Monumen Plaza Soekarno akan Menjadi Patung Tertinggi se-Indonesia

Kamis, 29 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: jabarprov

Foto: jabarprov

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Plaza Soekarno bersama perwakilan keluarga Bung Karno, Hasto Kristiyanto di area GOR Saparua, Kota Bandung, Rabu (28/6/2023).

DARA | Monumen Plaza Soekarno itu akan menjadi patung tertinggi se-Indonesia, yaitu 22,3 meter. Pembangunannya akan berjalan selama 3-4 bulan.

Gubernur Ridwan Kamil menyebut, pembangunan Monumen Plaza Soekarno pembiayaannya datang dari swadaya masyarakat (non APBD dan APBN).

Monumen ini juga hadir dari hasil aspirasi masyarakat dan telah dilakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejarawan, budayawan Sunda, seniman pematung, dan aktivis kebangsaan.

“Alhamdulillah di hari ini kita memulai pengerjaan Monumen Plaza Soekarno atau Bung Karno yang datang dari aspirasi masyarakat sehingga pembiayaannya datang dari masyarakat. Total pembiayaannya Rp15 miliar hasil gotong royong masyarakat pengusaha yang mencintai Bung Karno,” tutur Ridwan Kamil.

“Mudahan-mudahan dalam tiga sampai empat bulan akan selesai. Hari ini diwakili oleh Pak Hasto mungkin di saat peresmian, keluarga datang langsung Ibu Megawati bisa berkenan hadir,” imbuhnya.

Area GOR Saparua dipilih karena berada di kawasan Nusantara. Menurut Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, area GOR Saparua dikelilingi oleh nama jalan yang mewakili pulau di Indonesia.

“Mengapa tempatnya di sini (area GOR Saparua) karena ini kawasan Nusantara-nya Jawa Barat. Di kawasan ini dikelilingi oleh Jalan Kalimantan, Jalan Bali, Jalan Sumatra, Jalan Jawa, dan lain-lain serta Jalan Merdeka sehingga posisinya pas,” ujar Kang Emil.

Kemudian Kang Emil menjelaskan, selain Monumen Plaza Soekarno di area GOR Saparua, ia pun telah membangun sebuah Monumen Bung Karno di Negara Aljazair. Hal itu merupakan bentuk kecintaannya terhadap Bapak Proklamator Indonesia.

“Kalau ditanya Pak Gubernur seperti apa kecintaan terhadap Bung Karno. Ya, ini adalah inisiatif kesebelas saya pribadi (membangun Monumen Bung Karno) terjauh ada di Aljazair,” katanya.

“Termasuk klinik Inggit Garnasih yang sudah selesai. Alhamdulillah, semua selesai dalam 10 tahun kami memimpin Bandung dan Jawa Barat,” imbuhnya.

Gubernur Ridwan Kamil berharap Monumen Plaza Soekarno bisa menstimulus anak-anak muda di Jabar untuk mempunyai mimpi yang sama seperti sosok Bung Karno, juga harus memiliki kepribadian tolong-menolong sehingga mimpi Indonesia Emas di 2045 bisa digapai.

“Pesan utamanya adalah agar generasi muda bisa menghormati sosok Bung Karno, tapi juga memahami pesan-pesannya untuk bermimpi besar dan menjaga gotong royong, menjaga ketrisaktian, berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sehingga menuju 2045 kita bisa menjadi bangsa yang besar, adidaya sesuai dengan perjuangan luar biasa dari para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno,” tutur Kang Emil.

Sementara itu Hasto Kristiyanto yang hadir sebagai perwakilan dari keluarga Bung Karno menyebut pemilihan tempat Monumen Plaza Soekarno ini sangat tepat dengan filosofi Bung Karno.

“Jadi Monumen Plaza Soekarno ini dibangun di tempat yang sangat tepat dan sejuk karena ini menjadi dambaan dari Bung Karno. Bagaimana Indonesia ini bisa menjadi nafas kehidupan bagi dunianya dengan sumber daya alam yang harusnya dapat dikelola sebaik-baiknya bagi kemajuan bangsa,” ujar Hasto.

Area GOR Saparua memang dipilih karena tempatnya strategis berada di pusat Kota Bandung. Maka dari itu, Hasto menilai tempatnya sangat cocok karena tidak jauh juga dari Gedung Merdeka yang menjadi peninggalan sejarah Bung Karno dalam Konferensi Asia Afrika.

“Tempatnya sangat strategis merupakan pusatnya Bandung, tidak jauh juga dari Konferensi Asia Afrika yang juga merupakan legasi dari Bung Karno di dalam solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika menentang kolonialisme dan imperialisme, yang saat ini juga masih kita rasakan eksistensinya dalam bentuk yang berbeda,” ujarnya.

Hasto menilai, pembangunan Monumen Plaza Soekarno bisa menjadi pelecut generasi muda untuk menggelorakan semangat perjuangan Bung Karno dalam memerdekakan negara Indonesia.

“Pembangunan Monumen Plaza Soekarno ini diharapkan dapat menggelorakan kembali semangat kemajuan bangsa Indonesia untuk menjadi pelopor bagi bangsa-bangsa lain di dunia, dan dari Bandung sebagai tempat kontemplasi seluruh pemikiran ideologis Bung Karno bisa bergelora kembali, khususnya bagi anak-anak muda membangun kemajuan Indonesia raya untuk Indonesia dan dunia,” tutur Hasto.***(jabarprov)

Editor: denkur

Berita Terkait

Golkar, Gerindra dan PSI Gabung untuk Pilwalkot Bandung, Arfi: Sudah Ada Chemistry
BPKP Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun
Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif
Agama dan Kebangsaan: Kompatibilitas Islam dan Nilai-Nilai Kebangsaan
Tolak UU Penyiaran, Puluhan Wartawan di Sukabumi Gelar Demo, Ini Empat Tuntutannya
Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said
Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar
Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:18 WIB

Golkar, Gerindra dan PSI Gabung untuk Pilwalkot Bandung, Arfi: Sudah Ada Chemistry

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:49 WIB

BPKP Lakukan Kontribusi Keuangan Negara Senilai Rp310,36 Triliun

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:45 WIB

Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:02 WIB

Agama dan Kebangsaan: Kompatibilitas Islam dan Nilai-Nilai Kebangsaan

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:43 WIB

Tolak UU Penyiaran, Puluhan Wartawan di Sukabumi Gelar Demo, Ini Empat Tuntutannya

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:28 WIB

Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:20 WIB

Sukses Besar, Polres Sukabumi Kota Ungkap Kasus Narkoba Senilai Rp2,9 Miliar

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:39 WIB

Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran

Berita Terbaru