sebagai implementing partner untuk melaksanakan serangkaian kampanye digital yang berjudul “Kampanye Digital Perubahan Sosial dan Perilaku untuk Mempromosikan Pola Makan dan Gaya Hidup Sehat dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Kalangan Remaja dan Kaum Muda Perkotaan di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur”.

Proyek ini merupakan pengembangan dari kampanye digital “Keren Dimakan” yang telah dilakukan sebelumnya oleh World Food Programme (WFP) bersama Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dukungan WFP dan Tulodo akan membantu Pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Kesehatan, untuk meningkatkan dampak inisiatif Generasi Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Program ini untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait gaya hidup sehat di kalangan remaja perkotaan.

Dengan integrasi ke dalam layanan dan komunikasi melalui platform GERMAS, program ini akan memanfaatkan media sosial dan pendekatan digital canggih untuk memastikan dampaknya lebih efektif.

Pendekatan inovatif ini akan didukung oleh penelitian untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan makan dan aktivitas fisik pemuda Indonesia.

Ini akan membantu memastikan bahwa intervensi yang disesuaikan dapat diterima oleh audiens target dan sesuai dengan konteks kehidupan mereka.

Melalui keterlibatan komunitas, tempat di mana mereka secara aktif terlibat, program ini akan memberdayakan pemuda dengan pengetahuan untuk membuat pilihan yang lebih sehat, sehingga berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Dampak kumulatif dari perubahan positif ini pada kaum muda akan memberikan dukungan yang signifikan bagi Indonesia untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan misi WFP untuk memberantas kelaparan dan malnutrisi.

Kami mengundang seluruh kalangan yang memiliki minat dan kemampuan untuk bergabung dalam upaya ini untuk mendorong gaya hidup lebih sehat di kalangan generasi muda.***

Artikel ini sebelumnya sudah tayang di laman Kemenkes dan ditulis oleh Tulodo Indonesia.

Editor: denkur

Berita Terkait

Inilah 10 Cara Berhenti Merokok
Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan
Nasi Tumpeng Ternyata Sudah Ada Sebelum Islam Masuk Jawa
Ini Dia Caranya agar Video Tiktok Anda Banjir Like dan Followers
Ajak Jurnalis Seluruh Indonesia, FIFGROUP Kembali Gelar National Media Competition 2024
Tujuh Rekomendasi Bed Cover Terbaik untuk Tidur Nyenyak dan Nyaman
Mengenal Bayan Group, Produsen Batu Bara Ramah Lingkungan
Sistem Pengendalian Manajemen dalam Perusahaan PT Pertamina
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:19 WIB

Inilah 10 Cara Berhenti Merokok

Minggu, 7 Juli 2024 - 13:18 WIB

Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 10:09 WIB

Nasi Tumpeng Ternyata Sudah Ada Sebelum Islam Masuk Jawa

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:41 WIB

Ini Dia Caranya agar Video Tiktok Anda Banjir Like dan Followers

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:39 WIB

Ajak Jurnalis Seluruh Indonesia, FIFGROUP Kembali Gelar National Media Competition 2024

Berita Terbaru


Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety  Permanawati mengalungkan ID Card kepada peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir di Bumi Perkemahan Gentong, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Sabtu (13/7/2024).(Foto: diskominfo)

EKSKUL

Emma Dety Ajak Anggota Pramuka Jadi Agen Perubahan

Sabtu, 13 Jul 2024 - 15:30 WIB