Pemkab Cirebon Dorong Pembentukan APSAI, Wabup Ayu: Agar Tercipta Sinergitas dalam Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya memberikan perlindungan terhadap anak.

DARA |Hal tersebut untuk mempertahankan Kabupaten Cirebon sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih, S.E, M.Si menyebutkan, pemerintah melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem dan strategi pemenuhan hak-hak anak yang holistik, terintegrasi dan berkelanjutan.

Kebijakan tersebut berupa KLA, yang bertujuan mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat dipastikan lebih baik.

“Kebijakan ini merupakan implementasi dari tindak lanjut komitmen dunia melalui “World Fit for Children.” Dimana pemerintah Indonesia juga turut mengadopsinya,” kata Wabup Cirebon yang akrab disapa Ayu ini, di Hotel Apita Cirebon, Rabu (13/12/2023).

Ayu mengatakan, bahwa hasil verifikasi KLA 2023 menunjukkan, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan tingkat pratama dengan poin 505,96. Hasil tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022, yang pada saat itu tidak memperoleh penghargaan sebagai KLA.

Pemerintah daerah, lanjut Ayu, berterimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dalam meningkatkan prestasi Kabupaten Cirebon dalam mewujudkan KLA.

Diharapkan, KLA ini bisa ditingkatkan, agar status tersebut bisa terus meningkat dan tahun selanjutnya mampu meraih predikat yang lebih tinggi.

“Salah satu indikator yang perlu dipenuhi dalam KLA, yaitu pembentukan APSAI (Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia),” lanjutnya.

Perlu kita ketahui, Kabupaten Cirebon belum membentuk APSAI. Dunia usaha yang tergabung dalam APSAI, diarahkan untuk melaksanakan penyelenggaraan perlindungan anak melalui 3P, yaitu policy (kebijakan), produk, dan program.

“Artinya, ada kebijakan perusahaan yang berperspektif anak, produk yang ditujukan untuk anak, harus aman bagi anak dan berkontribusi dalam pemenuhan hak anak melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR),” pungkasnya.

Kegiatan ini, kata Ayu, diharapkan menjadi jembatan dalam pembentukan APSAI Kabupaten Cirebon, sehingga terciptanya sinergitas antara pemerintah dan dunia usaha dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan anak.

Editor: denkur | Foto: Istimewa

Berita Terkait

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan
Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya
Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar
DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini
Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Gebyar Bangga Buatan Indonesia, Batik Tasikmalaya Menggeliat
Waduh, DAS Citarum Tercemar Obat-obatan Aktif, Bey: Usut Tuntas Pelakunya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:16 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Juli 2024 - 15:53 WIB

Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya

Senin, 15 Juli 2024 - 13:19 WIB

Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:34 WIB

DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:07 WIB

Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB