Perusahaan Asal Jepang Garap TPPAS Regional Legoknangka, Begini Isi Perjanjiannya

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Jabar Bey Machmudin menandatangani Perjanjian Kerja Sama Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legoknangka di Gedung Sate, Jumat (28/6/2024).(Foto: adpim jabar)

Gubernur Jabar Bey Machmudin menandatangani Perjanjian Kerja Sama Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legoknangka di Gedung Sate, Jumat (28/6/2024).(Foto: adpim jabar)

Dengan kehadiran TPPAS Regional Legoknangka diharapkan dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan dari sampah di Cekungan Bandung.

DARA| Pemdaprov Jabar menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Jabar Enviromental Solutions (JES) dalam pengelolaan TPPAS Regional Legoknangka di Gedung Sate,Bandung, Jumat (28/6/2024).

Dalam Memorandum of Understanding (MoU) tersebut, PT JES berkewajiban mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas minimal 80:20. Perjanjian juga mengatur periode konsesi selama 20 tahun per Tanggal Operasi Komersial (COD) yang diharapkan bisa dimulai Februari 2029 mendatang.

Termasuk ke dalam kerja sama yang ditandatangani, pemenuhan dokumen transaksi pada Desember 2024 serta uji komisioning yang dijadwalkan pada Agustus 2028. Perjanjian dengan PT JES akan dilengkapi dengan komitmen bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Penandantangan perjanjian dengan PT JES disaksikan Menko Marvest, dan Kemenko Perekonomian, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Keuangan, dan Menteri Lingkungan Hidup pemerintah Jepang.

Menurut Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pemdaprov selaku Penanggung Jawab Projek Kerja Sama (PJPK) berkomitmen mengelola sampah regional di Cekungan Bandung dengan mempercepat operasional TPPAS Regional Legoknangka.

Penandatanganan perjanjian dengan PT JES menandai tonggak penting komitmen tersebut.

“Proyek TPPAS Regional Legoknangka adalah bukti komitmen kami untuk Jawa Barat yang lebih hijau dan bersih. Kolaborasi ini akan membuka jalan bagi pengelolaan sampah yang canggih dan pembangunan berkelanjutan di Bandung Raya,” ujar Bey Machmudin usai acara penandatanganan.

TPPAS Regional Legoknangka akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. TPPAS Legoknangka akan menampung sampah di Bandung Raya yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, plus Kabupaten Sumedang.

TPPAS Regional Legoknangka dirancang untuk mengolah sampah memanfaatkan teknologi canggih untuk kemudian dikonversi menjadi energi listrik. TPPAS Regional Legoknangka akan fokus pada rasio penerimaan sampah, target pelestarian lingkungan, dan siklus pengolahan sampah yang efisien.

Dengan kehadiran TPPAS Regional Legoknangka diharapkan dapat secara signifikan mengurangi dampak lingkungan dari sampah di Cekungan Bandung sekaligus menyediakan energi lstrik yang andal.

Namun demikian, upaya pengurangan di tingkat rumah tangga tetap perlu dilakukan oleh masyarakat dengan dukungan dari pemda kabupaten dan kota. Jumlah penduduk metropolitan Bandung Raya terus meningkat dan berbanding lurus dengan penambahan volume sampah.

Jika tidak dilakukan pemilahan sejak dari rumah, maka beban tempat pembuangan sementara dan TPPAS Regional Legoknangka akan semakin berat.

“Saya berharap komitmen dari bupati dan wali kota yang terkait dengan TPPAS Regional Legoknangka, sampah ini tetap terjaga (pengelolaan mandirinya),” kata Bey.

Pemerintah Jepang Siap Membantu

Menteri Lingkungan Hidup Jepang, Ono Hiroshi (Foto: adpim jabar)

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Jepang Ono Hiroshi mengemukakan bahwa pemerintah Jepang akan membantu dengan maksimal dalam proses pembangunan TPPAS Legoknangka.

“Saya mengucapkan selamat atas kerja sama yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT JES. Pemerintah Jepang siap mendukung dan tidak akan menyia-nyiakan kerja sama pemrosesan limbah sampah di TPPAS Regional Legoknangka,” sebut Hiroshi.

“Pemerintah Jepang siap memberikan layanan terbaik dalam kerja sama yang telah dilakukan,” pungkasnya.

Menteri Lingkungan Hidup Jepang hadir dalam penandatanganan kaitan dengan TPPAS Regional Legoknangka sudah memiliki investor asal Jepang. Konsorsium Sumitomo Hitachi Zosen dari Japan International Cooperation Agency (JICA) jadi pemenang lelang pengelolaan TPPAS Legoknangka.

 

Editor: Maji

Berita Terkait

Kronologis Raibnya Uang Ratusan Juta Milik Supervisor SPBU Cibolang
Pilpres AS, Joe Biden Mundur, Dukungan Beralih Buat Kamala Harris, Donald Trump Berkoar Begini
Bojan Siapkan Pemain Anyarnya Saat Persib Menghadapi Borneo FC
Big Metch Piala Presiden 2024 Nanti Malam, Cek Disini, Head to head Persib Vs Borneo FC
Acil Bimbo Terbaring Sakit di RS Advent Bandung, Ini Penjelasan Sang Istri
PWI Sumsel Tolak Keputusan DK Pusat
Kunjungi Industri Penyamakan Kulit di Garut, Ini yang Dikatakan Bakal Calon Gubernur Jabar Ilham Habibie
Maria Pudesa Meriahkan Acara Grand Opening Jus Masaki Signature
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 19:22 WIB

Kronologis Raibnya Uang Ratusan Juta Milik Supervisor SPBU Cibolang

Senin, 22 Juli 2024 - 14:14 WIB

Pilpres AS, Joe Biden Mundur, Dukungan Beralih Buat Kamala Harris, Donald Trump Berkoar Begini

Senin, 22 Juli 2024 - 12:43 WIB

Bojan Siapkan Pemain Anyarnya Saat Persib Menghadapi Borneo FC

Senin, 22 Juli 2024 - 12:07 WIB

Big Metch Piala Presiden 2024 Nanti Malam, Cek Disini, Head to head Persib Vs Borneo FC

Senin, 22 Juli 2024 - 11:20 WIB

Acil Bimbo Terbaring Sakit di RS Advent Bandung, Ini Penjelasan Sang Istri

Berita Terbaru

CATATAN

PASCA JOE BIDEN Dari Zampoli Hingga Johnson

Senin, 22 Jul 2024 - 19:05 WIB

DISDIK

Proyek e- Katalog Disdik Jabar Jadi Sorotan

Senin, 22 Jul 2024 - 18:36 WIB