Bey Machmudin: Pengoperasian KA Papandayan dan KA Pangandaran Perkuat Konektivitas di Jawa Barat

Rabu, 24 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meluncurkan pengoperasian Kereta Api Papandayan dan KA Pangandaran di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Rabu (24/1/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meluncurkan pengoperasian Kereta Api Papandayan dan KA Pangandaran di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Rabu (24/1/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

“Tentunya dengan dioperasikannya KA Papandayan dan KA Pangandaran akan memperkuat konektivitas antar kota dan antar daerah di Jabar serta membuka lebih banyak lagi pintu peluang pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas penduduk,” kata Bey.


DARA| Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meluncurkan pengoperasian Kereta Api Papandayan dan KA Pangandaran di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Rabu (24/1/2024).

Dalam sambutannya, Bey Machmudin mengatakan, pihaknya mendukung dan menyambut baik dibukanya jalur baru yang berdampak positif pada konektivitas, pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di berbagai daerah Jawa Barat.

“Tentunya dengan dioperasikannya KA Papandayan dan KA Pangandaran akan memperkuat konektivitas antar kota dan antar daerah di Jabar serta membuka lebih banyak lagi pintu peluang pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas penduduk,” kata Bey.

Bahkan Bey sempat berseloroh dengan para kepala daerah agar dalam melaksanakan kunjungan kerja menemuinya di Bandung, Pj Bupati dan Wali Kota menggunakan transportasi KA Papandayan dan KA Pangandaran. Tanpa menunjukkan tiket KA, kunjungan kerja tidak akan diterima, ujarnya sembari tertawa.

Langkah PT KAI tersebut disambut baik jajaran Pemdaprov Jabar dan pemda kabupaten/kota dengan segera dipersiapkannya KA Feeder dan shuttle penunjang untuk menghubungkan Stasiun Garut dan Stasiun Banjar ke tempat-tempat wisata.

“Sudah saya mintakan (ke Kepala Dinas Perhubungan Jabar) untuk segera menyiapkan baik feeder atau shuttle ke tempat wisata dari Stasiun Garut dan Stasiun Banjar,” tambah Bey.

Ditemui seusai acara, untuk peningkatan layanan transportasi masyarakat, Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto menjelaskan, pihaknya telah memberi dukungan berupa persiapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), termasuk untuk pembebasan wilayahnya.

Hadi berpesan kepada Pj Bupati Garut untuk bekerja sama agar wilayah PT KAI yang belum bersertifikat dan masih bermasalah untuk segera diselesaikan.

“Saya berpesan kepada Penjabat Bupati agar menyelesaikan RDTR karena saat ini banyak investor yang ingin datang ke Indonesia untuk mendapatkan izin lokasi lebih cepat,” ujar Hadi.

RDTR akan memudahkan dan mempercepat proses penataan karena hanya membutuhkan satu hari saja. Namun sebaliknya tanpa RDTR target pembangunan memakan waktu kurang lebih satu bulan.

“Termasuk untuk dukungan pariwisata, seperti di daerah mana yang harus diselesaikan RDTR-nya, katakanlah wilayah pantai dan sebagainya, kita akan atur di ruang situ sehingga fungsi wilayah itu tidak boleh untuk fungsi lain kecuali adalah untuk pariwisata,” jelas Hadi.

Jabar selatan

Senada dengan itu, Dirut PT KAI Didiek Hartantyo berharap pengoperasian KA relasi baru ini dapat menumbuhkan sektor pariwisata, budaya, dan perekonomian di Jabar selatan.

Sebelumnya, Didiek menceritakan kekagumannya pada panorama alam Jabar yang indah saat dinikmati dalam perjalanan kereta. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bisa mencoba pengalaman tersebut.

“Kami harapkan kita bisa berkolaborasi, ya, Pak Pj Gubernur, Pj Bupati dan Wali Kota untuk terus mengembangkan daerah-daerah ini guna menumbuhkan kegiatan transportasi sehingga transportasi menuju Garut-Tasikmalaya-Ciamis, Banjar dan ke arah Pangandaran maupun sebaliknya diharapkan dapat menumbuhkan sektor pariwisata, budaya, dan perekonomian di Jabar,” Tutur Didiek.

Peluncurkan tiga KA baru, yaitu KA Papandayan relasi Garut-Gambir (PP), KA Pangandaran relasi Banjar-Gambir (PP), dan KA Malabar dengan keberangkatan pagi relasi Bandung-Malang (PP), pada Rabu (24/1).

Peluncuran KA baru ini juga ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sehingga semakin banyak pilihan bepergian menggunakan transportasi kereta api.

Ketiga KA tersebut terdiri dari dua kelas layanan, yaitu kelas eksekutif dan ekonomi.

Tarif KA Papandayan dibanderol dengan harga Rp252.000 untuk kelas eksekutif, dan Rp156.000 untuk kelas ekonomi.

Sedangkan tarif KA Pangandaran dibanderol dengan harga Rp296.000 untuk kelas eksekutif dan Rp180.000 untuk kelas ekonomi.

Kedua tarif kereta tersebut sudah termasuk promo sebesar 20 persen yang berlaku hingga 31 Januari 2024.

Editor: Maji

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung di Kabupaten Sumedang
Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS
Baznas Kabupaten Sukabumi Beri Bantuan kepada Empat Penyandang Disabilitas
Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut
FPD Diharapkan Kusmana Berkomitmen Lakukan Upaya Mengurangi Sampah
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Terima Penghargaan Soal Pajak
Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan
Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Salurkan Bantuan Korban Puting Beliung di Kabupaten Sumedang

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:27 WIB

Ini Peringkat Persib di Klasemen Sementara Usai Kalahkan PSIS

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:00 WIB

Gegerkan Warga, Benda Mirip Mortir Ditemukan di Kaki Gunung Haruman Jingga Garut

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:54 WIB

FPD Diharapkan Kusmana Berkomitmen Lakukan Upaya Mengurangi Sampah

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:15 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Terima Penghargaan Soal Pajak

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:04 WIB

Bupati Cirebon Sebar 20 Ton Beras Murah ke Desa Rawan Pangan

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:21 WIB

Ini Lokasi Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bandung

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:09 WIB

Big Metch di Jalak Harupat, Simak Head to head Persib Vs PSIS

Berita Terbaru

Foto: miga/dara.co.id

BANDUNG UPDATE

Prakiraan Cuaca Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:24 WIB

mobil sim keliling kota Bandung

BANDUNG UPDATE

Lokasi Mobil SIM Keliling di Kota Bandung, Rabu 28 Februari 2024

Rabu, 28 Feb 2024 - 06:10 WIB