Kementerian ATR/BPN Menilai Penting Penataan Akses dalam Reforma Agraria

Rabu, 21 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DARA | Untuk mendorong percepatan Reforma Agraria, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penataan akses berupa pemberdayaan ekonomi pada subjek Reforma Agraria. Tujuannya, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan fokus pada pemanfaatan tanah.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penataan Agraria, Dalu Agung Darmawan dalam Sosialisasi Kebijakan Pertanahan/Agraria dan Tata Ruang tentang Reforma Agraria, pada Selasa (20/02/2024).

Dalu Agung Darmawan mengatakan, Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) akan memberikan pendampingan hingga berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. “Kalau kita tidak dampingi, masyarakat akan bingung dengan tanahnya yang sudah tersertipikat. Saat mereka terdesak dengan kebutuhan, akhirnya tanahnya dijual. Maka kita berikan sertipikat, minimal 10 tahun baru bisa dijual, agar masyarakat betul-betul bisa memanfaatkan sertipikat untuk perekonomian,” tuturnya di Putri Duyung Resort, Jakarta.

Menurutnya, penataan akses dapat dilakukan dengan membentuk kelembagaan seperti koperasi. Selain itu, dilakukan dengan kolaborasi bersama _stakeholders_ yang ada di bidang ekonomi. “Banyak contoh-contoh pemberdayaan masyarakat berbasis tanah sudah muncul di berbagai daerah, sehingga masyarakat ketika dia memproduksi sesuatu (memiliki UMKM, red), dibantu _packaging_ dan memasarkannya,” ungkap Dalu Agung Darmawan.

Adapun pada kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional ini, Dalu Agung Darmawan memaparkan capaian penataan aset Reforma Agraria yang memiliki target 9 juta hektare. Target tersebut meliputi yang berasal dari tanah transmigrasi sebesar 24,77%; Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang kini mencapai 261%; serta Redistribusi Tanah yang bersumber dari eks-Hak Guna Usaha (HGU), tanah telantar, dan tanah negara lainnya sebesar 358%; serta bersumber dari pelepasan kawasan hutan sebesar 9,2%.

“Pada bulan Oktober, Pak Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria karena kita punya target dari RPJMN ada 9 juta hektare. Di luar target juga banyak objek-objek Reforma Agraria yang harus kita tangani. Dengan data tadi, menjadi ikhtiar kami, menjadi tantangan kami untuk menyelesaikan tanah transmigrasi dan pelepasan kawasan hutan,” pungkas Direktur Jenderal Penataan Agraria.

Tak hanya Reforma Agraria, Kementerian ATR/BPN juga menyosialisasikan sertipikasi aset kepada para peserta kegiatan rangkaian Hari Pers Nasional. Pada Minggu (18/02/2024), Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok, Indra Gunawan juga menjelaskan pentingnya status badan hukum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai subjek hak yang bisa diberikan hak atas tanah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PWI Pusat, Hendry C. Bangun mengungkapkan, PWI membuka pintu bagi Kementerian ATR/BPN dalam menyebarluaskan program-program yang dilaksanakan. “Saya sering menyaksikan Pak Hadi Tjahjanto memberikan sertipikat dari desa ke desa. Dan kita menyaksikan wajah-wajah gembira dari masyarakat karena di tangan mereka ada sertipikat. Ekspose hal-hal seperti ini sangat penting untuk mematahkan bahwa pengurusan sertipikat tanah itu susah,” paparnya.

Turut hadir dalam sosialisasi ini, Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya. Kegiatan sosialisasi ini dimoderatori oleh Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI, Agnes Irwanti serta diikuti para anggota PWI dari seluruh Indonesia.

Berita Terkait

PWI Sumsel Tolak Keputusan DK Pusat
Maria Pudesa Meriahkan Acara Grand Opening Jus Masaki Signature
Eksplorasi ATV Off-Road di Kaki Gunung Arjuna Sambil Berinteraksi dengan Satwa di The Grand Taman Safari Prigen
Keajaiban Alam di “Enchanting Forest” The Grand Taman Safari Prigen, Destinasi Favorit Baru Pilihan Keluarga di Jawa Timur
Keseruan Media Trivia di Booth Astra Financial GIIAS 2024 Turut Dukung Peningkatan Literasi Keuangan
Erick Thohir Utamakan Kesehatan Mental Karyawan BUMN, Gelar Roadshow 1000 Manusia Bercerita di Jawa Barat
Besok Malam, Saksikan Penghargaan Kepada Seluruh Insan Dangdut Ambyar di Ajang Ambyar Awards 2024
Awalnya Balapan Liar, Bripda Adi Tom Kini Jadi Pebalap Sungguhan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 08:42 WIB

PWI Sumsel Tolak Keputusan DK Pusat

Minggu, 21 Juli 2024 - 14:50 WIB

Maria Pudesa Meriahkan Acara Grand Opening Jus Masaki Signature

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:30 WIB

Eksplorasi ATV Off-Road di Kaki Gunung Arjuna Sambil Berinteraksi dengan Satwa di The Grand Taman Safari Prigen

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:24 WIB

Keajaiban Alam di “Enchanting Forest” The Grand Taman Safari Prigen, Destinasi Favorit Baru Pilihan Keluarga di Jawa Timur

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:39 WIB

Keseruan Media Trivia di Booth Astra Financial GIIAS 2024 Turut Dukung Peningkatan Literasi Keuangan

Berita Terbaru

CATATAN

PASCA JOE BIDEN Dari Zampoli Hingga Johnson

Senin, 22 Jul 2024 - 19:05 WIB

DISDIK

Proyek e- Katalog Disdik Jabar Jadi Sorotan

Senin, 22 Jul 2024 - 18:36 WIB