Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap Kasus Peredaran Sabu-sabu Kristal Merah

Jumat, 23 Juni 2023 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon mengungkap empat kasus peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu dan pil extacy.


DARA | Petugas juga berhasil mengamankan empat tersangka.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, SIK, MH, mengatakan, seluruh kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu dan pil extacy tersebut berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polresta Cirebon selama kurun waktu bulan Juni 2023.

“Selama kurun waktu tersebut, Satresnarkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap empat kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan pil extacy,” kata Kapolresta, saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jumat (23/6/2023).

Ia mengatakan, kasus-kasus tersebut merupakan kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan pil extacy. Adapun keempat tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial berinisial MHD (44), MA (23), THP (37), dan RS (42)

Selain itu, jumlah barang bukti yang berhasil diamankan, di antaranya, 961,08 gram sabu-sabu yang terdiri dari 844,05 gram kristal putih dan 117,03 gram kristal merah.

Barang bukti pil extacy yang diamankan mencapai 5.184 butir, terdiri dari 3.400 butir jenis Instagram, 1.723 butir jenis Minion, 28 butir jenis Gucci, dan 33 butir jenis Superman.

Seluruh tersangka dan barang bukti juga telah diamankan ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus-kasus tersebut dua di antaranya diungkap di wilayah Kecamatan Kedawung dan satu kasus di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, serta satu kasus lainnya di Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

“Seluruh kasus yang diungkap dan tersangka yang diamankan juga merupakan pengedar narkoba. Bahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa profesi sehari-hari para tersangka pun berbeda-beda, dari mulai pengangguran hingga wiraswasta,” kata Kapolresta.

Diakuinya, Satnarkoba Polresta Cirebon baru kali ini mengungkap kasus peredaran sabu sabu jenis kristal merah, pasalnya jenis kristal merah hanya digunakan kaum elit yang banyak duitnya, karena harga sabu kristal merah harganya dua kali lipat dari jenis sabu kristal putih.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dan pil extacy tersebut dijerat Pasal 112 juncto Pasal 114 juncto Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Kami juga mengimbau masyarakat segera melapor ke layanan Call Center Polresta Cirebon di nomor 110 apabila menemukan hal-hal semacam ini di lingkungan sekitarnya,” tutur Kapolresta.

Editor: denkur

Berita Terkait

Sembilan Pelajar Terduga Penganiayaan Diciduk Polisi, Ini Penyebabnya
Satgas TPPO Selamatkan 2.698 Korban Perdagangan Orang
Usut Dugaan Korupsi Dana BOS Al Zaytun, Bareskrim Polri Periksa 38 Saksi
Kasus Dugaan Korupsi Beras Bansos, KPK Resmi Menahan Mantan Dirut Transjakarta
Kasus Dugaan Korupsi Dana PIP, Kejari Kota Sukabumi Tetapkan Tersangka Baru
Soal Judi Online, Aktris Wulan Guritno Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
Sadis, Seorang Anak Bacok Bapaknya Hingga Tewas, Polisi Turunkan Ahli Kejiwaan
Waspada! Penipuan Surat Tilang via WA Sedang Marak

Berita Terbaru

Foto: RAKYATCIREBON.ID

HEADLINE

Ini yang Bakal Terjadi Jika Prabowo Duet dengan Ganjar

Jumat, 22 Sep 2023 - 18:57 WIB

Ilustrasi (Foto: Tribunnews)

HEADLINE

Satgas TPPO Selamatkan 2.698 Korban Perdagangan Orang

Jumat, 22 Sep 2023 - 18:38 WIB