Santri Daarut Tarmizi Bisa Presentasikan 16 Tenses Bahasa Inggris dalam Waktu di Bawah 5 Menit

Kamis, 28 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi mengikuti kursus bahasa Inggris dengan metode mahir tanpa menulis.(Foto: Ist)

Santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi mengikuti kursus bahasa Inggris dengan metode mahir tanpa menulis.(Foto: Ist)

Materi yang dikuasai santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi di antaranya adalah 16 tenses, development grammar, speaking, conversation dan vocabulary.


DARA| Santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi telah mampu mempresentasikan 16 tenses bahasa Inggris secara lengkap dengan durasi kurang dari lima menit. Itu salah satu hasil pelatihan bahasa Inggris yang diikuti santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi selama satu setengah bulan.

Santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi mengikuti kursus bahasa Inggris dengan metode mahir tanpa menulis. Mereka berlatih bahasa Inggris mulai dari kemampuan dasar.

Dimas Holil selaku instruktur kursus mengaku melatih program percepatan bagi santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi tidak mudah. Karena umumnya butuh waktu hingga bertahun-tahun untuk memiliki mentalitas belajar bahasa Inggris yang tinggi. Namun, santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi mampu menguasai seluruh materi dengan baik dalam kurun waktu singkat.

“Secara umum seluruh santri sudah mencapai keterampilan yang ditargetkan,” kata Dimas Holil dalam rilisnya yang diterima redaksi dara.co.id, Kamis (28/12/2023)

Materi yang dikuasai santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi di antaranya adalah 16 tenses, development grammar, speaking, conversation dan vocabulary.

Sementara keterampilan yang dikuasai santri seperti mendemonstrasikan 16 tenses, mampu berbicara di depan umum hingga mengajarkan kembali materi bahasa Inggris yang sudah dipelajari kepada orang lain.

Dari seluruh santri Pondok Pesantren Daarut Tarmizi, Jocky Maulana meraih poin tertinggi dengan 1.000 poin. Sementara ada empat santri lain yang juga mendapat grade A, mereka adalah Aaisy Genius Shabah Mubarak, Muhammad Ilham Ramadhan, Muhammad Kaysan Nafwan Ali dan Malik Nabil Al-Ghany.

“Seluruh tim A sudah siap untuk melakukan uji publik dengan penguasaan materi dan dapat dikembangkan dalam pelatihan lisensi,” ungkap Dimas.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Nasihin selaku pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tarmizi mengaku bangga kepada santrinya. Mengingat, mereka sebelumnya telah menguasai tamyiz dan mampu menerjemahkan 30 juz Al-Qur’an.

“Dengan tambahan ilmu baru ini, semoga santri menjadi semakin termotivasi untuk mengasah terus ilmunya, jadi selain baik secara agama, mereka juga mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk menjadi bekal di masa depan,” tutur Ustadz Muhammad Nasihin.

Editor: Maji

Berita Terkait

Inilah 10 Cara Berhenti Merokok
Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan
Nasi Tumpeng Ternyata Sudah Ada Sebelum Islam Masuk Jawa
Ini Dia Caranya agar Video Tiktok Anda Banjir Like dan Followers
Ajak Jurnalis Seluruh Indonesia, FIFGROUP Kembali Gelar National Media Competition 2024
Tujuh Rekomendasi Bed Cover Terbaik untuk Tidur Nyenyak dan Nyaman
Mengenal Bayan Group, Produsen Batu Bara Ramah Lingkungan
Sistem Pengendalian Manajemen dalam Perusahaan PT Pertamina
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:19 WIB

Inilah 10 Cara Berhenti Merokok

Minggu, 7 Juli 2024 - 13:18 WIB

Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 10:09 WIB

Nasi Tumpeng Ternyata Sudah Ada Sebelum Islam Masuk Jawa

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:41 WIB

Ini Dia Caranya agar Video Tiktok Anda Banjir Like dan Followers

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:39 WIB

Ajak Jurnalis Seluruh Indonesia, FIFGROUP Kembali Gelar National Media Competition 2024

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB