Logo
Featured Image
Siswa SDN Budiharja ke sekolah harus pakai rakit atau getek ( (foto: Heni/dara. co. id)
Bandungraya

Ke Sekolah Nyebrang Pakai Getek, Pemkab Bandung Barat Siapkan Sejumlah Opsi Tangani Siswa SDN Budiharja

Jurnalis
Wartawan Heni Suhaeni
Editor Agus Dinar 1 September 2026

DARA | Sempat viral, 16 siswa SDN Buniharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus menyebrangi aliran Waduk Saguling dengan menggunakan sebuah rakit, ketika hendak bersekolah.

Kondisi tersebut mendapat tanggap serius dari Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail hingga terjun langsung ke lokasi, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, Pemkab Bandung Barat menyiapkan beberapa opsi sebagai upaya menangani persoalan tersebut.

Salah satunya,  Pemkab Bandung Barat menyiapkan opsi transportasi bagi siswa sebagai upaya menjaga keselamatan dan memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam menempuh perjalanannya.

 "Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan opsi penanganan jangka pendek berupa transportasi mobil antarjemput bagi sekitar 16 siswa yang selama ini menggunakan rakit untuk berangkat dan pulang sekolah," ujarnya, Selasa (1/9/2026).

Tim PUTR Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kajian teknis. Berdasarkan kajian sementara, bentang yang harus dilintasi mencapai sekitar 280 meter.

Namun, berdasarkan estimasi awal, opsi tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga masih diperlukan kajian lebih lanjut, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan.

Alhasil,  pembangunan jembatan gantung tidak memungkinkan untuk dilakukan lantaran bisa menelan anggaran yang cukup besar.

Kendati demikian, Jeje menyebutkan beberapa opsi tersebut masih akan dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar solusi yang diambil benar-benar aman, efektif, dan dapat dilaksanakan.

“Semua opsi kita kaji. Untuk jangka panjang kita melihat kemungkinan pembangunan akses yang lebih permanen, sementara untuk langkah cepat kita siapkan alternatif transportasi bagi anak-anak,”  jelasnya.
Ia menegaskan, hasil kajian teknis dan sejumlah alternatif penanganan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
"Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan persoalan ini akan ditindaklanjuti secara konkret untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya para siswa yang setiap hari beraktivitas melewati perairan Waduk Saguling," pungkasnya.***

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca