Ridwan Kamil dan Tokoh Sunda Sepakat Pemekaran Wilayah Jadi Agenda Bersama

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri pertemuan silaturahmi dengan tokoh Sunda di Aula Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Kota Bandun (Foto: Istimewa)

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menghadiri pertemuan silaturahmi dengan tokoh Sunda di Aula Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Kota Bandun (Foto: Istimewa)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan tokoh Sunda menyepakati pemekaran kabupaten/kota di Jabar menjadi agenda bersama untuk mendapatkan keadilan fiskal berupa dana bagi hasil dari pemerintah pusat.


DARA – Kesepakatan tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi dengan tokoh Sunda di Aula Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Kota Bandung, Sabtu (5/2/2022).

“Yang ingin lebih kami perjuangkan adalah pemekaran kota/kabupaten di Jabar yang jumlahnya terlalu sedikit, sehingga terjadi ketidakadilan fiskal dalam dana bagi hasil dari pusat ke daerah,” kata Ridwan Kamil.

Perjuangan tersebut juga mengemuka menyikapi sebagian elemen yang mengatasnamakan Sunda, yang mengeluarkan Makloemat Sunda 2022 diprakarsai oleh Gerakan Pilihan Sunda dan Lembaga Adat Kratwan Galuh Pakuan.

Elemen ini mengusulkan untuk menggabungkan Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten menjadi Provinsi Sunda. Namun para sesepuh Sunda sepakat menolak berdirinya Provinsi Sunda.

“Terkait deklarasi itu, para Inohong, juga ketua organisasi masyarakat tidak menyetujui penggabungan tiga Provinsi menjadi Provinsi Sunda,” ujar pria yang kerap disapa Kang Emil.

Selain itu, para tokoh Sunda juga menentang kelompok yang mengatasnamakan Islam dengan tujuan memecah belah bangsa. Ini menjawab isu deklarasi Negara Islam Indonesia (NII) yang terjadi di Kabupaten Garut.

“Kami sangat menentang kelompok yang mengatasnamakan Islam dengan tujuan memecah belah, seperti ada deklarasi NII di Garut. Oleh karenanya kami mendukung upaya dari BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) dan Polri untuk menangkap oknum-oknum yang merusak nama baik Islam dan kesundaan di tanah Jawa Barat,” ujarnya.

Kang Emil menyampaikan pula, para tokoh Sunda sepakat untuk membuat satu forum komunikasi, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kesundaan cukup keluar dari satu pintu.

“Seperti kejadian baru-baru ini dari salah seorang anggota DPR terkait dengan kesundaan, gairah dari tokoh-tokoh Sunda saat inii sedang semangat sekali untuk bersatu, menyamakan irama dan suara, sehingga insya Allah, nanti akan lahir organisasi forum komunikasi supaya isu-isu kesundaan cukup keluar dari satu pintu,” kata Kang Emil.

Langkah-langkah tersebut sebagai upaya untuk menjaga kondusivitas di Jabar karena empat pilar, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika harus dijunjung tinggi.

“Jadi sikap saya sebagai Gubernur, Provinsi Jawa Barat harus terus dijaga kondusivitasnya dari dinamika dan narasi-narasi disintegrasi terhadap kesepakatan yang sudah kita sepakati bersama dari Tatar Sunda untuk menjunjung tinggi empat pilar, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Kang Emil.

Editor: denkur

Berita Terkait

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Bandung Barat 2024
Bey Gelar Nobar Leg Kedua Madura United vs Persib di Gedung Sate
Kemenag Rilis Aplikasi Kawal Haji, Ini Manfaatnya
Sekda Bandung Barat Berharap Tambahan Kuota Lapangan Pekerjaan Buat Kaum Difabel
Pasca Tumbangkan Bali United 3-0, Bey Yakin Persib Jadi Juara
88.987 Jemaah Berangkat ke Madinah pada Gelombang I, Ini Profilnya
Darurat Judi Online, Menteri Budi Arie Gerak Cepat lakukan Pemberantasan
Beri Peringatan Keras Platform Digital, Menkominfo: Denda Rp500 Juta!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:56 WIB

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Bandung Barat 2024

Senin, 27 Mei 2024 - 17:44 WIB

Bey Gelar Nobar Leg Kedua Madura United vs Persib di Gedung Sate

Senin, 27 Mei 2024 - 16:07 WIB

Sekda Bandung Barat Berharap Tambahan Kuota Lapangan Pekerjaan Buat Kaum Difabel

Senin, 27 Mei 2024 - 11:33 WIB

Pasca Tumbangkan Bali United 3-0, Bey Yakin Persib Jadi Juara

Senin, 27 Mei 2024 - 11:03 WIB

88.987 Jemaah Berangkat ke Madinah pada Gelombang I, Ini Profilnya

Senin, 27 Mei 2024 - 10:59 WIB

Darurat Judi Online, Menteri Budi Arie Gerak Cepat lakukan Pemberantasan

Senin, 27 Mei 2024 - 10:53 WIB

Beri Peringatan Keras Platform Digital, Menkominfo: Denda Rp500 Juta!

Senin, 27 Mei 2024 - 08:08 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 27 Mei 2024

Berita Terbaru

Para pencari kerja yang berdesakan di Job Fair KBB (Foto: Istimewa)

BANDUNG UPDATE

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Bandung Barat 2024

Senin, 27 Mei 2024 - 17:56 WIB

FOTO LEPAS

JobFair Kabupaten Bandung Barat 2024

Senin, 27 Mei 2024 - 17:52 WIB

Foto: Istimewa

BANDUNG UPDATE

Bey Gelar Nobar Leg Kedua Madura United vs Persib di Gedung Sate

Senin, 27 Mei 2024 - 17:44 WIB

Foto: Istimewa

JABAR

Soal RPJPD, DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna

Senin, 27 Mei 2024 - 17:02 WIB