Tekan Stunting, Begini Upaya Pemkab Tasikmalaya

Jumat, 19 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DARA | TASIKMALAYA – Tingginya angka stunting (kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan ia lebih pendek ketimbang teman-teman) di wilayahnya, menurut Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, disebabkan dampak dari pola hidup masyarakat yang salah.

“Kebiasaan sehari–hari masyarakat Kab Tasikmalaya yang asal kenyang tanpa melihat akibatnya untuk dirinya itu berdampak kasus stunting tinggi,” pungkas Ade seperti dikutip jabarnews.com, Kamis (18/10/2018).

Disinggung stunting akibat kemiskinan, menurut Ade bisa saja. Akan tetapi, untuk hal itu pihaknya sudah menuangkan dalam revisi RPJMD.

“Agar kasus stunting turun, kita revisi RPJMD. Kita tekankan pengentasan kemiskinan. Bahkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dituntut untuk membuat program yang mengarah kepada kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” tururnya.

Namun demikian, hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih jika dituntut untuk bisa merubah kebiasaan masyarakat.

“Butuh proses, contohnya dari sekian desa maju di Kab Tasikmalaya masih ditemukan sejumlah kasus stunting,” paparnya.

Sementara itu Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kundang Sodikin mengatakan, kasus stunting menjadi masalah bagi pemerintah. Pasalnya kasus itu tidak terlihat.

“Itu bisa terjadi dalam usia kehamilan,” singkatnya.

Kundang pun memaparkan langkah kedepan menangani kasus stunting itu dengan menyiapkan payung hukummnya. Dimana seluruh OPD dan stake holder turut serta menekan kasus stunting.

“Pemkab, nantinya akan menyiapkan payung hukum berupa Peraturan Bupati. Seluruh OPD dan stake holder lainnya serta masyarakat ikut andil dalam menekan kasus stunting.” tandasnya. ***

Berita Terkait

WTP ke 13 Kali, Ketua DPRD Jabar Merespon dan Ini Responya
Ucapan Selamat Mengalir, Kesit Segera Dilantik Sebagai Ketua PWI Jaya
Breakingnews, Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Katapang Tewas Bersimbah Darah
Empat Teknisi Tewas di Sumur Septictank CSB Mall, Kapolresta Cirebon Bentuk Tim
Update Tenggelamnya Dua Pelajar di Situ Cileunca Pangalengan, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian
BREAKINGNEWS, Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Situ Cileunca Saat Menikmati Libur Lebaran
Arus Mudik Cirebon-Kuningan Lancar, Sekda Jabar :Puskesmas dan RSUD Siaga
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 58 Menewaskan 12 Orang, Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Jenazah
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:45 WIB

WTP ke 13 Kali, Ketua DPRD Jabar Merespon dan Ini Responya

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:10 WIB

Ucapan Selamat Mengalir, Kesit Segera Dilantik Sebagai Ketua PWI Jaya

Senin, 15 April 2024 - 23:40 WIB

Breakingnews, Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Katapang Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 13 April 2024 - 13:51 WIB

Empat Teknisi Tewas di Sumur Septictank CSB Mall, Kapolresta Cirebon Bentuk Tim

Rabu, 10 April 2024 - 20:36 WIB

Update Tenggelamnya Dua Pelajar di Situ Cileunca Pangalengan, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian

Rabu, 10 April 2024 - 17:57 WIB

BREAKINGNEWS, Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Situ Cileunca Saat Menikmati Libur Lebaran

Senin, 8 April 2024 - 23:38 WIB

Arus Mudik Cirebon-Kuningan Lancar, Sekda Jabar :Puskesmas dan RSUD Siaga

Senin, 8 April 2024 - 23:16 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 58 Menewaskan 12 Orang, Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Jenazah

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

HEADLINE

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:23 WIB

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:31 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:27 WIB