Diberangkatkan Hanya Sampai Jakarta, Puluhan Warga Garut Ditipu Travel Umroh

Jumat, 8 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, didampingi Kasat Reskrim, AKP Ari Rinaldo, memberikan keterangan kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (7/12/2023)(Foto: Istimewa)

Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, didampingi Kasat Reskrim, AKP Ari Rinaldo, memberikan keterangan kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (7/12/2023)(Foto: Istimewa)

Seorang pria berinisial D (51), diciduk jajaran Satreskrim Polres Garut karena diduga telah melakukan penipuan dengan berkedok perjalanan agen travel umroh yang merugikan korbannya hingga ratusan juta rupiah.

DARA | Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan D ditangkap usai dilaporkan puluhan korbannya yang merasa tertipu karena tak jadi diberangkatkan umroh ke tanah suci padahal sudah membayar ongkos perjalannya.

Menurut kapolres, tersangka D ini melakukan penipuan dengan modus menyediakan jasa pemberangkatan umroh di bawah harga normal. Bahkan, untuk ustadz dan warga kurang mampu diberi promo khusus tidak usah membayar full.

“Untuk ustadz cukup membayar Rp6 juta dengan syarat harus ada jemaah yang di ajak,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (7/12/2023).

Sedangkan bagi warga yang kurang mampu, lanjut kapolres, tersangka D berjanji akan membantu dengan cara disubsidi oleh dermawan yang juga kenalannya selaku sponsor, hingga akhirnya terkumpul sebanyak 22 orang yang berminat dan mendaftar.

Namun, setelah para korban membayar biaya perjalanan umroh kepada tersangka, nyatanya mereka hanya dibawa ke Jakarta dan diinapkan di salah satu hotel selama tiga hari.

“Para korban hanya dibawa ke Jakarta dan diinapkan selama tiga hari di salah satu hotel, sehingga di hari ketiga itu mereka pun kemudian mendesak kapan berangkat, sambil menanyakan visa dan tiket,” ujarnya.

Meski sudah didesak, kata kapolres, tapi para korban tak kunjung juga diberangkatkan, hingga akhirnya mereka sadar sudah menjadi korban penipuan, sehingga memutuskan untuk pulang ke Garut dan melaporkan kepada pihaknya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, D pun akhirnya ditetapkan sebagai tersangka,” ujar kapolres.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, menambahkan, dalam kasus ini tersangka berhasil meraup keuntungan lebih dari Rp400 juta.

“Korban paling besar membayar Rp30 juta dan paling kecil Rp7 juta,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuannya kepada penyidik, menurut Ari, uang hasil penipuannya tersebut digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi, salah satunya jalan-jalan ke luar negeri, yaitu Negara Malaysia dan Singapura.

AKP Ari menyebutkan, dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, mulai dari buku panduan, koper hingga seragam jemaah haji.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” katanya.

Editor: denkur

Berita Terkait

Tangisan Messi Berakhir Manis, Argentina Pertahankan Gelar Copa Amerika 2024
Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman
Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS
Ini Komentar Pelatih Spanyol Usai Menjuarai Piala Eropa 2024
Bupati Bandung Membuka MPLS, Pesanya Guru Harus Jadi Teladan Untuk Siswanya
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Final Piala Eropa 2024, Berikut Rekor Pertemuan Spanyol Vs Inggris
Satnarkoba Polres Garut Amankan Dua Orang Pengedar Sabu dan Obat Terlarang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:30 WIB

Tangisan Messi Berakhir Manis, Argentina Pertahankan Gelar Copa Amerika 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 15:14 WIB

Bupati Bandung Perintahkan Soal Ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Agus Firman

Senin, 15 Juli 2024 - 14:55 WIB

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Juli 2024 - 13:08 WIB

Bupati Bandung Membuka MPLS, Pesanya Guru Harus Jadi Teladan Untuk Siswanya

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:53 WIB

Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB