Komitmen Semen Merah Putih untuk Mendukung Konstruksi Ramah Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

mm

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi Pemaparan oleh Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk (Foto: Istimewa)

Sesi Pemaparan oleh Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk (Foto: Istimewa)

Semen Merah Putih menyatakan komitmennya untuk mendukung konstruksi ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang diusung pemerintah.

DARA | Menyadari sepenuhnya dampak dari Pemanasan Global akibat peningkatan signifikan konsentrasi Gas Rumah Kaca yang terus memicu terjadinya perubahan iklim dengan berbagai resiko bencana ekologi, Pemerintah Indonesia telah menetapkan dan memantapkan komitmen yang kuat untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% menggunakan sumber daya nasional.

Atau bahkan 43,2% dengan dukungan dan kerjasama internasional yang dikenal sebagai Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) 2030.

Salah satu sektor kunci dalam upaya mencapai target ini adalah sektor konstruksi, yang berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan.

Ir Firdaus Ali, Msc, PhD, Staf Ahli Khusus Menteri Kementerian PUPR yang juga pimpinan Indonesia Water Institute (IWI), mengatakan, dalam upaya mencapai sasaran ini, Kementerian PUPR telah berkomitmen untuk mendorong upaya mengurangi emisi karbon atau jejak karbon dengan mendorong penerapan konstruksi berkelanjutan melalui pengembangan infrastruktur hijau.

Ini mencakup penggunaan material yang ramah lingkungan melalui Instruksi Menteri PUPR No. 04 tahun 2020 tentang Penggunaan Semen Non OPC pada Pekerjaan Konstruksi di Kementerian PUPR.

“Kementerian PUPR terus berupaya mensinergikan inisiatif dan solusi rekayasa untuk membantu pencapaian target net zero emisi 2060 dengan terus mendorong setiap inisiatif dan inovasi agar dapat mengurangi jejak karbon pada industri konstruksi,” ujar Firdaus.

Sementara itu, Oza Guswara, GM Sales & Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk menuturkan, Semen Merah Putih, sebagai salah satu pemain utama dalam industri semen telah menerima tantangan ini dengan sungguh-sungguh.

Berkomitmen untuk menjadi perusahaan global terkemuka yang mengutamakan keunggulan dan inovasi berkelanjutan dalam bidang material bangunan.

“Semen Merah Putih juga berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai Sustainable Development Goals pada tahun 2030, sambil terus berinvestasi dalam inovasi produk dan teknologi yang ramah lingkungan. Ini sejalan dengan visi dan misi kami untuk menjadi global brand yang mengedepankan solusi inovatif dalam menyediakan produk terbaik dengan pengelolaan yang handal dan ramah lingkungan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tutur Oza.

Syarif Hidayat, Head of Technical Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, mengatakan Semen Merah Putih memprioritaskan komitmen dalam berkontribusi menciptakan industri semen yang berkelanjutan.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan strategi pengurangan emisi CO2 dari produksi semen. Terutama dengan melakukan pengurangan faktor klinker, penerapan sistem pemanfaatan kembali limbah panas (SP+AQC), peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif untuk produk semen dan turunannya.

“Dari strategi dan penerapan teknologi ini, Semen Merah Putih juga memiliki rangkaian semen Non-OPC yang ramah lingkungan seperti tipe semen portland composite cement (PCC), hydraulic cement dan portland slag cement. Serta terus melakukan terobosan inovasi pengembangan produk pada tipe-tipe semen tersebut,” kata Syarif.

Strategi dan inisiatif ini membuat Semen Merah Putih berhasil mengurangi emisi sebesar 8,500-ton CO2 per tahun dengan mengoptimalkan penggunaan energi di operasi optimalisasi ukuran bahan baku tambang.

Selain itu, juga berhasil menurunkan emisi sebesar 26,200-ton CO2 dengan menerapkan berbagai langkah dalam pemanfaatan bahan bakar dan bahan baku alternatif.

