Perpres 96 Memudahkan Masyarakat Membuat e-KTP

Kamis, 8 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

Dara| Jakarta – Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Dengan Perpres ini, masyarakat kini lebih dimudahkan dalam membuat kartu identitas nasional.

Dari laman setkab.go.id, Rabu (7/11/2018), perpres itu diundangkan sejak 18 Oktober 2018. Menggantikan aturan sebelumnya, Perpres Nomor 25 Tahun 2008.

Menurut perpres ini, pelayanan pendaftaran penduduk terdiri atas pencatatan biodata penduduk, penerbitan KK (Kartu Keluarga), penerbitan KTP-el (Kartu Tanda Penduduk Elektronik), penerbitan surat keterangan kependudukan, dan pendaftaran penduduk rentan administrasi kependudukan. Demikian informasi dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab) yang diunggah sejak 31 Oktober 2018.

Ditulis dalam Pasal 14 Perpres 96/2018, penerbitan e-KTP bagi warga negara Indonesia (WNI) atau warga asing terbagi menjadi:

– penerbitan e-KTP baru

– penerbitan e-KTP karena pindah datang

– penerbitan e-KTP karena perubahan data

– penerbitan e-KTP karena perpanjangan bagi penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap

– penerbitan e-KTP karena hilang atau rusak

– penerbitan e-KTP di luar domisili

“Perekaman dan penerbitan KTP-el baru oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota di luar domisili dapat dilakukan dengan memenuhi persyaratan tidak melakukan perubahan data penduduk dan KK,” bunyi Pasal 22.

Berikut syarat dan kondisi penerbitan e-KTP seperti tertulis dalam Perpres tersebut:

  1. Penerbitan e-KTP baru

– Untuk WNI, syaratnya:

  1. Telah berusia 17 tahun, sudah kawin, atau pernah kawin
  2. KK

– Untuk penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap, syaratnya:

  1. Telah berusia 17 tahun, sudah kawin, atau pernah kawin
  2. KK
  3. Dokumen Perjalanan
  4. Kartu izin tinggal tetap
  5. Penerbitan e-KTP karena pindah datang

– Untuk WNI, syaratnya:

  1. Surat keterangan pindah dari Disdukcapil Kabupaten/Kota atau UPT Disdukcapil Kabupaten/Kota daerah asal
  2. KK

– Untuk WNI yang datang dari luar wilayah NKRI, syaratnya:

  1. Surat keterangan pindah dari Perwakilan RI
  2. KK
  3. Penerbitan e-KTP karena pindah datang bagi penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap harus memenuhi persyaratan surat keterangan pindah.
  4. Penerbitan e-KTP karena perubahan data bagi WNI atau penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap, syaratnya:
  5. KK
  6. e-KTP lama
  7. Kartu izin tinggal tetap
  8. Surat keterangan atau bukti perubahan Peristiwa Kependudukan dan Perubahan Penting
  9. Penerbitan e-KTP karena perpanjangan bagi penduduk prang asing yang memiliki izin tinggal tetap, syaratnya:
  10. KK
  11. e-KTP lama
  12. Dokumen Perjalanan
  13. Kartu izin tinggal tetap.
  14. Penerbitan e-KTP karena hilang atau rusak bagi WNI atau penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap, syaratnya:
  15. Surat keterangan hilang dari kepolisian
  16. e-KTP yang rusak
  17. KK
  18. Dokumen Perjalanan Republik Indonesia atau Dokumen Perjalanan
  19. Kartu izin tinggal tetap.

Baca juga: Kemendagri Minta Pemprov DKI Kebut Layanan Kependudukan

Sebagai pembanding, detikcom mengecek Perpres Nomor 25 Tahun 2008. Dalam Pasal 15 Perpres itu disebutkan sebagai berikut:

Penerbitan KTP baru bagi penduduk Warga Negara Indonesia, dilakukan setelah memenuhi syarat berupa: a. Telah berusia 17 (tujuh belas) tahun atau sudah kawin atau pernah kawin;

  1. Surat Pengantar RT/RW dan Kepala desa/lurah;
  2. Fotokopi:
  3. KK;
  4. Kutipan Akta Nikah/Akta Kawin bagi penduduk yang belum berusia 17 tahun;
  5. Kutipan Akta Kelahiran; dan
  6. Surat Keterangan Datang dari Luar Negeri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana bagi Warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah.***

Editor: Denkur

Berita Terkait

Lewat Si Duli, Pemerintah Libatkan Masyarakat Sapu Bersih Pungli
Ocean Conservation Project: UNIQLO Gelar Aksi Bersih Pantai di Wakatobi
Presiden Jokowi: Upacara HUT ke-79 RI Digelar di IKN dan Istana Jakarta
Desiminasi Media yang berkualitas, Demi Pilkada Serentak 2024 yang Aman dan Damai
BPIP Sedang Menyiapkan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan di IKN
Investasi di IKN Adalah Membeli Masa Depan
Perilaku Sehat Seumur Hidup, jangan Tunggu Ada Pandemi Lagi
TNI Siap Ditempatkan di Jalur Gaza, Palestina
Berita ini 144 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:26 WIB

Lewat Si Duli, Pemerintah Libatkan Masyarakat Sapu Bersih Pungli

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:29 WIB

Ocean Conservation Project: UNIQLO Gelar Aksi Bersih Pantai di Wakatobi

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:25 WIB

Presiden Jokowi: Upacara HUT ke-79 RI Digelar di IKN dan Istana Jakarta

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:01 WIB

Desiminasi Media yang berkualitas, Demi Pilkada Serentak 2024 yang Aman dan Damai

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:33 WIB

BPIP Sedang Menyiapkan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan di IKN

Senin, 10 Juni 2024 - 21:48 WIB

Investasi di IKN Adalah Membeli Masa Depan

Sabtu, 8 Juni 2024 - 14:39 WIB

Perilaku Sehat Seumur Hidup, jangan Tunggu Ada Pandemi Lagi

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:56 WIB

TNI Siap Ditempatkan di Jalur Gaza, Palestina

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

HEADLINE

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:23 WIB

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:31 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:27 WIB