Jusuf Kalla dalam Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Prof Salim Said memiliki intelektualisme dan keilmuan untuk menyadarkan kita, akan tetapi tetap kritis.

DARA | Terkadang negara membutuhkan orang yang kritis, kalau yes man semua tidak jalan negara ini.

Demikian disampaikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, HM Jusuf Kalla (JK) dalam acara “Doa dan Kenangan Sahabat untuk almarhum Salim Haji Said” di Kampus Universitas Paramadina, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (21/5/202).

Acara yang diselenggarakan atas kerjasama Universitas Paramadina bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Indonesia (UII), dan Institut Peradaban ini dimulai dengan Pembacaan Al-Qur’an dan Tahlil yang dipimpin oleh Dr Aan Rukmana. Adapun yang hadir mewakili keluarga putri almarhum, Rohannisa Naja Safitri.

“Saya kenal beliau sebagai seniman, beliau ini lahir di Pare Pare yang jaraknya 150 km dari Makassar. Kami sering berdiskusi, tentang negara, pertahanan atau terkadang tentang permasalahan daerah juga,” kenang JK, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (22/5/2024).

Prof Didik J Rachbini, Rektor Universitas Paramadina mengenang kedekatan Prof Salim Said dengannya dan Paramadina.

“Kedekatan ide yang saya renungkan sampai tidur. Pesannya pemikiran Nurcholish Madjid harus diungkap secara dalam, perdebatan jaman dulu Islam Yes, Partai Islam No membebaskan kita semua masyarakat muslim tidak dipaksakan untuk memilih partai dengan simbol Islam, pemikiran inilah yang harus dikembangkan. Itulah terakhir yang saya dapatkan dari beliau,” tutur Didik.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Prof Nazaruddin Malik mengungkapkan pentingnya apresiasi terhadap tokoh-tokoh bangsa.

“Prof Salim Said telah mengajar di UMM dari tahun 2000-an, tetapi baru tahun 2005 beliau dikukuhkan sebagai guru besar. Jadi walaupun rekognisinya dari masyarakat, seringkali diundang untuk memberikan kuliah terbatas pada dosen di fakultas ilmu sosial dan politik UMM sehingga Salim Said sangat dikenal masyarakat UMM,” ujarnya.

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Fathul Wahid menceritakan proses hibah dari koleksi perpustakaan pribadi Salim Said untuk UII.

“Akhir tahun 2020, beliau menjadi tamu podcast dari Helmy Yahya, disitu beliau mengatakan akan menghibahkan 10.000 buku dari koleksi pribadinya. Saya menghubungi Prof. Didik J. Rachbini dan alm. Prof. Azyumardi Azra dan alhamdulillah dapat. Pada Desember 2020, disitu mengobrol lebih dari setengah jam dan akhirnya sepakat untuk memilih UII sebagai tempat koleksi pribadinya 10.000 buku dan koleksi yang lain,” ujar Wahid.

Agus Abu Bakar pengurus Institut Peradaban mengenang Salim Said sebagai sosok yang memiliki concern “Beliau juga sangat peduli dengan masalah Palestina, terakhir beliau berpesan khusus untuk membuat seminar dan mencari solusi tentang masalah ini. Semoga Institut Peradaban dapat mewujudkan pesan terakhir almarhum.”

Meutia Hatta memaparkan bahwa Salim Said sebagai sosok teladan. “Saya menghormati beliau, menghargainya sebagai intelektual dan juga tokoh, dengan pengalaman hidupnya yang kaya di bidang seni dan wartawan. Saya harapkan pengalaman hidupnya ditiru dan menjadi teladan oleh yang muda-muda terutama yang ingin menjadi pemimpin dimasa depan,” tuturnya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Ingat! Birokrasi Harus Melayan Bukan Mempersulit Urusan Masyarakat
Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia
Sudah Ditetapkan KPU, Inilah Daftar Nama 50 Anggota DPRD Garut Terpilih
Pilkada Bandung Barat, Ernawan Natasaputra Siap Nyalon, Mendapat Dukungan dari Masyarakat dan Keluarga
Pilkada Cirebon, Bambang Mujiarto Sindir Manuver Politik Ayu: Cari Perhatian atau Strategi?
Cek Disini,Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Eropa 2024
Lewat Si Duli, Pemerintah Libatkan Masyarakat Sapu Bersih Pungli
Info Haji, Wukuf di Arafah akan Berlangsung 15 Juni 2024, Waspada Cuaca Panas dan Berdebu
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:34 WIB

Ingat! Birokrasi Harus Melayan Bukan Mempersulit Urusan Masyarakat

Sabtu, 15 Juni 2024 - 09:23 WIB

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:45 WIB

Sudah Ditetapkan KPU, Inilah Daftar Nama 50 Anggota DPRD Garut Terpilih

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:13 WIB

Pilkada Bandung Barat, Ernawan Natasaputra Siap Nyalon, Mendapat Dukungan dari Masyarakat dan Keluarga

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:38 WIB

Pilkada Cirebon, Bambang Mujiarto Sindir Manuver Politik Ayu: Cari Perhatian atau Strategi?

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:57 WIB

Cek Disini,Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Eropa 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 11:26 WIB

Lewat Si Duli, Pemerintah Libatkan Masyarakat Sapu Bersih Pungli

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:49 WIB

Info Haji, Wukuf di Arafah akan Berlangsung 15 Juni 2024, Waspada Cuaca Panas dan Berdebu

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

HEADLINE

Piala Eropa 2024, Jerman Pesta Gol ke Gawang Skotlandia

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:23 WIB

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:31 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Sabtu 15 Juni 2024

Sabtu, 15 Jun 2024 - 08:27 WIB