Semen Merah Putih juga memanfaatkan beberapa material tambahan untuk memodifikasi karakteristik semen dalam memproduksi semen jenis baru seperti semen hidrolis dan semen portland slag, yang mengurangi emisi sebesar 115 kg CO2 per ton setara semen (cem-eq). Semen Portland Slag, adalah jenis semen yang dibuat dari bahan baku limbah industri baja.

Tentang Semen Merah Putih:

Semen Merah Putih adalah produsen semen terkemuka di Indonesia, berkomitmen untuk menyediakan semen yang inovatif dan ramah lingkungan untuk industri konstruksi yang berkelanjutan demi membangun masa depan negeri yang lebih baik.

Diluncurkan pada tahun 2012 oleh PT CEMINDO GEMILANG tbk unit usaha dari KPN Corp, Semen Merah Putih telah berhasil meraih posisi market share ke-3 pada penjualan kantong semen di Indonesia, dengan kapasitas produksi 6,4 juta ton klinker dan 11 juta ton semen per tahun dengan mengoperasikan 9 pabrik yang melayani 17 provinsi di seluruh Indonesia.

Semen Merah Putih merupakan eksportir klinker terbesar di Indonesia pada tahun 2022 melalui pabrik di Bayah, Banten, yang dianugerahi sebagai Green Plant dan dilengkapi dengan teknologi manufaktur semen canggih dan terintegrasi dengan dermaga pelabuhan untuk pengiriman klinker ke pabrik penggilingan lainnya.

Pada tahun 2022, Semen Merah Putih Watershield diperkenalkan sebagai semen PCC pertama dan satu-satunya yang memiliki teknologi Water Repellent untuk aplikasi struktural dan nonstruktural, membuktikan komitmen Semen Merah Putih dalam meningkatkan kualitas bangunan di Indonesia.

Editor: denkur | Sumber: Rilis

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, 12,7 Juta USD Sumbangsih BINAR untuk PDB Indonesia
Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan dari Sembilan Dubes Negara Sahabat
Pertamina Dampingi Ribuan UMKM Binaan Raih Sertifikasi Halal
Bulog Jabar Jamin Stok Beras Cukup hingga Ramadan dan Idulfitri
Sambut Pesta Demokrasi, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Siagakan Satgas Distribusi BBM & LPG
Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen, Tertinggi Kedua di Pulau Jawa
Dukung UMKM, Sepanjang 2023 Pertamina Salurkan Rp141 Miliar untuk 5.116 Mitra Binaan
Di Tengah Tantangan Global, Pertumbuhan Ekonomi 2023 Indonesia Capai 5,05 Persen

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 12:20 WIB

Menuju Indonesia Emas, 12,7 Juta USD Sumbangsih BINAR untuk PDB Indonesia

Minggu, 18 Februari 2024 - 15:40 WIB

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan dari Sembilan Dubes Negara Sahabat

Minggu, 18 Februari 2024 - 12:52 WIB

Pertamina Dampingi Ribuan UMKM Binaan Raih Sertifikasi Halal

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:50 WIB

Bulog Jabar Jamin Stok Beras Cukup hingga Ramadan dan Idulfitri

Sabtu, 10 Februari 2024 - 19:50 WIB

Sambut Pesta Demokrasi, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Siagakan Satgas Distribusi BBM & LPG

Kamis, 8 Februari 2024 - 11:37 WIB

Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen, Tertinggi Kedua di Pulau Jawa

Rabu, 7 Februari 2024 - 11:15 WIB

Dukung UMKM, Sepanjang 2023 Pertamina Salurkan Rp141 Miliar untuk 5.116 Mitra Binaan

Rabu, 7 Februari 2024 - 10:31 WIB

Di Tengah Tantangan Global, Pertumbuhan Ekonomi 2023 Indonesia Capai 5,05 Persen

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 06:15 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 21 Februari 2024

Rabu, 21 Feb 2024 - 05:59 WIB

Foto: Istimewa

JABAR

Adu Banteng di Talegong, Diduga Akibat Rem Blong

Selasa, 20 Feb 2024 - 21:47 WIB