Ingat! Besok Mulai Masa Tenang, Inilah yang Dilarang dan Sanksinya Jika Dilanggar

mm

Sabtu, 10 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Diskominfo Kabupaten Bandung

Foto: Diskominfo Kabupaten Bandung

Mulai besok, Minggu 11 Februari 2024, sudah memasuki masa tenang Pemilu 2024.

DARA | Masa tenang akan berlangsung tiga hari, mulai besok 11 hingga 13 Februari 2024.

Lantas, apa saja yang dilarang di masa tenang dan apa sanksinya jika dilanggar?

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pada pasal 1 ayat 36, masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Setelah masa tenang, esok harinya, Rabu, 14 Februari 2024, adalah tahapan pencoblosan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Berikut beberapa hal yang dilarang dilakukan di masa tenang:

Berdasarkan pasal 278 ayat 2 UU No 7 Tahun 2017, selama masa tenang, baik pelaksana, peserta, atau tim kampanye dilarang menjanjikan imbalan kepada pemilih untuk:

– Tidak menggunakan hak pilihnya
– Memilih pasangan calon
– Memilih partai politik peserta pemilu tertentu
– Memilih calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota tertentu
– Memilih calon anggota DPD tertentu

Bagi pelaksana, peserta, atau tim kampanye yang melanggarnya akan dikenakan pidana sebagaimana tercantum dalam pasal 523 ayat 2.

Setiap yang melanggar akan dipidana penjara paling lama empat tahun dan denda paling banyak Rp48 juta.

Pasal 287 ayat 5, tertulis media massa cetak, media daring, media sosial, dan lembaga penyiaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) selama masa tenang dilarang menyiarkan berita, iklan, rekam jejak peserta pemilu, atau bentuk lainnya yang mengarah pada kepentingan kampanye pemilu yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu.

Begitu pun jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei juga terlarang untuk dilakukan sebagaimana tercantum dalam pasal 449 ayat 2.

Dalam pasal 509, jika melanggar, maka yang berkaitan akan dipidana dengan kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta.

Editor: denkur

Berita Terkait

BMKG: Putting Beliung Diprediksi Masih akan Terjadi Maret-April Mendatang
Sekda Sukabumi, Orang Asing Perlu Diawasi
Buat Warga Kabupaten Bandung, Nih Ada Beras Murah, Simak Lokasi dan Jadwalnya
Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS
Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut
Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan
Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung
Big Metch di Jalak Harupat, Simak Head to head Persib Vs PSIS

Berita Terkait

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:11 WIB

BMKG: Putting Beliung Diprediksi Masih akan Terjadi Maret-April Mendatang

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:03 WIB

Sekda Sukabumi, Orang Asing Perlu Diawasi

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:51 WIB

Buat Warga Kabupaten Bandung, Nih Ada Beras Murah, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:27 WIB

Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:00 WIB

Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIB

Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:21 WIB

Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:09 WIB

Big Metch di Jalak Harupat, Simak Head to head Persib Vs PSIS

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman (Foto: Ist)

HEADLINE

Sekda Sukabumi, Orang Asing Perlu Diawasi

Rabu, 28 Feb 2024 - 14:03 WIB