Pemkot Bandung Izinkan Barang Milik Daerah Dipakai Kampanye, Tapi Penuhi Dulu Syarat Ini

Minggu, 21 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Maskot Pemilu 2024 (Foto: Diskominfo Kota Bandung)

Maskot Pemilu 2024 (Foto: Diskominfo Kota Bandung)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengizinkan barang milik daerah digunakan untuk kampanye, selama untuk menjalankan pelayanan umum.


DARA| Barang tersebut dapat digunakan untuk pelaksanaan kampanye pemilu dengan terlebih dahulu mendapat izin dari Perangkat Daerah pengguna barang. Hal itu sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 20 tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

Dikutip dari bandung.go.id, dalam perizinannya, paling sedikit harus memuat informasi mengenai hari, tanggal, jam, tempat kegiatan, dan metode kampanye pemilu, yaitu pertemuan terbatas atau pertemuan tatap muka. Serta tema materi kampanye pemilu dan peserta pemilu.

Izin tersebut disampaikan mitra pelaksana sosialisasi/kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kepolisian.

Ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan, antara lain:

a. Bukan merupakan tempat ibadah.

b. Tidak mengganggu fungsi atau peruntukkan Barang Milik Daerah.
c. Tidak melibatkan anak.

d. Dilaksanakan pada hari Sabtu dan/atau Minggu.

e. Pada tahap sosialisasi, dalam menggunakan Barang Milik Daerah, mitra pelaksana sosialisasi, peserta dan tim sosialisasi dilarang menampilkan citra diri, yang meliputi antara lain gambar, suara, atau grafis yang menggambarkan nomor urut dan/atau peserta pemilu serta ajakan memilih.

f. Pada tahap kampanye, dalam menggunakan Barang Milik Daerah, mitra pelaksana kampanye, peserta dan tim kampanye dilarang memakai atribut kampanye. Atribut kampanye adalah alat dan/atau perlengkapan yang memuat citra diri, visi, misi dan program.

Pada masa tenang, mitra pelaksana kampanye, peserta dan tim kampanye dilarang menggunakan Barang Milik Daerah.

Syarat dan ketentuan tersebut tidak diberlakukan untuk Barang Milik Daerah Kota Bandung yang telah menjadi objek retribusi daerah, Barang Milik Daerah yang sudah dioperasikan dan/atau dikerjasamakan dengan pihak lain, dan kekayaan daerah yang dipisahkan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah Kota Bandung.

Barang Milik Daerah yang merupakan objek retribusi daerah dan dapat digunakan untuk kampanye di antaranya Lapangan Tegallega (Monumen Bandung Lautan Api). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelolanya adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung. Kapasitas maksimal kawasan ini bisa mencapai 10.000 orang.

Lalu, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). OPD pengelolanya adalah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung. Kapasitas maksimal 20.000 orang. Hanya area tribun dan sentel ban yang dapat digunakan, sedangkan area rumput lapangan dilarang digunakan.

Kemudian, Lapangan Sepakbola Lodaya. OPD pengelolanya adalah Dispora Kota Bandung. Kapasitas maksimal bisa mencapai 1.500 orang.

Keempat ada GOR Padjajaran dengan kapasitas maksimal 2.000 orang. OPD pengelolanya adalah Dispora Kota Bandung.

Terakhir, Padepokan Mayang Sunda yang dikelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Kapasitas maksimal dalam ruangan mencapai 150 orang. Sedangkan kapasitas maksimal luar ruangan mencapai 500 orang.

Harap diperhatikan juga, alat peraga kampanye pemilu dilarang dipasang pelaksana kampanye, peserta dan tim kampanye pada tempat umum, sebagai berikut:

a. Tempat ibadah.
b. Rumah Sakit atau tempat pelayanan kesehatan.
c. Tempat Pendidikan, meliputi gedung dan/atau halaman sekolah dan/atau Perguruan Tinggi.
d. Gedung milik Pemerintah.
e. Fasilitas tertentu milik Pemerintah.
f. Fasilitas lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum; dan
g. Fasilitas milik Badan Usaha Milik Daerah.

Sebelum menggunakan Barang Milik Daerah, pemohon terlebih dahulu menempuh perizinan kepada aparat kepolisian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jika terdapat indikasi dan dugaan atau telah terjadi pelanggaran penggunaan Barang Milik Daerah Kota Bandung, Pengguna Barang Milik Daerah atau Pemimpin Badan Usaha Milik Daerah agar dapat memberitahukan hal tersebut secara tertulis kepada jajaran pengawas pemilihan umum untuk dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam surat edaran KPU, jadwal kampanye pemilu melalui metode rapat umum, Jawa Barat masuk dalam kelompok Zona C. Masa kampanye di Jawa Barat akan berlangsung antara tanggal 21 Januari – 7 Februari 2024.

 

Editor: Maji

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024
Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Saat Melantik PC NU Baleendah, Bupati Bandung Serukan Umat Muslim Harus Sejahtera
Final Piala Eropa 2024, Berikut Rekor Pertemuan Spanyol Vs Inggris
Ngabakso, Cara Sonny Salimi Serap Aspirasi Warga Kota Bandung
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 07:16 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:06 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:04 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:50 WIB

Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:53 WIB

Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 07:16 WIB

mobil sim keliling kabupaten Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 07:06 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 07:04 WIB

Foto: Istimewa

BANDUNG UPDATE

Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif

Minggu, 14 Jul 2024 - 15:50 WIB

Foto: Istimewa

NASIONAL

Mencicipi Citra Rasa Kopi di K-Coffee Culture & Arts KCCI

Minggu, 14 Jul 2024 - 15:46 WIB