Mendagri Ingatkan Bupati Waspadai La Nina dan El Nino

mm

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemendagri

Foto: Kemendagri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah mewaspadai faktor cuaca yang berakibat pada kenaikan harga barang/jasa.

DARA | “Mudah-mudahan tidak ada La Nina maupun El Nino. El Nino kemarau berkepanjangan yang memicu kebakaran hutan lahan. La Nina adalah uap air yang berlebihan, hujan yang berlebihan sehingga mengakibatkan banjir longsor dan lain-lain.”

Demikian dikatakan Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin kemarin.

Mendagri juga menjelaskan, prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada bulan Januari hingga April masih tetap berada di musim penghujan.

Kemudian awal bulan Mei sampai September akan memasuki musim kemarau, dan antara bulan Oktober sampai Desember akan memasuki musim penghujan kembali.

“Jadi ini polanya pola yang mirip dengan reguler season,” ujarnya, seperti dikutip dari situs resmi Kemendagri, Selasa (30/1/2024).

Megantisipasi hal tersebut, mendagri meminta pemda untuk menjalin kerja sama dengan para stakeholder terkait, salah satunya Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Aset yang dimiliki TNI baik di laut maupun udara, bisa dimanfaatkan oleh Pemda untuk membantu distribusi logistik akibat cuaca yang buruk.

“Kita mohon dukungan dari TNI terutama untuk menghadapi cuaca, beberapa daerah yang mungkin ombak besar karena hujan dan lain-lain saat ini, ini memerlukan mungkin dukungan kalau kapal komersial dan milik pemerintah masyarakat kurang bisa untuk mempercepat distribusi transportasi logistik,” tuturnya.

Mendagri menambahkan, aset TNI seperti kapal Angkatan Laut (AL) bisa digunakan untuk membantu daerah-daerah terdampak inflasi akibat kelangkaan pangan. Ini terjadi terutama di daerah-daerah atau pulau-pulau terpencil yang komoditasnya mengalami kenaikan harga karena sulitnya distribusi.

“Saya kira ini tiga peran penting dari TNI, selain inisiatif sendiri, kerja sama dengan instansi terkait, dan yang ketiga adalah membantu dengan pemda untuk masalah distribusi di daerah-daerah yang kesulitan karena masalah cuaca,” ujarnya.

Di sisi lain, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dan menjadi perhatian di tingkat nasional terdiri dari bawang putih, beras, telur ayam ras, dan jagung.

Adapun di masing-masing daerah memiliki kondisi spesifik kenaikannya sendiri di komoditas tertentu. Mendagri tak henti-hentinya mengingatkan Pemda untuk melakukan pengecekan ke lapangan.

“Jadi setiap daerah agar mengecek masing-masing dan kita akan cek juga apa yang dikerjakan daerah. Setiap rapat ini jangan selesai-selesai saja, tapi follow up, nanti kita akan terus lakukan evaluasi daerah mana yang trennya stabil terus naik, artinya naik terus di atas nasional pasti akan menjadi perhatian bagi kita. Tapi kalau ada upaya-upaya untuk menurunkan pasti juga akan ketahuan,” tuturnya.

Editor: denkur

Berita Terkait

Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS
Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut
Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan
Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung
Big Metch di Jalak Harupat, Simak Head to head Persib Vs PSIS
Jabar Cegah Stunting agar Bonus Demografi Optimal
Cek Disini, Skema Turunkan Stunting di Jawa Barat
Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:27 WIB

Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:00 WIB

Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIB

Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:21 WIB

Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:09 WIB

Big Metch di Jalak Harupat, Simak Head to head Persib Vs PSIS

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:50 WIB

Jabar Cegah Stunting agar Bonus Demografi Optimal

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:40 WIB

Cek Disini, Skema Turunkan Stunting di Jawa Barat

Senin, 26 Februari 2024 - 16:35 WIB

Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:24 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:10 WIB