Hari Amal Bakti ke-78, Bupati Bandung : Jaga Harmoni Kehidupan Beragama

Rabu, 3 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dadang Supriatna (Foto: diskominfo)

Dadang Supriatna (Foto: diskominfo)

“Di antara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional,” katanya.


DARA| Setiap tahun baru, setiap insan Kementerian Agama memiliki makna baru. Kementerian Agama dilahirkan pada awal tahun, yakni 3 Januari. Tepatnya 3 Januari 1946.

“Artinya, setiap memasuki tahun baru, kita harus memiliki spirit ganda yang muncul dari pergantian tahun dan peringatan hari lahir Kementerian Agama,” demikian sambutan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang dibacakan Bupati Bandung Dadang Supriatna pada Apel Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (3/1/2024).

Menurut Bupati Dadang Supriatna, spirit ganda ini harus diwujudkan dalam bentuk amal bakti yang semakin mendalam dan paripurna. “Hari amal bakti tentu tidak semata sebuah nama, tetapi di dalamnya terkandung harapan dan tekad untuk mencurahkan pengabdian kita kepada seluruh umat beragama,” katanya.

Pada peringatan HAB ke-78 Kementerian Agama ini, imbuh Dadang Supriatna, ia mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan perjuangan mewujudkan segala cita dibentuknya Kementerian Agama.
Dikatakannya, sebagai institusi yang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan pendidikan keagamaan, tugas Kementerian Agama tidaklah ringan.

“Di antara tugas berat kita adalah menjaga harmoni kehidupan beragama sebagai salah satu pilar kerukunan nasional,” katanya.

Disebutkan Dadang Supriatna, tugas berat ini dilaksanakan di antaranya dengan memberikan layanan yang adil, transparan, dan akuntabel
untuk seluruh umat beragama.

“Kita juga memiliki tugas untuk membangun karakter bangsa melalui
pendidikan agama. Bekal pendidikan agama yang moderat adalah fondasi kokoh dalam mewujudkan kerukunan umat beragama demi tercapainya tujuan pembangunan,” ucapnya.

Melalui berbagai program reguler dan tujuh program prioritas Kementerian Agama, ia mengajak kepada banyak pihak untuk terus bekerja keras melaksanakan tugas-tugas yang sudah dimandatkan.

“Penguatan Moderasi Beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, Kemandirian Pesantren, Cyber Islamic University, Religiousity Index,
Tahun Kerukunan Umat Beragama adalah ikhtiar dalam memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada seluruh umat. Hasilnya sudah mulai terlihat,” tuturnya.

Bupati Bandung mengatakan moderasi beragama sudah menjadi napas dalam setiap derap langkah insan beragama. Transformasi digital terlaksana di seluruh satuan kerja Kementerian Agama dan lembaga-pendidikan keagamaan.

“KUA sudah bertransformasi menjadi semakin baik dalam memberikan layanan. Pesantren-pesantren mulai menapaki fase kemandirian dalam amal usaha dan ekonomi,” ucapnya.

Menurutnya, cyber university sudah on the track. Kerukunan umat beragama pun semakin meningkat.

Tentu, keberhasilan-keberhasilan itu bukan tanpa kekurangan. Masih banyak yang harus dibenahi dalam rangka perbaikan program mendatang.

“Kita jangan berpuas diri dengan berbagai hasil yang dicapai. Kita harus selalu mengevaluasi diri karena tugas kita belum usai,” tuturnya.

Ia mengatakan, momentum pergantian tahun dan peringatan HAB ke-78 Kementerian Agama ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.

“Pada momentum HAB ke-78 Kementerian Agama ini, saya mengajak kepada seluruh ASN Kementerian Agama untuk meningkatkan spirit layanan kita kepada seluruh umat beragama,” katanya.

Editor: Maji

Berita Terkait

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman
Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024
Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif
Saat Melantik PC NU Baleendah, Bupati Bandung Serukan Umat Muslim Harus Sejahtera
Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 14 Juli 2024
Bupati Bandung: Program Insentif Guru Ngaji Untuk Meningkatkan Ukhuwah Islamiah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 15:14 WIB

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman

Senin, 15 Juli 2024 - 07:16 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:06 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:04 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:50 WIB

Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB