Kebutuhan Talenta Digital Kian Tinggi, Strategi Rekrutmen Jadi Kunci Bertahan di Tengah Perubahan Zaman

Sabtu, 10 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patria Susantosa dan Alamanda Shantika di Fincoruage 3.0 (Foto: Ist)

Patria Susantosa dan Alamanda Shantika di Fincoruage 3.0 (Foto: Ist)

Perubahan landscape perekonomian kian terdorong dengan kehadiran teknologi. Perusahaan kini tengah berupaya melakukan transformasi digital agar bisa kian relevan dengan perubahan zaman.


DARA | Tingginya permintaan akan talenta digital membuat strategi rekrutmen menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh tiap institusi yang tengah berupaya melakukan transformasi digital.

Hal ini yang coba dibahas pada Webinar Fincourage 3.0 bertajuk ‘Strategi Rekrut Talenta Digital Untuk Bertahan di Tengah Perubahan Zaman.

Menghadirkan Alamanda Shantika, CEO BINAR dan Patria Susantosa DIrektur Sistem Pengadaan Digital Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Fincourage 3.0 mencoba membangun diskusi bersama para praktisi human resources tentang bagaimana strategi yang tepat untuk merekrut talenta digital agar lembaga baik di sektor pemerintah maupun swasta dapat terus bertahan di tengah perubahan zaman.

Patria Susantosa, Direktur Sistem Pengadaan Digital LKPP, pada sesinya yang mengangkat bahasan tentang Strategi Pengadaan Talenta Digital Untuk Sektor Pemerintah menjelaskan bahwa lembaga pemerintah juga harus bisa memiliki strategi yang tepat agar bisa menghadirkan yang terbaik dalam proses pelayanan masyarakat dengan cepat.

“Tuntutannya bukan cuma mencapai tujuan organisasi, tapi mencapai tujuan organisasi secara cepat. Supaya public bisa dilayani dengan cepat. Oleh karena itu, kita harus lebih cermat melihat mana yang bisa menggunakan sumberdaya internal, dan mana yang eksternal (outsource), sesuai dengan kapasitas dan core-business organisasi. Pelan-pelan kita harus pindahkan dari Capex menjadi Opex, harus beralih dari Swakelola menjadi penyedia jasa, supaya lebih fokus pada tugas pelayanan dan aspek yang lebih strategis,” tutur Patria.

Alamanda Shantika pada sesinya menjelaskan Solusi rekrutmen yang cost effective bagi transformasi digital.

“Tingginya demand akan talenta digital membuat perusahaan harus memiliki strategi yang tepat agar bisa melakukan transformasi digital namun tetap mengedepankan cost effectiveness. Oleh karena itu, pemilihan kualitas talenta, durasi kerja dan kuantitas karyawan menjadi penting untuk dipetakan oleh tiap perusahaan,” ujarnya.

“BINAR berkomitmen untuk mendorong transformasi digital berbagai entitas baik itu lembaga pemerintah maupun swasta. Kami menghadirkan Job Connect untuk membantu perusahaan mengembangkan strategi talenta digital mereka. Kami bahkan membuka ruang diskusi secara online melalui https://bit.ly/konsultasiBINAR,” pungkas Alamanda, dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/6/2023).

Fincourage 3.0 diikuti oleh para praktisi di bidang sumber daya manusia. Mereka yang hadir berasal dari beragam bidang mulai dari sektor pemerintahan, tambang, perbankan, kampus dan berbagai sektor swasta lainnya.

Gelaran Fincourage Forum merupakan upaya BINAR untuk menghadirkan wadah bagi para praktisi di bidang sumber daya manusia untuk berdiskusi dan berbagi cerita sekaligus berjejaring.

Kini semua orang bisa selangkah di depan jadi talenta digital, dimulai dengan mengikuti berbagai program pelatihan di BINAR. Daftarkan dirimu sekarang di laman www.binaracademy.com.

Editor: denkur

Berita Terkait

Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif
Tuan Rumah HPN 2025 PWI Prov Riau Diharapkan Melibatkan Generasi Muda
Lestarikan Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan Sobat Bluwok Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu
Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said
Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran
Siapkan Talenta Digital, Kominfo Percepat Peralihan STMM ke Politeknik Digital
Presiden Jokowi Bertemu Elon Musk, Bahas Potensi Pengembangan Investasi di Indonesia
Indonesia Maju Foundation Garap Rp5 Triliun dari Pembentukan Konsorsium Riset dengan UNHAN & Nusantics
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 16:45 WIB

Pemberantasan Judi Online Secara Sistematis dan Komprehensif

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:38 WIB

Tuan Rumah HPN 2025 PWI Prov Riau Diharapkan Melibatkan Generasi Muda

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:18 WIB

Lestarikan Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB dan Sobat Bluwok Tanam Mangrove di Kepulauan Seribu

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:28 WIB

Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:39 WIB

Pernah Kunjungi Indonesia, Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:28 WIB

Siapkan Talenta Digital, Kominfo Percepat Peralihan STMM ke Politeknik Digital

Senin, 20 Mei 2024 - 17:52 WIB

Presiden Jokowi Bertemu Elon Musk, Bahas Potensi Pengembangan Investasi di Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 18:13 WIB

Indonesia Maju Foundation Garap Rp5 Triliun dari Pembentukan Konsorsium Riset dengan UNHAN & Nusantics

Berita Terbaru