Melalui Workshop Wayang dan Gamelan, Sampoerna Academy Tingkatkan Kesadaran Budaya Kaum Muda

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Sekolah interkultural yang menawarkan pendidikan kelas dunia dengan pedagogi STEAM, Sampoerna Academy memahami pentingnya melestarikan budaya Indonesia.

DARA | Selaras dengan semangat perayaan Sumpah Pemuda ke-95, Sampoerna Academy Sentul menggelar Wayang & Gamelan Workshop bertajuk “Rhythms of Heritage: Mastering Gamelan and Wayang”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda serta meningkatkan keterampilan seni dan kognitif sejak dini.

Frida Widjaya, kepala sekolah Sampoerna Academy Sentul menyampaikan: “kami percaya bahwa budaya Indonesia adalah warisan berharga yang harus kita lestarikan. Wayang dan gamelan merupakan dua bentuk seni tradisional Indonesia sejak berabad-abad lalu serta memiliki nilai-nilai luhur yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.”

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda yang merupakan momen bersejarah, dimana para pemuda seluruh penjuru tanah air bersatu menyatakan tekadnya menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.

Mengenalkan budaya Indonesia menjadi salah satu cara memaknai Sumpah Pemuda serta memupuk toleransi atas keberagaman.

Dalam workshop ini, siswa mendapatkan pelajaran langsung dari Kitsie Emerson selaku Education Director Griya Seni Ekalaya dan Wakidi Dwidjomartono selaku Artistic Director Griya Ekalaya yang juga seorang dalang wayang profesional.

Griya Ekalaya sendiri adalah sebuah lembaga seni dan budaya berbasis di Solo, Jawa Tengah, yang bertujuan melestarikan budaya Indonesia, terutama wayang kulit dan gamelan.

Selama pelatihan, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah, filosofi, dan teknik memainkan wayang dan gamelan. Tidak hanya itu, siswa juga berkesempatan untuk melatih keterampilannya memainkan wayang dan gamelan secara langsung.

“Saya pribadi merasa pelajaran wayang dan gamelan sebagai seni budaya yang menarik untuk dimainkan, karena membutuhkan banyak perhatian dan detail untuk menguasainya. Saya senang karena dapat belajar lebih banyak mengenai budaya kita, dan saya menganggap pengalaman ini benar-benar tidak terlupakan,” ujar Arya, siswa kelas 9 Sampoerna Academy Sentul yang mengikuti acara ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia di kalangan generasi muda. Selain itu, sejalan dengan kompetensi 5C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character), kami berharap dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan kognitif, keterampilan komunikasi, dan juga kompetensi STEAM,” tutur Firda.

Editor: denkur

Berita Terkait

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS
Bupati Bandung Membuka MPLS, Pesanya Guru Harus Jadi Teladan Untuk Siswanya
Wakil KOPERTAIS Menjelaskan Terkait Wisuda STIT-At Taqwa dan STIT Muhammadyah
Perilaku Etis dalam Profesi Akuntansi: Pentingnya Integritas dan Kepercayaan
Wisuda ke-40 Universitas Paramadina, Berbekal Kitab dan Hikmah Generasi Muda Hadapi Tantangan Masa Depan
The Room 19 Library Space, Bikin Betah Baca Buku
Siswa Sampoerna Academy Raih 59 Penghargaan di SASMO-Singapore and Asian Schools Math Olympiad
Sekda Herman Suryatman Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 14:55 WIB

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 13:08 WIB

Bupati Bandung Membuka MPLS, Pesanya Guru Harus Jadi Teladan Untuk Siswanya

Rabu, 10 Juli 2024 - 21:29 WIB

Wakil KOPERTAIS Menjelaskan Terkait Wisuda STIT-At Taqwa dan STIT Muhammadyah

Kamis, 27 Juni 2024 - 22:18 WIB

Perilaku Etis dalam Profesi Akuntansi: Pentingnya Integritas dan Kepercayaan

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:49 WIB

Wisuda ke-40 Universitas Paramadina, Berbekal Kitab dan Hikmah Generasi Muda Hadapi Tantangan Masa Depan

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB