Pimpinan Ponpes di Sukabumi Diduga Lecehkan Enam Santriwati, Begini Penjelasan Ketua LBH Pro Ummat
Viral, seorang pimpinan pondok pesantren (Pompes) diduga lecehkan para satriwatinya.
DARA | Tindak pelecehan seksual itu diduga terjadi sejak tahun 2021 hingga awal 2025 lalu.
Pelakunya diduga pimpinan sebuah pondok pesantren di Cicantayan Sukabumi, Jawa Barat.
Sedangkan korbannya adalah sejumlah santriwati.
Ketua LBH Pro Ummat, Rangga Suria Danuningrat menuturkan, berdasarkan identifikasi awal sedikitnya ada enam santriwati yang menjadi korban.
"Modusnya supaya dapat ilmu dan juga katanya pengobatan," ujar Rangga, seperti dikutip dari Radar Sukabumi, Selasa (3/3/2026).
Rangga menegaskan tindakan pelaku sudah masuk kategori pelecehan berat. Korban kerap diraba di area sensitif, diciumi, hingga dipaksa bertelanjang.
"Korban saat ini sangat trauma, mereka sering menangis. Bahkan, ada yang berhenti sekolah formal karena merasa hancur," kata Rangga.
"Para korban baru berani bersuara sekarang karena rasa takut dan adanya kekhawatiran merusak nama baik institusi pesantren," imbuhnya.
Rangga juga mengatakan, hasil konsultasi ke Polres Sukabumi Kota, laporan diarahkan ke Polres Sukabumi di Pelabuhanratu, sebab lokasi kejadiannya memang berada di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi.
"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi untuk memberikan pendampingan psikiater bagi para korban," ujar Rangga.
Editor: denkur
Berikan Opinimu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Wahai dajal dan iblis pimpinan ponpes terkutuklah kau, berkedok sok suci...
Dasar Pimpinan Pesantren Dajal jeung iblis etamah