Begini Upaya Warga dan Tokoh Agama di Desa Talaga Pasirwangi Garut Perangi Judi Online

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Talaga bersama MUI dan TNI-Polri foto bersama usai melakukan musyawarah tentang bahaya judi online dan pencegahan stunting, bertempat di Kantor Desa Talaga, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut,  Senin (8/7/2024)(Foto: Istimewa)

Warga Desa Talaga bersama MUI dan TNI-Polri foto bersama usai melakukan musyawarah tentang bahaya judi online dan pencegahan stunting, bertempat di Kantor Desa Talaga, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Senin (8/7/2024)(Foto: Istimewa)

Peredaran judi online sudah sangat mengkhawatirkan. Berbagai upaya pemberantasan dilakukan berbagai pihak.

DARA | Seperti yang dilakukan warga Desa Talaga, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

Warga, tokoh agama dan aparat desa di desa itu sepakat untuk memberantas judi online, dibantu oleh TNI-Polri.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Talaga, Ustadz Sobur, mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan warga, aparat desa, serta TNI dan Polri di Kantor Desa Talaga, Senin (8/7/2024).

Bahkan, dihadirkan sejumlah nara sumber ahli untuk melakukan penyuluhan kepada warga tentang bahaya dan dampak judi.

“Memang belum ada laporan, tapi sebelum terlambat kita harus mulai bergerak, dimulai jika ada korban harus diketahui atau dinasehati oleh orang tuanya,” ujarnya.

Ustadz Sobur menyebutkan, masalah judi online tersebut tidak bisa diselesaikan oleh keluarga terdekat, maka keluarga bisa melapor ke MUI desa. Kalau masih belum selesai juga, MUI akan menyerahkan atau meminta bantuan kepada anggota TNI-Polri.

“Judi ini perilaku setan, di samping merusak iman, juga merusak ekonomi keluarga bahkan bangsa. Kita harus benar-benar siap memeranginya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Talaga, Ayep Suarsa, menuturkan kegiatan tersebut diinisiasi oleh Patriot Desa Provinsi Jawa Barat yang tengah bertugas di desanya.

Stunting

Selain soal judi, menurut Ayep, dalam kegiatan tersebut juga diberikan penyuluhan tentang pentingnya mencegah stunting.

Kades mengatakan, di Desa Talaga terdapat 12 anak yang mengalami stunting dan sedang dipantau melalui Posyandu bersama Patriot Desa dan penggerak lokal.

Ia menyebutkan, pemantauan tersebut terus dilakukan agar anak yang mengalami stunting bisa kembali tumbuh dengan sehat.

Pihakya juga, lanjut Ayep, melibatkan banyak pihak dalam program tersebut termasuk memberikan asupan gizi rutin.

“Stunting dan judi online ini memang yang menjadi prioritas perhatian kami sekarang. Semoga saja desa kami bisa terbebas dari dua hal itu,” katanya.

Di tempat yang sama, Patriot Desa dan Penggerak Lokal Provinsi Jawa Barat di Desa Talaga, Cecep M Abdul Kahfi. mengatakan bahwa dalam upaya menekan angka stunting tersebut pihaknya punya cara sendiri.

Salah satunya, ungkap Cecep, adalah merubah konsumsi susu atau telur dengan olahan makanan sesuai dengan selera anak-anak atau ibu yang sedang mengandung.

“Karena tidak semua anak cocok mengkonsumsi susu, maka kami ganti dengan olahan makanan bergizi lainnya,” ujarnya.

Cecep menuturkan, olahan makanan tersebut diambil dari tanaman yang ada di desa misalnya sayuran kangkung, buah-buahan dan lain-lain.

“KIta coba berinovasi agar makanan penuh gizi tetap bisa dikonsumsi oleh anak-anak dan ibu hamil. Kita pantau terus perkembangannya,” katanya.***

Editor: denkur

Berita Terkait

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan
Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya
Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar
DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini
Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya
Jangan Ada Perpeloncoan Siswa Baru, Bey : Yang Melanggar Saya Tindak
Gebyar Bangga Buatan Indonesia, Batik Tasikmalaya Menggeliat
Waduh, DAS Citarum Tercemar Obat-obatan Aktif, Bey: Usut Tuntas Pelakunya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:16 WIB

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Juli 2024 - 15:53 WIB

Polres Sukabumi Gelar Operasi Patuh Lodaya 2024, Ini Ketentuan Pelanggarannya

Senin, 15 Juli 2024 - 13:19 WIB

Sekda Jabar Ajak IKAPTK Berperan Aktif Akselerasi Pembangunan Jabar

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:34 WIB

DPRD Kota Sukabumi Gelar Paripurna, Kusmana Jelaskan Pentingnya Dua Raperda Ini

Minggu, 14 Juli 2024 - 15:07 WIB

Sekda Jabar Luruskan Informasi Terkait Kontaminasi Sungai Citarum, Begini Penjelasannya

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

JABAR

Sekda Kabupaten Sukabumi Minta ASN Tetap Jaga Kekompakan

Senin, 15 Jul 2024 - 16:16 WIB



Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin  membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMA Negeri 5, Kota Bekasi, Senin (15/7/2024).(Foto: Biro Adpim Jabar)

EDUKASI

Pesan Bey Machmudin: Siswa Baru Jangan Tegang Ikut MPLS

Senin, 15 Jul 2024 - 14:55 WIB