Hadir di Penyampaian Hasil Pemeriksaan BPK, Bupati Sukabumi Jelaskan Predikat WTP Sebuah Motivasi

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sampaikan hasil pemeriksaannya terkait pengelolaan keuangan negara.

DARA | Penyampaian hasil pemeriksaan itu disampaikan di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center (JCC) Jl Gatot Subroto No.1 a Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).

Presiden Joko Widodo turut hadir, dan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada BPK yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara serta secara terus menurus meningkatkan profesionalismenya.

Presiden juga mengucapkan selamat pada jajaran pemerintahan baik pusat maupun daerah atas predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“WTP bukan prestasi tetapi kewajiban setiap lembaga penyelenggara negara dalam penggunaan APBN dan APBD secara baik dan dipertangunggjawabkan dengan baik,” ujar Presiden.

Selain WTP, Presiden juga menyampaikan tentang Geopolitik, perdagangan, perubahan Iklim, serta melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

“Alhamdulillah Ekonomi politik Indonesia sangat stabil, tumbuh diatas 5 persen serta inflasi tetap terjaga. Untuk tumbuh lebih kompetitif dengan negara lain kita harus lincah cepat dan taktis serta mampu memanfaatkan peluang” ujarnya.

Sementara itu, dalam acara tersebut tampak hadir pula Bupati Sukabumi H Marwan Hamami. Menurutnya, kepala daerah diundang dan dikumpulkan untuk menyinergikan akuntasi disetiap daerah untuk mendukung efektifnya pembangunan

“Kita berkumpul disini dalam rangka menyinergikan kembali dalam proses akutansi pemerintahan di tiap-tiap daerah, sehingga harus bisa menjadi alat untuk berfungsinya pembangunan,” kata bupati.

Soal WTP, bupati mengatakan, sebagaimana disampaikan Presiden maupun ketua BPK bahwa predikat WTP bukan satu kebanggaan. Tapi sebuah motivasi untuk terus melakukan pencermatan dalam penataan sistem keuangan di daerah.***

Editor: denkur

 

Berita Terkait

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan
Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya
Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar
DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini
Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Gebyar Bangga Buatan Indonesia, Batik Tasikmalaya Menggeliat
Waduh, DAS Citarum Tercemar Obat-obatan Aktif, Bey: Usut Tuntas Pelakunya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:16 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Juli 2024 - 15:53 WIB

Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya

Senin, 15 Juli 2024 - 13:19 WIB

Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:34 WIB

DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:07 WIB

Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB