Program Pembinaan UMKM Pertamina Berikan Bantuan Alat Produksi Dapur Sehat bagi Penderes

mm

Jumat, 5 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses presentasi bisnis UMKM binaan Pertamina dalam ajang Pertapreneur Aggregator 2023 (Foto: Istimewa)

Proses presentasi bisnis UMKM binaan Pertamina dalam ajang Pertapreneur Aggregator 2023 (Foto: Istimewa)

Program Pertapreneur Aggregator Pertamina bentuk pembinaan untuk mendorong UMKM.

DARA | Akhir Desember 2023, PT Pertamina (Persero) memberikan hibah alat produksi senilai Rp100 juta untuk pemenang kompetisi pembinaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Pertamina, yakni Pertapreneur Aggregator 2023.

CV Bunga Palm, sebagai Juara 1 kompetisi Pertapreneur ini, akan menggunakan alat produksinya tersebut untuk program dapur sehat bagi ratusan penderes gula semut untuk mendorong peningkatan kualitas gula semut sehingga layak ekspor.

Pertapreneur Aggregator adalah program pembinaan Pertamina bagi UMKM untuk menjadi UMKM Kolaborator, atau UMKM binaan yang dapat membina UMKM lainnya dengan membangun jejaring kolaborasi antar UMKM di sekitarnya.

Program berantai ini diharapkan dapat saling memajukan UMKM, sehingga pengusaha mampu mandiri dan berdaya saing, hingga pada akhirnya memajukan perekonomian masyarakat dan daerah.

“Program Pertapreneur Aggregator Pertamina yang memasuki tahun kedua ini merupakan bentuk pembinaan untuk mendorong UMKM menjalin kolaborasi dalam berbagi ilmu, berkembang serta memperluas jaringan dan pasar, yang pada akhirnya mewujudkan pemberdayaan ekonomi berkelanjutan,” tutur Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso.

Fadjar menjelaskan, untuk mengikuti program Pertapreneur Aggregator, UMKM binaan Pertamina harus bisa mandiri dan mampu memberdayakan komunitas sekitarnya. Hal ini tercermin dari syarat mengikuti Pertapreneur Agrregator, yakni UMKM binaan Pertamina memiliki omset minimal Rp 50 juta per bulan dan telah memberdayakan minimal 3 UMKM.

Pada program tahun ini, Pertamina menerima 243 usulan proposal dari UMKM binaan. Selanjutnya, Pertamina bersama MarkPlus Insitute mengurasi 100 proposal unggulan, yang kemudian mendapatkan pendampingan bisnis dari fasilitator ahli untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan mempersiapkan pitching proposal bisnis.

Program ini berjalan sejak Juli hingga November 2023, di mana kemudian 10 proposal terbaik dipaparkan untuk mencari program bisnis terbaik.

Pada akhir periode, Fadjar menambahkan, Pertamina menetapkan CV Bunga Palm sebagai Juara 1 Pertapreneur Aggregator karena programnya dinilai dapat mendorong kemajuan ekonomi bagi usaha mikro para Penderes Gula dan meningkatkan kenaikan harga produksi gula seiring dengan peningkatan kualitasnya hingga laik ekspor.

Penderes adalah para pemanjat pohon kelapa, pencari air nira kelapa yang kemudian digunakan sebagai bahan baku gula semut atau gula merah (gula jawa) versi bubuk.

Sementara itu, CV Bunga Palm bergerak sebagai produsen gula kelapa organik, di mana sebagian produknya telah menjadi produk ekspor.

“Melalui peran CV Bunga Palm untuk membina Penderes Gula, dapat mendorong multiplier effect pada industri gula semut. Ini sebagai salah satu contoh dari manfaat Pertapreneur Aggregator, yakni melahirkan UMKM Aggregator lainnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Fadjar.

Gunarto (60 tahun), Pemilik CV Bunga Palm mengungkapkan dana hibah untuk produksi dapur sehat Penderes gula di kawasan Purbalingga ini bertujuan mendukung produksi gula semut.

Dapur sehat ini akan memperhatikan aspek pencahayaan, ventilasi, tata letak perangkat dapur, tungku sehat, serta peralatan pendukungnya, sehingga hasil produksi gula semut diharapkan semakin meningkat baik dari kuantitas dan kualitasnya.

Saat ini Bunga Palm aktif membina 250 Penderes yang tersebar di 3 desa di Purbalingga, dan tergabung dalam kelompok pengrajin gula kelapa “Keping Emas”.

Menurut Gunarto, pihaknya membangun kemitraan dan memberikan edukasi berkelanjutan, termasuk melakukan kontrol mutu produk dan produk organik, termasuk mentoring dan evaluasi mutu produk bagi Petani.

“Program rutin ini, kami ajukan dalam proposal Pertapreneur Aggregator dengan mimpi untuk mewujudkan dapur sehat bagi 250 Penderes di 3 desa, agar produk gula semut mereka layak ekspor,” kata Gunarto.

Sejak menjadi mitra Binaan Pertamina, Gunarto merupakan salah satu UMKM yang mendapatkan kesempatan mengikuti pameran Trade Expo Indonesia, Di mana dari pameran tersebut, telah meningkatkan eksposure produknya, dan masuk ke pasar ekspor Amerika, dan beberapa negara lainnya seperti Belanda, Jerman, Australia, dll.

Selain Gunarto dari CV Bunga Palm sebagai Juara 1 Pertapreneur Aggregator, pemenang kompetisi bisnis lainnya juga memperoleh dana hibah senilai total Rp230 juta untuk kebutuhan pengembangan bisnis, sesuai dengan fokus bisnisnya masing-masing. Selain itu pemenang juga mendapatkan pendampingan bisnis selama 10 bulan ke depan.

Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) Pertamina sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pertamina, sebagai pemimpin di transisi energi terus berkomitmen pada Net Zero Emission 2060 dan menerapkan ESG di seluruh operasinya

Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Editor: denkur | Sumber: Rilis

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, 12,7 Juta USD Sumbangsih BINAR untuk PDB Indonesia
Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan dari Sembilan Dubes Negara Sahabat
Pertamina Dampingi Ribuan UMKM Binaan Raih Sertifikasi Halal
Bulog Jabar Jamin Stok Beras Cukup hingga Ramadan dan Idulfitri
Sambut Pesta Demokrasi, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Siagakan Satgas Distribusi BBM & LPG
Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen, Tertinggi Kedua di Pulau Jawa
Dukung UMKM, Sepanjang 2023 Pertamina Salurkan Rp141 Miliar untuk 5.116 Mitra Binaan
Di Tengah Tantangan Global, Pertumbuhan Ekonomi 2023 Indonesia Capai 5,05 Persen

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 12:20 WIB

Menuju Indonesia Emas, 12,7 Juta USD Sumbangsih BINAR untuk PDB Indonesia

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:40 WIB

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan dari Sembilan Dubes Negara Sahabat

Minggu, 18 Februari 2024 - 12:52 WIB

Pertamina Dampingi Ribuan UMKM Binaan Raih Sertifikasi Halal

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:50 WIB

Bulog Jabar Jamin Stok Beras Cukup hingga Ramadan dan Idulfitri

Sabtu, 10 Februari 2024 - 19:50 WIB

Sambut Pesta Demokrasi, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Siagakan Satgas Distribusi BBM & LPG

Kamis, 8 Februari 2024 - 11:37 WIB

Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen, Tertinggi Kedua di Pulau Jawa

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:15 WIB

Dukung UMKM, Sepanjang 2023 Pertamina Salurkan Rp141 Miliar untuk 5.116 Mitra Binaan

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:31 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Pertumbuhan Ekonomi 2023 Indonesia Capai 5,05 Persen

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 06:15 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 05:59 WIB

Foto: Istimewa

JABAR

Adu Banteng di Talegong, Diduga Akibat Rem Blong

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:47 WIB