Diskominfo: KIM Dapat Menggali Potensi yang Ada di Desa

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Mengapa peranan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) dipandang penting, sebab di era digitalisasi yang kian berkembang pesat.

DARA | Maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melakukan upaya optimalisasi sosialisasi, edukasi agar terbangun masyarakat yang informatif, cerdas, mampu mengimbangi persaingan kemajuan zaman.

Keberadaan KIM juga sesuai dengan Visi Misi Bupati Bandung Dadang Supriatna yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS).

Di bawah binaan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung, KIM kini sudah terbentuk di 110 desa dan tiga kelurahan.

Pada Selasa (2/7/2024), Diskominfo Kabupaten Bandung mengundang 31 Sekretaris Kecamatan (Sekcam) atau yang mewakili, beserta Pengurus Forum KIM Kabupaten Bandung untuk mengikuti kegiatan sosialisasi KIM di Aula Diskominfo Gedung KORPRI Kabupaten Bandung, Soreang.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, melalui Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung H Yosep Nugraha., SH, mengatakan, tahun 2024 ini menginginkan terbentuknya KIM di 31 kecamatan.

“Berdasarkan data yang dihimpun dari 270 desa dan 10 kelurahan, di Kabupaten Bandung baru tercatat 110 KIM yang sudah ada di desa-desa dan 3 di kelurahan,” kata Yosep.

Oleh karena itu, lanjut Yosep, pihaknya memberikan waktu kepada pihak kecamatan yang belum ada perwakilan KIM agar segera mendelegasikan dan membentuk pengurus KIM tingkat kabupaten, satu atau dua orang perwakilan.

“Kami beri waktu kepada pihak kecamatan seminggu dari sekarang, lebih cepat lebih baik karena sebelum Agustus harus sudah selesai. Nanti akan diresmikan langsung oleh Bupati Bandung untuk Forum KIM Kabupaten Bandung, setelah itu kita akan gerilya ke desa-desa,” tutur Yosef.

Yosep mengatakan, KIM ini dibentuk dari oleh dan untuk masyarakat.

“Kita harus bangga dengan KIM yang sangat membantu peran serta kinerja pemerintah dalam pengelolaan informasi, kalau di desa bisa Jadi humasnya desa. Lantaran, berkat keaktifan KIM di masyarakat, selain sumber daya manusia diberdayakan, disamping sumber daya alam banyak dan sumber potensi lain yang bisa digali. Mulai dari sektor pertanian, pariwisata, perkebunan hingga sektor industri,“ tuturnya.

Hal senada disampaikan Pembina KIM Adhie Nur Indra. Menurutnya, pelaksanaan diskusi ini bisa mendorong KIM lebih maju, diantaranya KIM Cerdas Tarumajaya, KIM Lengkong Bagja, KIM Sehati.

“Mereka, mampu mandiri, berdiri diatas kaki sendiri, artinya tanpa anggaran dari pemerintah mereka berhasil dan sukses bisa memberdayakan masyarakat, membantu masyarakat yang informatif,” ujar Adhie.

Dikatannya, KIM yang maju dan mandiri itu, sebaiknya ditiru dan dijadikan contoh, karena Kabupaten Bandung ini kaya akan berbagai sumber potensi.

“Untuk daerahnya yang belum terbentuk KIM-nya bisa study banding ke KIM yang sudah berjalan atau mandiri tadi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Forum KIM Kabupaten Bandung Atep Kusman berharap setelah ada PERBUP, KIM segera terbentuk di 270 desa dan 10 kelurahan.

“Kami berharap pihak kecamatan segera mengambil langkah serius, supaya segera mengkoordinasikan dengan pihak desa, juga kelurahan untuk pembentukan KIM di wilayahnya. Dalam waktu dekat Bupati Bandung juga akan segera mengeluarkan Peraturan Bupati (PERBUP) yang mengatur tentang KIM,” katanya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman
Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024
Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024
Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif
Saat Melantik PC NU Baleendah, Bupati Bandung Serukan Umat Muslim Harus Sejahtera
Prakiraan Cuaca Bandung, Minggu 14 Juli 2024
Bupati Bandung: Program Insentif Guru Ngaji Untuk Meningkatkan Ukhuwah Islamiah
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 15:14 WIB

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman

Senin, 15 Juli 2024 - 07:16 WIB

Prakiraan Cuaca Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:06 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kabupaten Bandung, Senin 15 Juli 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 07:04 WIB

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Senin 15 Juli 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:50 WIB

Dukung Kang Arfi, Gajah Gibran Sebut Bandung Butuh Pemimpin Solutif

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB