Suara Moral dari Kampus Terkait Kondisi Demokrasi di Indonesia

mm

Kamis, 21 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Menyikapi situasi demokrasi beberapa tahun terakhir, civitas akademika Universitas Paramadina serukan suara moral.

DARA | “Kami memandang perlu untuk mengingatkan semua pihak untuk kembali pada cita-cita penguatan demokrasi dan keadilan di Indonesia. Sistem politik represif rezim Orde Baru dan praktik KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) telah mendorong kita untuk membangun sistem yang lebih demokratis dan membentuk lembaga yang secara khusus memerangi praktik koruptif dalam mengelola negara. Sistem yang kita buat ini merupakan bagian dari realisasi ide-ide reformasi,” tutur Didik J Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, Rabu (20/12/2012).

Dalam acara yang diberi nama “Suara Moral dari Kampus” ini Pipip A Rifai Hasan mengingatkan kembali agar kita tidak semakin jauh melangkah meninggalkan cita-cita luhur reformasi dan cita-cita para pendiri bangsa.

Banyak pihak yang harus bertanggung jawab atas kondisi ini.

Pertama, kepada pemerintah dimana pucuk tertinggi ada pada Presiden, kami meminta agar pemerintah menjamin kebebasan berpendapat bagi semua warga tanpa kekhawatiran adanya kriminalisasi sebagaimana yang dialami oleh Haris Azhar dkk.

Kami juga meminta agar pemberantasan korupsi tidak dilemahkan, sebagaimana yang ada pada revisi undang-undang KPK.

Kedua, kepada lembaga hukum, kami meminta keadilan ditegakkan. Kita tidak membenarkan putusan-putusan pengadilan yang menabrak prinsip kebebasan dan hak asasi manusia. Kita tidak membenarkan putusan-putusan yang mengandung konflik kepentingan dan tidak imparsial. Kita ingin penegakan hukum untuk keadilan.

Ketiga, kepada parlemen dan partai politik, sebagaimana mestinya, harus menyuarakan aspirasi rakyat. Parlemen dan partai politik adalah jembatan aspirasi rakyat. Kita tidak membenarkan parlemen yang hanya menuruti semua kebijakan pemerintah meski tidak sejalan dengan kepentingan rakyat.

Sebagai bagian dari penguatan institusi demokrasi, kita juga tidak membenarkan perilaku partai politik yang tidak memperjuangkan demokrasi. Partai politik harus menjadi teladan bagaimana demokrasi dipraktikan.

Keempat, kepada semua rekan-rekan seperjuangan, para akademisi, pegiat masyarakat sipil, dan media massa, kita harus terus menjaga spirit demokrasi, keadilan, dan anti KKN di negeri ini.

Kita tidak boleh membiarkan diri kita takluk pada kenyataan-kenyataan yang tidak sejalan dengan spirit demokrasi, keadilan dan anti KKN. Kita harus terus menyuarakan pesan untuk menjaga demokrasi, keadilan dan anti KKN.

Dalam pembukaan acara, Sunaryo, dosen Universitas Paramadina yang juga tergabung sebagai penyeru moral dari kampus menyampaikan bahwa pernyataan sikap ini bersifat luhur dalam konteks etika.

“Pernyataan ini tidak bersifat praktis atau mendukung salah satu partai. Yang disuarakan merupakan hal yang seharusnya dilakukan sebagai warga negara, pemerintah, dan civil society demi menjaga komitmen terhadap asas keadilan dan demokrasi,” katanya.

Editor: denkur | Sumber: Rilis

Berita Terkait

Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon
Perpres “Publisher Rights” Dorong Platform Media Sosial Sajikan Konten Jurnalisme Berkualitas
Mengganti Alamat di KTP tak Perlu Pengantar, Simak Persyaratan Ini
KUA akan Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Begini Penjelasan Menag Yaqut
Dilantik Presiden, Ini Sembilan Nama Anggota Komisi Kejaksaan 2024-2028
Begini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Puting Beliung di Bandung Timur
Pesan Jokowi untuk Hadi Tjahjanto: Jaga Situasi Politik dan Keamanan
800 Wartawan Kena PHK, Dewan Pers Ungkap Tantangan Besar di Era AI

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 16:35 WIB

Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon

Senin, 26 Februari 2024 - 16:22 WIB

Perpres “Publisher Rights” Dorong Platform Media Sosial Sajikan Konten Jurnalisme Berkualitas

Senin, 26 Februari 2024 - 14:58 WIB

Mengganti Alamat di KTP tak Perlu Pengantar, Simak Persyaratan Ini

Senin, 26 Februari 2024 - 14:23 WIB

KUA akan Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Begini Penjelasan Menag Yaqut

Sabtu, 24 Februari 2024 - 16:20 WIB

Dilantik Presiden, Ini Sembilan Nama Anggota Komisi Kejaksaan 2024-2028

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:07 WIB

Begini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Puting Beliung di Bandung Timur

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:06 WIB

Pesan Jokowi untuk Hadi Tjahjanto: Jaga Situasi Politik dan Keamanan

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:44 WIB

800 Wartawan Kena PHK, Dewan Pers Ungkap Tantangan Besar di Era AI

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:24 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:10 WIB