Logo
Featured Image
Polsek Malangbong, Polres Garut, melaksanakan razia terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong di lingkungan Sekolah. Rabu (2/9/2026).
Daerah

Polsek Malangbong Tertibkan Knalpot Brong di Sekolah, 20 Knalpot Tidak Sesuai Standar Diamankan

Wartawan Agus Andre
Editor Agus Dinar 2 September 2026

DARA |Dalam rangka menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, Polsek Malangbong, Polres Garut, melaksanakan razia terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong di lingkungan Sekolah, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, dengan disaksikan oleh pihak guru sekolah sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan knalpot yang digunakan oleh para siswa.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan knalpot yang digunakan oleh para siswa. Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh pihak guru sekolah sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif.

Kapolsek Malangbong, Polres Garut, AKP Suarna, mengatakan razia ini merupakan respons Polsek Malangbong terhadap adanya keluhan masyarakat terkait penggunaan knalpot brong yang menimbulkan suara bising dan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan.

"Dari hasil kegiatan, petugas menemukan sebanyak 20 unit knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai standar," ujarnya, Rabu (2/9/2026)..

Menurut Suarna, bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran para pelajar agar menggunakan kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

“Kami mengimbau kepada para pelajar untuk menggunakan knalpot yang sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan yang berlaku. Penggunaan knalpot brong tidak hanya menimbulkan kebisingan, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ucap Suarna..

Ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas serta menggunakan kendaraan yang memenuhi standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kesadaran bersama di kalangan pelajar untuk tertib berlalu lintas dan ikut menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Garut," pungkas Suarna. 

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca