Sistem Pengendalian Manajamen terhadap PT Campina Ice Cream Industry

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: pinterest/Istimewa)

Ilustrasi (Foto: pinterest/Istimewa)

Sistem pengendalian manajemen atau SPM adalah suatu sistem yang digunakan oleh perusahaan untuk memastikan apakah kinerja dan operasi mereka berjalan sesuai dengan rencana atau tidak.

DARA | Setelah kita mengetahui apa itu sistem pengendalian manajemen, maka selanjutnya kita akan membahas sejarah singkat PT Campina Ice Cream.

Dimulai pada tanggal 22 Juli 1972, Darmo Hadipranoto beserta istri mulai membuat es krim Campina di garasi rumahnya yang terletak di Jl Gembong Sawah, Surabaya.

Saat itu jugalah, CV Pranoto didirikan.

Seiring berjalannya waktu, Campina mulai dikenal dan menjadi pilihan bagi masyarakat. Terbukti dengan kunjungan Gubernur Jawa Timur, HM Noer ke pabrik Campina pada tahun 1973.

Cara penjualan Campina juga mulai beragam, dari menggunakan armada sepeda, freezer hingga van.

Untuk memperkuat daya saing perusahaan, maka pada tahun 1994, keluarga Sabana Prawirawidjaja (PT Ultrajaya Milk Industry) berpartisipasi dalam kepemilikan saham, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Campina Ice Cream Industry.

Demi meningkatkan varian produk, pada tahun 1984, Campina memindahkan lokasi pabriknya ke Rungkut,
Surabaya yang sampai saat ini masih digunakan.

Campina selalu menghadirkan produk-produk istimewa dari bahan alami, higienis dan berkualitas yang mempunyai visi yaitu memiliki kepekaan tinggi untuk senantiasa berorientasi kepada pasar dan pelanggan, mengoptimalkan seluruh sumber daya dan aset perusahaan guna memberikan nilai lebih sebagai wujud pertanggung jawaban kepada para pemilik saham serta menjalankan usaha dengan memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Lalu misinya menjadikan perseroan, sebagai salah satu produsen es krim dan makanan beku, yang terbaik dan terbesar di Indonesia dengan senantiasa mengutamakan kepuasan para pelanggan, para pemegang saham dan para karyawan, serta memegang teguh prinsip usaha yang bersahabat dengan lingkungan.

Adapun beberapa sistem pengendalian manajemennya sebagai berikut:
1. Ada tata nilai perusahaan, dimana PT. Campina Ice Cream ini tata nilai perusahaannya berdasarkan kata SALAM.

2. Selanjutnya ada penganggaran, yaitu:

a. Penyusunan Anggaran Awal: Dimulai dengan penyusunan anggaran awal oleh masing-masing departemen di Campina.

Setiap departemen mengidentifikasi kebutuhan dan rencana mereka untuk tahun fiskal mendatang, termasuk perkiraan pendapatan, biaya, dan investasi yang dibutuhkan.

b. Konsolidasi dan Tinjauan: Tim keuangan meninjau anggaran secara menyeluruh untuk memastikan konsistensi, akurasi, dan keselarasan dengan strategi perusahaan secara keseluruhan.

c. Persetujuan Manajemen Senior: Anggaran yang telah dikonsolidasi dan ditinjau diajukan kepada manajemen senior untuk persetujuan akhir.

d. Implementasi dan Pemantauan: Setelah disetujui, anggaran didistribusikan ke semua departemen dan digunakan sebagai panduan untuk operasi selama tahun fiskal.

e. Evaluasi dan Pelaporan: Pada akhir tahun fiskal, kinerja perusahaan terhadap anggaran dievaluasi secara menyeluruh. Evaluasi ini meliputi analisis pendapatan, biaya, investasi, dan pencapaian tujuan strategis.

3. Lanjut ada Perencanaan Strategi, salah satunya adalah Pengembangan produk: Terus berinovasi untuk menciptakan produk es krim baru yang menarik bagi konsumen.

4. Terus ada Perencanaan Operasional, sebagai berikut:

a. Perencanaan produksi: Menentukan tingkat produksi yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar, menjadwalkan produksi untuk memastikan kelancaran operasi, Mengelola persediaan bahan baku dan produk jadi, memastikan kualitas produk.

b. Perencanaan logistik:Mengatur transportasi bahan baku dan produk jadi.

5. Selanjutnya ada Pelaksanaan dan Pengukuran Kinerja, dimana pelaksanaan kinerja meliputi Pelaksanaan Kinerja: ada Proses Produksi dimana Memastikan kualitas produk es krim Campina tetap tinggi.

Ada Manajemen Sumber Daya Manusia meliputi Pelatihan karyawan untuk memastikan bahwa mereka memahami proses produksi dan praktik terbaik.

Terus ada Pengukuran Kinerja: yang meliputi Kualitas Produk yaitu Melakukan pengujian rutin terhadap sampel produk untuk memastikan kualitas dan kesesuaian standar dan ada Efisiensi Produksi yaitu, mengukur tingkat efisiensi dalam penggunaan bahan baku, energi, dan tenaga kerja.

6. Selanjutnya ada Pengawasan dan Evaluasi Kinerja, dimana pengawasan meliputi: Monitoring Proses Produksi, yaitu melakukan pemantauan langsung terhadap proses produksi untuk memastikan bahwa standar kualitas terpenuhi dan efisiensi dipertahankan.

Ada Evaluasi Kinerja, yang meliputi Evaluasi Kualitas Produk yaitu, melakukan uji rasa dan uji kualitas produk secara berkala.

Nah, setelah menjelaskan sistem pengendalian manajemen pada PT. Campina Ice Cream Industry, dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian yang baik, adalah sistem pengendalian yang terkoordinasi dengan baik. Dimana dampaknya bisa membuat perusahaan menjadi lebih baik lagi dari waktu ke waktu.***

Artikel ini ditulis Miftahul Ilma, Mahasiswa Universitas Pamulang. Nim: 211011200282, Kelas: 06DAKP002

Editor: denkur

Berita Terkait

Sosok Pemimpin KBB ke Depan, Bagaimana Parpol?
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Unilever Indonesia Tbk
PT Mitsuba Indonesia Produsen Komponen Elektrik Ternama di Dunia
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Gudang Garam Tbk
Ketahanan Air : Air Sebagai Sumber Kehidupan
Pengendalian Organisasi Jasa pada Bank BSI
Sistem Pengendalian Internal Manajeman: PT Telkom Group
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Juni 2024 - 10:44 WIB

Sosok Pemimpin KBB ke Depan, Bagaimana Parpol?

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:54 WIB

Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Unilever Indonesia Tbk

Kamis, 20 Juni 2024 - 17:18 WIB

Sistem Pengendalian Manajamen terhadap PT Campina Ice Cream Industry

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:53 WIB

PT Mitsuba Indonesia Produsen Komponen Elektrik Ternama di Dunia

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:42 WIB

Sistem Pengendalian Manajemen pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

Berita Terbaru


Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety  Permanawati mengalungkan ID Card kepada peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir di Bumi Perkemahan Gentong, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Sabtu (13/7/2024).(Foto: diskominfo)

EKSKUL

Emma Dety Ajak Anggota Pramuka Jadi Agen Perubahan

Sabtu, 13 Jul 2024 - 15:30 WIB