Pemerintah Izinkan Ormas Agama Kelola Tambang, Bagaimana di Jabar?

Selasa, 11 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin (Foto: dok/dara)

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin (Foto: dok/dara)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menerbitkan beleid yang mengatur soal pemberian wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK) kepada badan usaha yang dimiliki organisasi kemasyarakatan atau ormas keagamaan.

DARA | Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan jika merujuk aturan tersebut maka izin tambang yang diperbolehkan adalah mineral dan batu bara, dua potensi tambang ini dipastikan tidak ada di Jawa Barat.

Menurutnya meski dua komoditas tambang tersebut tidak ada di Jawa Barat pihaknya sudah meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat untuk menyiapkan informasi jika ada pihak dari ormas keagamaan berkonsultasi terkait hal tersebut.

“Namun tetap harus diantisipasi, juga karena sudah ada arahannya sudah jelas diperbolehkan. Kita jangan sampai tidak tahu, atau tidak bisa menjawab,” katanya, Selasa (11/6/2024).

Kepala DPMPTSP Jabar Nining Yuliastiani mengatakan ijin tambang yang diterbitkan oleh Menteri BKPM untuk ormas memang hanya untuk pengelolaan ijin tambang mineral dan batubara.

“Jawa Barat itu isinya pasir kuarsa untuk bahan bangunan saja, kita tidak punya mineral,” katanya.

Nining mengaku sudah ada beberapa pihak yang berkonsultasi mengenai aturan baru tersebut. DPMPTSP Jabar sendiri saat ini menunggu kebijakan dari pemerintah pusat untuk masuk dalam fasilitasi sistem online single submission (OSS) untuk ijin usaha yang dilakukan oleh yayasan.

“OSS itu yang masuk ijin badan usaha, nah kalau ormas itu kemungkinan besar yayasan. Nantinya rencananya di OSS akan difasilitasi bahwa untuk yayasan, ormas itu bisa masuk dan melakukan pemanfaatan ijin tambang,” tutur Nining.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 16 Juni 2024
Dinilai Membahayakan, Polres dan Dishub Garut Kembali Razia Bus Pariwisata yang Memakai Klakson Telolet
Diduga Dipicu Ucapan Ketua DPRD, Unjuk Rasa Ribuan Guru Honorer di Garut Ricuh
Nama Kadisperkim Kabupaten Sukabumi Dicatut, Lukman Sudrajat Tegaskan Itu Hoax
Ingat! Birokrasi Harus Melayan Bukan Mempersulit Urusan Masyarakat
Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia
Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 06:52 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 16 Juni 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:34 WIB

Dinilai Membahayakan, Polres dan Dishub Garut Kembali Razia Bus Pariwisata yang Memakai Klakson Telolet

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:51 WIB

Diduga Dipicu Ucapan Ketua DPRD, Unjuk Rasa Ribuan Guru Honorer di Garut Ricuh

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:42 WIB

Nama Kadisperkim Kabupaten Sukabumi Dicatut, Lukman Sudrajat Tegaskan Itu Hoax

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:34 WIB

Ingat! Birokrasi Harus Melayan Bukan Mempersulit Urusan Masyarakat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:23 WIB

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:31 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:27 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 16 Juni 2024

Minggu, 16 Jun 2024 - 06:52 WIB