PPDB SMAN dan SMKN di Jabar Tak Sesuai Domisili, TIm Disdik Gercep Cek Lapangan

Rabu, 19 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DARA | Laporan masyarakat ke kanal pengaduan PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan sekolah tentang dugaan domisili tidak sesuai alamat dalam Kartu Keluarga (KK), memprihatinkan. Karena itu Tim PPDB SMAN 3 dan 5 Bandung langsung melakukan verifikasi lapangan pada 22 Juni 2024 untuk membuktikan kebenaran domisili calon peserta didik (CPD)/orang tua sebagaimana yang dilaporkan.

Berdasarkan laporan Tim Verifikasi Lapangan SMAN 3 dan 5 Bandung, ditemukan sebanyak 25 CPD/orang tua tidak berdomisili di alamat sesuai KK. Begitu pun di SMAN 5 Bandung, sebanyak 6 CPD/orang tua tidak berdomisili di alamat yang sebenarnya.

Sehingga, hal tersebut telah melanggar Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru pada Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa.

Berdasarkan Peraturan Gubernur tersebut yang dipertegas dengan Surat Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditanda tangan orang tua CPD serta surat Ombudsman Nomor T/237/LM.21-12/VI/2024 tanggal 13 Juni 2024 perihal Temuan dan Saran Penyelenggaraan PPDB Jawa Barat Tahap 1 maka Rapat Dewan Guru memutuskan status “diterima” CPD dimaksud didiskualifikasi menjadi “tidak diterima”.

Rapat Pleno pun telah dilakukan oleh Dewan Guru dan Kepala SMAN 3 dan 5 pada 23 Juni 2024. Sehingga, diputuskan untuk 25 CPD SMAN 3 Bandung dan 6 CPD SMAN 5 Bandung yang semula status “layak/lolos” menjadi “tidak layak/tidak lolos”  akan dikeluarkan dari Data PPDB Jalur Zonasi.

Pemberitahuan perubahan status menjadi “tidak diterima” akan dimuat dalam akun setiap CPD tersebut pada Senin tanggal 24 Juni 2024. 

Adapun kuota dampak perubahan status CPD dilimpahkan ke Jalur Prestasi Rapor PPDB Tahap 2.

Berita Terkait

Proyek e katalog di Disdik Jabar Ajang Bancakan Ordal
Plh Kadisdik Jabar Ade, Apresiasi Kinerja PPDB Tahap 2 di SMAN Palimanan dan Cirebon
PPDB 2024 di Kabupaten Indramayu Delapan SMAN Harus Jemput Bola Mendapatkan CPD
PPDB JABAR 2024, Tes Kemampuan Prestasi Calon Peserta Didik Tahap II Digelar
Disdik Jabar Anulir 200 lebih, CPD PPDB 2024
PPDB Jabar 2024, Pj Gubernur Jabar Ancam Anulir Kelulusan Jika Terbukti Curang
PPDB 2024 Jabar,Plh Kadisdik Jabar : Masih Terjadi Titip Menitip
Plh Kadisdik Jabar : Banyak Faktor Penyebab Lambanya Daftar Daring PPDB
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 20:40 WIB

Proyek e katalog di Disdik Jabar Ajang Bancakan Ordal

Jumat, 5 Juli 2024 - 09:41 WIB

Plh Kadisdik Jabar Ade, Apresiasi Kinerja PPDB Tahap 2 di SMAN Palimanan dan Cirebon

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:49 WIB

PPDB 2024 di Kabupaten Indramayu Delapan SMAN Harus Jemput Bola Mendapatkan CPD

Selasa, 2 Juli 2024 - 14:09 WIB

PPDB JABAR 2024, Tes Kemampuan Prestasi Calon Peserta Didik Tahap II Digelar

Selasa, 2 Juli 2024 - 09:55 WIB

Disdik Jabar Anulir 200 lebih, CPD PPDB 2024

Berita Terbaru


Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety  Permanawati mengalungkan ID Card kepada peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar Kwartir di Bumi Perkemahan Gentong, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Sabtu (13/7/2024).(Foto: diskominfo)

EKSKUL

Emma Dety Ajak Anggota Pramuka Jadi Agen Perubahan

Sabtu, 13 Jul 2024 - 15:30 WIB