Hadapi Mahalnya Harga Beras, Mendagri Sarankan Beralih ke Umbi-umbian

Jumat, 6 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkong (Foto: Infopublik)

Singkong (Foto: Infopublik)

Jangn terlalu bergantung kepada beras. Banyak makanan karbohidrat lain yang bisa dikonsumsi.

DARA | Begitu dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong masyarakat agar melakukan diversifikasi pangan sebagai upaya menghadapi kenaikan harga beras yang akhir-akhir ini terjadi.

Mendagri menjelaskan, makanan karbohidrat lain lain selain beras yang bisa dikonsumsi adalah jagung, ketela, sagu, sukun, sorgum, kentang, keladi (talas), ubi jalar, dan sebagainya.

Makanan-makanan tersebut, kata mendagri, sehat dan mengandung karbohidrat yang baik untuk kesehatan. Masyarakat di area perkotaan pun banyak yang beralih pada makanan nonberas untuk menghindari gula yang berlebihan.

“Mari kita kampanyekan bersama-sama diversifikasi pangan,” ujar mendagri usai acara International Seminar On Indonesia’s Fiscal Decentralization Policy For The Next Decades, di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

“Tolong ditekankan betul, diversifikasi pangan. Jadi tidak hanya mengandalkan beras sebagai bahan makanan pokok,” imbuhnya, seperti dikutip dari laman resmi Kemendagri, Jumat (6/10/2023).

Mendagri meminta masyarakat tidak merasa minder ketika mengonsumsi makanan pokok nonberas. “Saya saja sering makan makanan itu setiap hari, keladi, kemudian sukun, jagung, itu makan makanan sehat semua,” ujarnya.

Editor: denkur

Berita Terkait

Kolaborasi CIMB Niaga Syariah dan Batununggal Group Luncurkan Affinity Card untuk Keanggotaan Eksklusif
Tingkatkan Kesadaran Kanker, FIFGROUP Gelar Edukasi dan Deteksi Dini Ikhtisar
Hadirkan Kenyamanan Maksimal untuk Penumpang, Maxim Luncurkan Layanan Bike XL di Bandung, Sukabumi, dan Tasikmalaya
Maxim Luncurkan Layanan Bike XL di Bandung, Sukabumi, dan Tasikmalaya
Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat
Jawa Barat Dorong Ekspor Kopi dan Kakao ke Filipina
Bidik Sektor Pendidikan, Kesehatan dan UMKM, bank bjb Syariah Sinergi dengan Muhammadiyah
Survei Jakpat: 75% Orang Senang Pakai Produk Olahraga Lokal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:39 WIB

Kolaborasi CIMB Niaga Syariah dan Batununggal Group Luncurkan Affinity Card untuk Keanggotaan Eksklusif

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:29 WIB

Tingkatkan Kesadaran Kanker, FIFGROUP Gelar Edukasi dan Deteksi Dini Ikhtisar

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:39 WIB

Hadirkan Kenyamanan Maksimal untuk Penumpang, Maxim Luncurkan Layanan Bike XL di Bandung, Sukabumi, dan Tasikmalaya

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:29 WIB

Maxim Luncurkan Layanan Bike XL di Bandung, Sukabumi, dan Tasikmalaya

Jumat, 12 Juli 2024 - 13:18 WIB

Koperasi Miliki Peran Penting Lengkapi Ekosistem Usaha Rakyat

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB