Ini Dua Makna Hari Ibu

mm

Minggu, 24 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kemenkes

Foto: Kemenkes

Semua petugas pelaksana upacara berjenis kelamin perempuan.

DARA | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaksanakan upacara peringatan Hari Ibu ke-95 dengan mengusung tema ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’ di lapangan upacara Kementerian Kesehatan, Jumat (22/12/2023).

Pada upacara itu, terdapat sebuah keunikan, yakni semua petugas pelaksana upacara berjenis kelamin perempuan dari unit kerja Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin selaku inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, terdapat dua makna yang terlintas di pikirannya pada peringatan Hari Ibu kali ini.

Pertama, makna Hari Ibu bagi masyarakat dan Kementerian Kesehatan yang dapat mengikuti upacara, yakni ibu melahirkan anaknya dengan sehat dan tumbuh menjadi masyarakat dengan pendidikan yang baik.

“Saya sendiri merenung apa makna Hari Ibu bagi kita dan Kementerian Kesehatan. Kita semua bisa berada di sini karena ibu kita bisa melahirkan kita dengan baik, bisa mendidik kita dengan baik sehingga menjadi orang yang pintar dan bisa menjaga kita tetap sehat sehingga sampai saat ini kita bisa berdiri tegak di upacara hari ini,” kata Menkes Budi.

Menkes Budi melanjutkan, makna kedua pada peringatan Hari Ibu bagi Kementerian Kesehatan dan insan kesehatan, yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Makna kedua itu merupakan faktor yang penting dari ibu.

“Kalau mereka, termasuk ibu saya dulu, mengobati anaknya pada saat demam atau sakit itu tahu mengobati sesuai penyakitnya. Apabila kemampuan dari para ibu ini bisa ditingkatkan maka derajat kesehatan kita akan meningkat,” lanjut Menkes Budi.

Ada sekitar 40 juta sampai 50 juta ibu di Indonesia. “Apabila dapat diberdayakan maka kesehatan di Indonesia akan sangat meningkat,” imbuhnya.

Karena itu, Kementerian Kesehatan berkewajiban memberdayakan para ibu di seluruh pelosok Indonesia agar dapat membangun modal sosial yang mereka miliki.

“Bersama para ibu dan perempuan Indonesia, kita yakin kita akan mampu mewujudkan masyarakat Indonesia yang jauh lebih sehat untuk mencapai Indonesia Emas tahun 2045,” tutup Menkes Budi dalam amanatnya.

Menkes Budi juga berpesan pada hari baik ini agar mengirimkan doa kepada para ibu, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dan tidak lupa membalas rasa kasih sayang ibu, minimal sama dengan kasih sayang yang sudah mereka berikan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia I Gusti Ayu Bintang Darmawati juga memberi sambutan yang disampaikan langsung oleh Menkes Budi.

Menteri Ayu Bintang menyampaikan peringatan Hari Ibu di Indonesia bukan hanya untuk mengapresiasi jasa besar ibu tetapi lebih dari itu, yakni mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Menteri Ayu Bintang mengajak masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terus berkarya mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, meningkatkan kualitas dan kapabilitas diri, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mendayagunakan perempuan di berbagai bidang.

Menteri Ayu Bintang berharap agar sesama perempuan saling mendorong, saling menginspirasi, dan saling membantu, serta tidak saling menjatuhkan. Sebab, perempuan akan semakin kuat jika bersatu untuk mendobrak stigma yang masih melekat pada kaum perempuan.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620 dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (DJ)

Editor: denkur

Berita Terkait

Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon
Perpres “Publisher Rights” Dorong Platform Media Sosial Sajikan Konten Jurnalisme Berkualitas
Mengganti Alamat di KTP tak Perlu Pengantar, Simak Persyaratan Ini
KUA akan Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Begini Penjelasan Menag Yaqut
Dilantik Presiden, Ini Sembilan Nama Anggota Komisi Kejaksaan 2024-2028
Begini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Puting Beliung di Bandung Timur
Pesan Jokowi untuk Hadi Tjahjanto: Jaga Situasi Politik dan Keamanan
800 Wartawan Kena PHK, Dewan Pers Ungkap Tantangan Besar di Era AI

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 16:35 WIB

Ancang-ancang Pilgub Jakarta, Golkar Siapkan Ridwan Kamil untuk Nyalon

Senin, 26 Februari 2024 - 16:22 WIB

Perpres “Publisher Rights” Dorong Platform Media Sosial Sajikan Konten Jurnalisme Berkualitas

Senin, 26 Februari 2024 - 14:58 WIB

Mengganti Alamat di KTP tak Perlu Pengantar, Simak Persyaratan Ini

Senin, 26 Februari 2024 - 14:23 WIB

KUA akan Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Begini Penjelasan Menag Yaqut

Sabtu, 24 Februari 2024 - 16:20 WIB

Dilantik Presiden, Ini Sembilan Nama Anggota Komisi Kejaksaan 2024-2028

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:07 WIB

Begini Penjelasan BMKG Soal Fenomena Puting Beliung di Bandung Timur

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:06 WIB

Pesan Jokowi untuk Hadi Tjahjanto: Jaga Situasi Politik dan Keamanan

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:44 WIB

800 Wartawan Kena PHK, Dewan Pers Ungkap Tantangan Besar di Era AI

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:24 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:10 WIB