Puluhan Kiyai Tasik Sepakati Enam Tuntutan, Diantaranya akan Laporkan Panji Gumilang ke Polda Jabar

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video Youtube

Tangkapan layar video Youtube

Tanggapi kontroversi ucapan pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang, puluhan kiyai dari berbagai pondok pesantren di Tasikmalaya berkumpul dan mengambil sikap.


DARA | Puluhan kiyai dari berbagai pondok pesantren di Tasikmalaya itu berkumpul di Pondok Pesantren Al Muzzani Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu kemarin 21 Juni 2023.

Hasil dari diskusinya, maka keluarlah sejumlah kesepakatan terkait ucapan Panji Gumilang yang penuh kontroversi itu. Salah satunya, sepakat bahwa yang dilakukan Panji Gumilang di Al Zaytun adalah ajaran sesat.

Berikut enam poin kesepakatan yang dihasilkan oleh para kiayi, ulama, tokoh masyarakat dan Ormas Islam di Tasikmalaya:

1. Kami mengutuk keras ajaran sesat yang disebarkan Panji Gumilang Pimpinan Al Zaytun

2. Mendesak MUI Pusat segera mengeluarkan fatwa sesat ajaran yang dikembangkan oleh Panji Gumilang Pimpinan Al Zaytun

3. Mendesak Kementerian Agama untuk segera mencabut izin operasional Mahad Al Zaytun

4. Mendesak Polri untuk segera menangkap Panji Gumilang

5. Menghimbau orang tua santri Al Zaytun untuk segera menarik anak-anaknya dari Al Zaytun

6. Kami Forum Ulama Tokoh Masyarakat Muslim dan Ormas Islam Tasikmalaya, akan melaporkan Panji Gumilang ke Polda Jabar dengan tuduhan penistaan agama.

Menurut KH Miftah Fauzi, hasil keputusan yang sepakat menyebutkan Panji Gumilang sesat, berdasarkan dari video-video yang ramai beredar.

“Para ulama bersepakat akan melaporkan karena sudah memenuhi delik unsur,” ujar KH Miftah Fauzi, seraya menambahkan, omongan-omongan dari Panji Gumilang itu, sudah bisa dijadikan bahan keputusan.

“Ada 15 delik unsur yang dikumpulkan para ulama dari speak up omongan-omongan Syekh Panji Gumilang itu sendiri,” ujar KH Miftah Fauzi, seperti dikutip dari radarcirebon, Kamis (22/6/2023).

Editor: denkur

Berita Terkait

Golkar, Gerindra dan PSI Gabung untuk Pilwalkot Bandung, Arfi: Sudah Ada Chemistry
BPKP Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun
Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif
Agama dan Kebangsaan: Kompatibilitas Islam dan Nilai-Nilai Kebangsaan
Tolak UU Penyiaran, Puluhan Wartawan di Sukabumi Gelar Demo, Ini Empat Tuntutannya
Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said
Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar
Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:18 WIB

Golkar, Gerindra dan PSI Gabung untuk Pilwalkot Bandung, Arfi: Sudah Ada Chemistry

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:49 WIB

BPKP Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:45 WIB

Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:02 WIB

Agama dan Kebangsaan: Kompatibilitas Islam dan Nilai-Nilai Kebangsaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Tolak UU Penyiaran, Puluhan Wartawan di Sukabumi Gelar Demo, Ini Empat Tuntutannya

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:28 WIB

Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:20 WIB

Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:39 WIB

Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran

Berita Terbaru