Panama yang Kacau Kini Jadi Negara Paling Bahagia

Senin, 12 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panorama terusan Panama yang tersohor (iStock)

Panorama terusan Panama yang tersohor (iStock)

DARA| Panama dikenal dunia karena punya terusan penghubung dua samudera. Melansir CNN Travel, Senin (12/11/2018), Negara Panama memang terkenal dengan Terusan Panama seperti halnya di Suez. Dua hal lain yang diingat orang soal Panama adalah diktator Manuel Noriega di tahun 1980-an dan skandal keuangan Panama Papers.
Namun, kisah sejati negeri ini diawali dengan kekacauan. Panama adalah negara yang telah digunakan oleh para bangsa lain. Orang-orang dari seluruh dunia yang datang ke sini untuk alasan yang berbeda, semua berkaitan dengan lokasinya di peta.
Tanah Genting Panama adalah jembatan yang menghubungkan Amerika Utara dan Selatan serta perairan Samudera Atlantik dan Pasifik. Panama memiliki area seluas sekitar 75.000 kilometer persegi dan menjadi pusat benua Amerika dalam hal konektivitas, dengan bandara utama Tocumen International yang menawarkan penerbangan nonstop ke 81 kota yang berbeda untuk para traveler.

Sebagai bekas koloni Spanyol, Panama menjadi bagian dari Republik Columbia pada tahun 1821. Berpisah pada tahun 1903 lalu diinvasi dengan keji oleh Amerika Serikat pada tahun 1989 dalam upaya untuk menggulingkan Noriega.
Hari ini, budaya Panama yang bisa dilihat wisatawan adalah campuran dari pribumi (penduduk asli Panama 12,3% dari populasi), budaya Eropa dan Afrika, dan lainnya dari Amerika Serikat. Budaya AS sendiri termasuk signifikan di sana.
Terusan Panama dijuluki satu dari tujuh keajaiban dunia modern oleh American Society of Civil Engineers. Fasilitas ini telah memainkan peran besar dalam evolusi Panama.
Sebelum adanya Terusan Panama, kapal-kapal berlayar di sekitar Cape Horn, Chile ujung Amerika Selatan. Prancis memulai proses pembangunannya kembali pada akhir tahun 1800-an, kanal itu baru selesai tahun 1914 oleh Amerika Serikat.
Lebih dari USD 375 juta setara USD 8,6 miliar kurs hari ini (Rp 126,3 triliun), digelontorkan Amerika Serikat untuk menyelesaikannya. Harga yang lebih besar yakni 5.000 jiwa melayang akibat penyakit atau kecelakaan selama masa konstruksi oleh AS.
Amerika Serikat memiliki dan mengoperasikan terusan selama 70 tahun. Baru pada bulan Desember 1999 Panama berhasil mengendalikan perairan vital ini.

Saat ini, lebih dari 15.000 kapal termasuk kapal pesiar wisata melakukan perjalanan melewati kanal sepanjang 82 kilometer setiap tahun. Kontribusinya hingga 40% dari ekonomi Panama dengan total USD 2.238 juta atau Rp 32,5 triliun selama tahun fiskal 2017 saja.
Beberapa anggapan mengungkapkan Panama lahir kembali ketika diberikan kontrol penuh atas kanal itu. Secara historis Panama berusia lebih dari seratus tahun, tetapi hanya benar-benar merdeka sejak Amerika Serikat pergi.
Invasi Amerika membantu Panama jadi tempat yang aman dari aneka konflik. Ketika Amerika sungguhan pergi, Panama adalah negara muda dengan optimisme untuk membangun negeri.
Panama City menjadi rumah bagi sekitar setengah penduduk negara itu. Adalah satu-satunya ibu kota di dunia yang memiliki hutan hujan tropis di batas kotanya. Dalam 15 tahun terakhir, Panama telah berkembang pesat. Sudah banyak investor masuk yang membangun hotel, dan gedung-gedung dan membuat Panama lebih indah daripada sebelumnya.
Dalam daftar tahunan, indeks panjang umur, kebahagiaan, Panama berada di peringkat keenam negara terbahagia di dunia pada tahun 2017. Pada daftar majalah International Living, Panama ada di 10 tempat teratas sebagai tempat pensiun di luar negeri. ***

Editor: Denkur

Bahan: detik.com

Berita Terkait

WTP ke 13 Kali, Ketua DPRD Jabar Merespon dan Ini Responya
Ucapan Selamat Mengalir, Kesit Segera Dilantik Sebagai Ketua PWI Jaya
Breakingnews, Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Katapang Tewas Bersimbah Darah
Empat Teknisi Tewas di Sumur Septictank CSB Mall, Kapolresta Cirebon Bentuk Tim
Update Tenggelamnya Dua Pelajar di Situ Cileunca Pangalengan, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian
BREAKINGNEWS, Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Situ Cileunca Saat Menikmati Libur Lebaran
Arus Mudik Cirebon-Kuningan Lancar, Sekda Jabar :Puskesmas dan RSUD Siaga
Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 58 Menewaskan 12 Orang, Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Jenazah
Berita ini 796 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:45 WIB

WTP ke 13 Kali, Ketua DPRD Jabar Merespon dan Ini Responya

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:10 WIB

Ucapan Selamat Mengalir, Kesit Segera Dilantik Sebagai Ketua PWI Jaya

Senin, 15 April 2024 - 23:40 WIB

Breakingnews, Seorang Pelajar SMA Negeri 1 Katapang Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 13 April 2024 - 13:51 WIB

Empat Teknisi Tewas di Sumur Septictank CSB Mall, Kapolresta Cirebon Bentuk Tim

Rabu, 10 April 2024 - 20:36 WIB

Update Tenggelamnya Dua Pelajar di Situ Cileunca Pangalengan, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian

Rabu, 10 April 2024 - 17:57 WIB

BREAKINGNEWS, Dua Pelajar Tewas Tenggelam di Danau Situ Cileunca Saat Menikmati Libur Lebaran

Senin, 8 April 2024 - 23:38 WIB

Arus Mudik Cirebon-Kuningan Lancar, Sekda Jabar :Puskesmas dan RSUD Siaga

Senin, 8 April 2024 - 23:16 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Km 58 Menewaskan 12 Orang, Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Jenazah

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

HEADLINE

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:23 WIB

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:31 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:27 WIB